SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 14


__ADS_3

Fang Zhong Yuan tersenyum. "Apakah kau tahu pemuda tadi itu seorang ahli bela diri dari kalangan elit? Ia mungkin masih elit tingkat G saat ini, tetapi pangkat dan kekuatannya akan semakin meningkat seiring berjalannya usia. Jika suatu hari Tuan Lou datang lagi, kalian harus bersikap baik padanya."


Lou Yunyang tak menyadari kalau para pegawai bank itu tengah memperbincangkannya. Ia hanya berjalan-jalan menyusuri kota dengan riang.


Meskipun ia selalu bermimpi untuk menjadi seorang kalangan elit, mengantongi uang sebesar 50.000 dayuan di tangannya masihlah sulit ia percayai.


Lou Yunyang kini merasa kelaparan. Ia akan makan terlebih dahulu dan kemudian akan mengunjungi rumah Lou Chang. Setelah itu, ia akan meminta bantuan sesorang untuk mencari tempat tinggal baru yang lebih bagus untuk keluarganya.


Walaupun Lou Yunyang ingin ibu dan adiknya pindah lebih dekat ke kota besar, lingkungannya tinggal sekarang harus segera diubah.


"Berhenti kau, dasar anak nakal!" tiba-tiba saja terdengar suara teriakan.


Ketika Lou Yunyang mendengarnya, ia mengangkat kepala dan melihat Lou Chang berlari dari kejauhan. Ia terlihat panik.


Seorang pria gemuk dengan wajah berminyak sedang mengejarnya.


Ia nampak berusia 40-an. Perutnya yang buncit tak membuatnya menjadi lambat.


"Apa yang terjadi, Lou Chang?" Lou Yunyang tak bisa meninggalkannya dalam kesulitan. Lou Chang selalu membantu dan memberinya dukungan di saat Lou Yinyang merasa sangat frustasi.


"Ini tak ada hubungannya denganmu. Cepatlah pergi!" ujar Lou Chang yang menatap Lou Yunyang sebelum akhirnya berbalik menghadap pria gemuk di belakangnya. "Pelan-pelan, Ayah!"


Ia mengatakan ini cukup keras supaya Lou Yunyang bisa mendengarnya, supaya ia tahu bahwa pria yang tampak tak menyenangkan itu tidak lah berbahaya.


Lou Yunyang merasa bahwa situasi Lou Chang saat ini kemungkinan berhubungan dengan energi bar yang didapatkannya.


"Dasar anak nakal! Kau pikir uang itu tumbuh dari pohon? Itu 500 dayuan! Kau..." Ucap pria gemuk itu yang kini sudah melambat namun umpatannya masih bisa terdengar.


Wajah Lou Chang memerah ketika ia dimarahi oleh ayahnya.


Ia tidak ingin Lou Yunyang melihatnya dalam keadaan yang seperti ini!


Posisi Lou Chang berada di sebelah Lou Yunyang. Saat Lou Chang berjalan melewatinya, tiba-tiba Lou Yunyang menghalanginya.

__ADS_1


"Siapa kau?" Pria gemuk itu merasakan ada sesuatu dari mimik wajah anak perempuannya, sehingga ia tak terlalu ramah terhadap Lou Yunyang.


"Selamat siang, Paman Lou. Nama saya Lou Yunyang." Lou Yunyang menjawab pria itu dengan tersenyum sopan, mendengar nama tersebut.


Wajah pria gemuk itu, yang memerah karena terengah-engah, kini menjadi bengis. Jarinya yang seukuran wortel menunjuk ke arah Lou Yunyang dan berkata, "Kau... Kau pemuda rendahan! Kau masih sangat muda, tetapi kau sudah berani merayu anak perempuanku! Aku akan menghajarmu sampai mati!"


Setelah selesai berbicara, pria gemuk itu dengan cepat menghampirinya.


Melihat itu, Lou Yunyang tidak takut pada orang biasa, yang bahkan bukan seorang ahli bela diri. Namun pria tersebut adalah ayah Lou Chang, memukulinya tentu saja tidak etis.


"Apa yang terjadi? Siapa Anda dan mengapa Anda hendak memukuli anak saya?" saat Lou Yunyang akan menghindari pukulan dari pria itu, ia melihat ibunya, Shen Yunying, berlari menghampirinya.


Shen Yunying biasanya sangat penakut namun sekarang ia terlihat marah seperti singa yang menggeram.


