SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 5


__ADS_3

Keenam diagram dalam lukisan tersebut telah membekas dengan jelas dalam pikiran Lou Yun Yang sejak lama. Namun, setiap ia melihat lukisan Kera dan Naga tersebut, dia masih saja gemetaran tanpa sadar.


Tidak ada yang berubah.


Ketika dia melihat lukisan itu lagi, Lou Yun Yang memunculkan alat pengatur atribut yang ada di dalam pikirannya. Kali ini, ia mengurangi separuh dari Atribut Kondisi Tubuhnya dan memindahkannya ke Atribut Kecerdasan.


Kecerdasan : 2.8


Tiba-tiba, pikiran Lou Yun Yang menjadi sangat jelas. Saat ia melihat Lukisan Kera dan Naga tersebut, keenam diagram tersebut terlihat seolah-oleh hidup dalam pikiranya.


Kera raksasa yang sebelumnya diam tak bergerak tiba-tiba bangkit dan meraung. Gerakannya yang tiba-tiba tersebut tertanam dengan jelas di benak Lou Yun Yang.


"Itu adalah jurus Kera Iblis Pembelah Bumi!".


Walaupun hanya sebuah gerakan sederhana, Lou Yun Yang melihat setiap otot kera itu bergetar, mengambang, dan mengempis di pikirannya. Dia jugs memperhatikan bahwa setiap getarannya meningkatkan kekuatan Kera Iblis tersebut.


"Ternyata semua yang telah aku pelajari selama ini salah!" gumam Lou Yun Yang.


Kini bola mata Lou Yun Yang terpaku pada diagram pertama Kera Iblis tersebut. Ia ingin mengingat setiap perubahan gerakan Kera Iblis itu.


Lou Yun Yang yang dulu tak akan mungkin dan tak akan pernah bisa melakukan hal ini. Walaupun ingatannya cukup bagus, lukisan Kera Iblis terlalu rumit untuk diingat secara rinci.


Namun sekarang, semuanya menjadi lebih mudah. Tak ada satupun gerakan yang terlewatkan olehnya. Semua terekan jelas di dalam ingatan Lou Yun Yang.


Lou Yun Yang perlahan menutup matanya dan mengingat kembali semua hal yang is lihat dalam lukisan raksasa itu. Kemudian, ia membuka matanya.


Tak ada kesalahan satupun!


Akan tetapi, tak ada lagi kebahagiaan yang terpancar di mata Lou Yun Yang. Yang ada malah sedikit keraguan.


Karena beberapa gerakan dari jurus Kera Iblis Pembelah Bumi tampak tak masuk akal.


"Apakah ada kesalahan atau memang seperti itukah Lukisan Kera-Naga?" Gumam Lou Yun Yang, namun tak peduli apapun permasalahannya, jurus Kera dan Naga itu jauh lebih kuat dibandingkan 12 jurus dasar yang telah ia kuasai.


"Pulihkan!" gumam Lou Yun Yang.


Kini, Lou Yun Yang menggunakan alat pengatur atribut untuk memulihkan atributnya ke keadaan semula. Kemudian, ia melihat Lukisan Kera dan Naga lagi.


Namun, berbeda saat melihat dengan atribut kecerdasannya!.


Jurus Kera Iblis Pembelah Bumi masih sangat jelas dalam ingatannya, namun yang lain telah mengabur.


Kini Lou Yun Yang akan mencoba memperagakannya, Lou Yun Yang melompat dengan kedua kakinya dan melayang di udara tanpa keraguan. Kemudian, ia mengangkat kedua kepalan tangannya tinggi-tinggi, mengarahkan dan menghantamkannya ke tanah.

__ADS_1


Fokus dari jurus ini bukan pada hantamannya, tetapi pada mengembang dan mengempisnya setiap otot sehingga menciptakan getaran saat melompat dan mendarat.


Lou Yun Yang dengan ke_603 ototnya menghasilkan kekuatan secara serentak!


Dengan setiap gerakan mengambang, mengempis, dan bergetar, badannya kini menyerap energi dan ototnya menguat.


Saat ia mempraktekkan jurus Kera Iblis Pembelah Bumi, tubuh Lou Yun Yang terasa seperti akan hancur.


Dalam sekejab, semua otot di tubuhnya terasa seperti tercabik-cabik!


Lou Yun Yang merasakan sakit yang tak terkira.


Rasa sakit ini jauh lebih besar dibandingkan saat dulu ia berlatih menggunakan metode yang keliru. Lou Yun Yang tiba-tiba menghentikan upayanya untuk mengusai jurus Kera Iblis Pembelah Bumi tersebut.


"Selain dibutuhkan wawasan yang tajam, juga dibutuhkan pondasi utama untuk menguasai jurus tersebut. Tanpa adanya hal tersebut, meskipun kalian dapat memahami metodenya, kerusakan yang kalian derita akan terlalu parah."


Itulah yang dulu dikatakan oleh Xiong Zhen Shan. Setidaknya itulah yang Lou Yun Yang ingat.


Pondasi utama yang dibutuhkan adalah kondisi tubuh. Dengan sigap Lou Yun Yang memunculkan alat pengatur atribut di dalam pikirannya dan menaikan atribut Kondisi Tubuhnya pada angka 2.


