SUPREME UPRISING SYSTEM

SUPREME UPRISING SYSTEM
Chapter 7


__ADS_3

"Merah, jingga, kuning, hijau, biru!"


Lima warna muncul pada alat tersebut hingga akhirnya berhenti pada warna biru yang berkilauan dan terlihat mempesona di bawah cahaya lampu.


"500 kilo? Kekuatan kakakku sudah mencapai 500 kilo. Hore! Kakakku kini seorang ahli bela diri!" ucap Lou Dong'er bersorak dengan keras, suaranya penuh kegembiraan.


Sedangkan Shen Yunying menatap bola yang bewarna biru itu dengan lega. Ia tak sanggup menahan air matanya.


"Yun Yang, Dong'er! Tunggu sebentar! Ibu akan menyiapkan makanan yang lebih enak untuk merayakan momen ini!" ucap Shen Yunying sambil menghapus air matanya dan berjalan ke dapur di luar rumah kecil itu.


Beberapa saat kemudian, Shen Yunying membawa masuk empat jenis makanan.


Walaupun ibunya telah berusaha keras untuk memperbaiki kehidupan mereka, hati Lou Yun Yang tersayat saat melihat sayuran yang terbatas itu.


"Aku ingin memberikan hidup yang lebih baik untuk ibu dan adikku!" gumam Lou Yun Yang membatin dalam hati.


Setelah makan, Lou Yun Yang menggelar tempat tidurnya di ruang tamu. Rumah kayu mereka yang hanya berukuran 20 meter persegi telah berdiri sejak 50 tahun yang lalu, sehingga banyak kayu yang kini telah lapuk.


Ketika mereka tidur, sesekali akan terdengar suara retakan kayu di rumahnya.


Prioritas Lou Yun Yang adalah membeli rumah yang lebih besar. Dengan demikian, ibu dan adiknya tak perlu bersempit-sempitan di rumah yang kecil seperti ini.


Saat memikirkan hal ini, Lou Yun Yang teringat kembali akan pengalamannya hari ini saat ia tiba-tiba mendapatkan System alat pengatur atribut itu. Ia tak tahu dari mana System alat itu berasal, namun ia tak menyadari dan tak tahu betapa pentingnya alat itu.


Alat ini dapat menjadi senjata terhebatnya.


Saat ia hendak tertidur, ia memikirkan kejadian saat ia menaikan Kecerdasannya hingga angka 3.5.


Ia tak hanya dapat memperhatikan hal-hal kecil dengan jelas, tetapi juga merasa seperti mendapatkan kekuatan yang tak dia sadari sebelumnya.


Dia mencoba menaikan Atribut Kecerdasannya lagi!


Lou Yun Yang menyetel System Atribut Kecerdasannya lagi menjadi 3.5.


Dalam sekejab, ia merasa hal-hal di sekitarnya menjadi lebih jelas. Ia bahkan dapat mendengar suara nyamuk yang berdengung dan mengarah ke lengan Lou Dong'er.


Ketika ia memikirkan kemungkinan lengan adik perempuannya itu akan bengkak keesokan harinya, secara naluriah ia ingin mencegahnya.


Ia baru saja memikirkannya.

__ADS_1


Ia bahkan tak tahu kalau kekuatan pikirannya dapat bekerja seperti itu, tapi saat nyamuk itu semakin dekat, tiba-tiba saja seakan ada sesuatu yang menghalangi gerakan nyamuk itu.


Bang!


Lou Yun Yang merasa ada sesuatu yang hancur. Tiba-tiba saja penglihatannya kabur dan ia nyaris pingsan.


Tubuh nyamuk itu hancur berkeping-keping!


Lou Yun Yang menyaksikan hal itu dengan jelas di pikirannya, namun ia tak sempat untuk menyadarinya.


Kepalanya sangat sakit. Ingin rasanya Lou Yun Yang merintih saking sakitnya. Mungkin ia telah menggunakan kekuatan mental yang terlalu besar.


"Aku harus menurunkan atribut Kecerdasanku. Semuanya akan menjadi lebih baik kalau atribut-atribut ini ku kembalikan ke posisi normal!" Pikir Lou Yun Yang.


Saat ia mengatakan hal itu di pikirannya, keempat atribut Lou Yun Yang kembali seperti semula dan tempurung kepalanya tak lagi sakit.


Lou Yun Yang berpikir.


Ketika Atribut Kecerdasannya mencapai 3.5 ia dapat membunuh seekor nyamuk sejauh 4 meter. Ia tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi apabila tingkat Atributnya itu mencapai angka 10.