Pria itu mengenali ibunya, karena Kota Donglu hanya memiliki beberapa ribu penduduk. Ia menunjuk ke wajah Shen Yunying dan berkata, "Anakmu telah merayu anakku, wanita tua. Dia... Dia bahkan menyuruh anakku untuk membelikannya energi bar! Coba jelaskan apa alasan dibalik semua ini!"


"Jelaskan dulu kepadaku mengapa kau menangani masalah dengan cara sepeeti ini!"


Banyak penduduk yang berhenti dan melihat pria gemuk itu mengejar anaknya sendiri. Ketika mereka mendengar perdebatan terjadi, mereka mendekat untuk menyaksikan perseteruan tersebut.


Sikap Shen Yunying membuat pria itu sedikit tenang. Ia mengerang, tetapi tak mengatakan apa-apa lagi.


Namun, walaupun pria itu diam saja, ada orang lain yang ikut-ikutan masuk kedalam perdebatan itu.


"Kau baru saja dipecat, Shen Yunying. Tak ada satupun orang di Kota Donglu ini yang mempekerjakanmu. Kau telah merusak mantel bulu orang lain dan tak mengakui kesalahanmu. Betapa memalukan!"


Orang yang berbicara itu adalah Cheng Daren yang saat ini merasa sangat geram.


Para penonton mulai bertanya-tanya. Penduduk desa lainya selama ini mengenal Shen Yunying bukanlah orang yang picik. Orang-orang mulai bergosip kejadian tersebut menjadi sangat memalukan.


Tiba-tiba saja, sebuah tamparan keras mendarat di wajah Cheng Daren. Cheng Daren langsung terlempar karena serangan mendadak itu.


"Kau... Berani-beraninya kau memukulku!"

__ADS_1


Cheng Daren meludahkan darah yang keluar dari dalam mulutnya dan menggertakan giginya dengan marah. Terlihat adanya rongga di antara deretan giginya, dan beberapa orang menemukan beberapa gigi di antara darah yang tadi ia ludahkan.


"Ya, aku memang memukulmu. Jika kau masih berbicara omong kosong, aku akan membunuhmu!" ujar Lou Yunyang sangat marah.


"Li... Kau, kau... Kalian mendengarnya! Dia akan membunuhku!" Cheng Daren berteriak tak karuan ketika ia melihat seorang pria paruh baya dengan seragam polisi melewatinya. "Kau harus mendisiplinkan penjahat ini, Li Tou. Ia sering membuat kekacauan!"


Li Tou merupakan polisi yang bertugas di area tersebut. Beberapa orang terlihat mendesah, merasa kasihan pada Lou Yunyang ketika melihat polisi itu mendekat.


Li Tou dan Cheng Daren memiliki hubungan yang baik.


Pandangan Li Tou mendarat pada Lou Yunyang, kemudian ia berhenti sejenak. Kemudian ia tersenyum tipis. "Apakah Anda Tuan Lou Yunyang?"


"Ya, benar!" Lou Yaunyang melihat ke arah Li Tou, mengerti apa yang sedang terjadi dan menganggukkan kepalanya.


Tiba-tiba Li Tou menampar wajah Cheng Daren. "Beraninya kau mengancam seorang elit, Cheng Daren? Tuduhan ini cukup untuk menjebloskan dirimu ke dalam penjara selama 100 hari. Cepat berlutut dan minta maaf!" ujar Li Tou.


"Lou Yunyang seorang elit?" banyak para warga kaget mendengarnya.


Shen Yunying memandang putra kesayangannya dengan senyum bangga pada wajahnya.


"Tuan Lou Yunyang berhasil menguasai Jurus Kera-Naga dan ia akan ikut serta seleksi Tentara Naga yang Bangkit. Sekarang ia adalah salah satu murid elit dari Da Alliance."


Li Tou menganyun-ayunkan lengannya sambil berkata, "Dia adalah murid elit kedua yang pernah dimiliki Kota Donglu dalam 20 tahun ini."


Lou Chang dan ayahnya tercengang. Bukan hanya mereka, tetapi semua penonton di sekitar tempat itu juga ikut ternganga.


"Lou Yunyang seorang murid elit!"


...________________________________________________...


Jika ada kata-kata yang salah, Mohon komen aja. 😁🤭 Jangan ragu untuk komen, walaupun komenannya apa saja? misal huruf A juga gakpapa.


...________________________________________________...

__ADS_1


Jangan Lupa Like ya. Cuman pencet tombol aja gak buat jari anda sakit kok. 😁🤭🤭🤭


Terimakasih Telah Mampir Di Novel Saya.


__ADS_2