Ia ingin meningkatkan angka pada atribut tersebut lebih tinggi lagi, tetapi ia juga membutuhkan kekuatan dan kecepatannya saat melakukan jurus tersebut.


Sekali lagi, ia mencoba melompat tinggi dan mengeluarkan jurus Kera Iblis Pembelah Bumi yang ia ingat. Setiap saat otot di tubuhnya bergetar, ia merasa dirinya seperti spons yang menyerap semua energi yang keluar dari setiap gerakan.


Lompat. Tinju. Mendarat!


Lou Yun Yang terus menerus mengulang gerakan-gerakan ini. Ia merasakan getaran-getaran dari 603 otot yang ada di tubuhnya selama ia mengulangi gerakan tersebut.


Beberapa jurus dari 12 teknik penguatan tubuh seringnya menggunakan otot lengan, kaki, dan beberapa otot bagian perut. Jika digabungkan, hanya ada sekitar 300 otot yang bekerja.


"Jurus Kera Iblis Pembelah Bumi!" gumam Lou Yun Yang.


Lou Yun Yang terlihat seperti Kera Iblis yang menembus khayangan. Saat ia mendarat, ia merasa tubuhnya oleng dan pandangannya menjadi kabur.


"Berlatih secara berlebihan membuat tubuhku tak mampu untuk bertahan!" Gumamnya!.


Dalam keadaan seperti itu, tidaklah bijak jika ia memaksakan diri dan terus berlatih,


Lou Yun Yang melihat kearah diagram lain sekali lagi, kemudian ia berbalik dan meninggalkan kelas tempat Lukisan Kera - Naga tersebut disimpan.


Langit telah gelap di luar.


Ini artinya ia telah berlatih sepanjang sore!

__ADS_1


Lou Yun Yang memandang ke beberapa lampu gas yang menerangi sekolah sembari berjalan menuju ke tempat latihan tempatnya biasa berlatih, yaitu gua belakang sekolahnya.


Lou Yun Yang beristirahat sebentar, lalu kembali menuju ketempat test tempat mencoba pukulannya, kini!


Seperti biasa, sasaran latihan berada di tengah tempat latihan itu.


Lou Yun Yang berlari dan melancarkan satu pukulan.


Ia telah mengembalikan semua atributnya pada kondisi semula, sehingga pukulan ini akan menunjukan hasil yang sesungguhnya.


"500 kilo. Luar biasa! ucap sebuah suara mesin terdengar.


Kilatan kegembiraan terpancar dari mata Lou Yun Yang ketika melihat hasil yang muncul dari sebuah suara mesin latihan itu.


Jurus Kera - Naga benar-benar jurus yang hanya dapat dilakukan oleh murid-murid elit. Setelah berlatih selama seharian ini, kekuatannya telah meningkat hingga 500 kilo.


Lou Yun Yang melompat dan mengeluarkan jurus Kera Iblis Pembelah Bumi sebaik yang ia mampu sebelum menghantamkan pukulannya ke sasaran latihan.


606 kilo!


Ia telah meningkatkan kekuatannya sebesar 100 kilo. Ini sangat luar biasa!


Tiba-tiba, Lou Yun Yang mendongak memandang langit untuk berteriak. Namun, ia menahan kegembiraannya tersebut dan melangkah pergi dari sekolah.


Sepanjang jalan, ia terus mengenang pukulan 500 kilo yang tadi ia lakukan berulang kali. Mempelajari Jurus Kera Iblis Pembelah Bumi telah membuatnya berhasil membangkitkan otot-otot yang tak terpakai di tubuhnya.


"Eh!" Lou Yun Yang tersendak kaget karena tiba-tiba terdengar suara melengking dari luar pintu rumahnya. Suara yang tak ia kenali. Suara itu bukanlah suara anggota keluarganya.


"Jika kau bukan seorang janda dan anak-anakmu bukan anak yatim, aku takkan membantumu, Bibi Yunying!"


"Lihat ini! Lihat apa yang telah kau perbuat pada mantel ini! Kau telah merusaknya!"


"Aku tak menyalahkanmu, tetapi kau sudah sangat tua. Tidak bisakah kau lebih bertanggung jawab dan berhenti menimbulkan masalah?"


Lou Yun Yang melihat itu merasakan amarah muncul dari dalam dirinya saat mendengar cercaan-cercaan tersebut. Ternyata Cheng Bapi yang mampir ke rumahnya.


Cheng Bapi merupakan julukan yang adik perempuannya berikan untuk pemilik tempat cuci baju di mana ibunya bekerja.


Nama aslinya Cheng Daren. Namun, keluarga Lou telah terbiasa menggunakan julukan tersebut untuk menyebut atasan ibunya itu.


Orang jahat itu selalu memiliki banyak cara untuk membuat ibu Lou Yun Yang bekerja lebih keras dan mendapat bayaran lebih sedikit dari yang seharusnya.


Itu sebabnya ia dijuluki Cheng Bapi.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang, Lou Yun Yang membuka pintu rumahnya dan masuk ke dalam. Terlihat ibunya tertunduk di ruangan remang-remang yang hanya diterangi sebuah lampu itu, sementara adik perempuannya tampak seperti seekor burung puyuh yang terluka di sudut ruangan.


Pemandangan itu membuat Lou Yun Yang sangat sedih bercampur marah.


__ADS_2