Saat ia membayangkan hal tersebut, ia merasa kelelahan yang sangat besar menyelimuti dirinya. Lou Yun Yang pun segera tertidur.


Pagi hari.....


"Ibu, aku berangkat sekolah! Aku akan mendaftarkan diri untuk ikut seleksi ahli bela diri, paling lambat dalam 3 hari!" ucap Lou Yun Yang.


Saat Lou Yun Yang terbangun, ia merasa sangat segar. Tiba-tiba, perutnya berbunyi karena lapar.


Setelah membersihkan diri dengan cepat, ia segera berlari menuju sekolah,


Memang energi bar kelas satu rasanya tidak enak, namun setidaknya itu cukup untuk mengisi perutnya. Biarlah ibu dan adiknya saja yang memakan makanan yang tersisa di rumah.


Shen Yunying memperhatikan punggung putranya yang semakin menjauh, ia merasa sangat bersyukur. Putranya itu sangat pengertian.


Saat ini Lou Yun Yang sudah mencapai sekolah dan berlari ke tempat latihan tiba-tiba sebuah suara terdengar.


"Pukulan-pukulan yang kau layangkan kemarin sangat keren, Yun Yang!" Lou Yun Yang yang baru saja tiba di tempat latihan saat Shen Yu Lang datang menghampirinya.


"Ha ha ha... Apakah kau tahu wajah Lian Yubi kini bengkak seperti roti kukus?" ucap Shen Yu Lang.

__ADS_1


Lou Yun Yang tak lagi menghiraukan Lian Yubi sekarang. Karena, dia sudah mencapai standar untuk mencapai seorang ahli bela diri dan bisa menjadi bagian dari siswa kalangan elit. Mengapa ia harus peduli dengannya?


"Kemana saja kau semalam? Kau sudah berjanji akan pergi memancing denganku. Apakah kau melupakan sahabatmu ini setelah kau memiliki kekasih?" ucap Shen Yu Lang.


Wajah Shen Yu Lang berseri-seri ketika menggoda Lou Yun Yang.


"Aku adalah teman yang buruk." ucap Lou Yun Yang dalam hati.


Lou Yun Yang baru ingat ia telah berjanji untuk menemani Shen Yu Lang pergi memancing. Kemarin ia terlalu sibuk mempelajari jurus Lukisan Kera-Naga hingga ia melupakan janji itu.


"Hentikan omong kosongmu!" Lou Yun Yang lalu mengamati sekelilingnya, tetapi ia tak mememukan Lou Chang di mana pun. Dia biasanya berada di sekitar sini, namun kali ini ia tak terlihat.


Tiba-tiba!.


"Apa yang terjadi?" gumam Lou Yun Yang.


"Semua diam di tempat!" teriak Xiong Zhen Shan dengan dingin. Ia berjalan mendekat dengan beberapa pria yang nampak berusia sekitar 30 atau 40 tahunan.


Lou Yun Yang mengenali sebagian besar dari mereka. Mereka adalah orang-orang yang berkuasa di Kota Donglu.


Misalnya, pria botak dan gemuk yang terlihat tak berbahaya sama sekali itu sebenarnya seorang pemimpin kepolisian yang ditakuti oleh semua penjahat di Kota Donglu.


Lelaki yang hidungnya bengkok menyerupai elang itu adalah orang yang memegang kendali atas laju perekonomian Kota Donglu. Ia merupakan kepala keluarga Lian, Lian Chang Feng!


Namun, ada juga seorang pria muda berusia sekitar 20 tahunan yang tak ia kenali. Ini pertama kali Lou Yun Yang melihat pemuda tampan itu.


Semua orang segera menunjukkan rasa hormat mereka ketika melihat pemimpin polisi atau Liang Changfeng.


"Hari ini kita akan memulai ujian kelulusan. Dengan ini, para siswa yang lulus dapat memikirkan rencana masa depan mereka lebih cepat!" ucap Xiong Zhen Shan yang mengumumkan dengan keras setelah melirik ke arah Lian Changfeng.


Murid-murid yang baru saja akan memulai latihan pagi langsung bersemangat dan mulai membuat gaduh.


Mereka tak terlalu memusingkan ujian kelulusan ini. Bagaimanapun juga, hasilnya sudah ditetapkan.


Berdasarkan pengumuman sekolah kemarin, ujian kelulusan seharusnya dilakukan dua minggu lagi. Tujuan dari mempercepat ujian ini sudah dapat ditebak.


"Mereka berusaha membuatmu gagal, Yun Yang!" ucap Shen Yu Lang.


Mata kecil Shen Yu Lang berapi-api penuh dengan kebencian saat dia mengumpat. "Sialan, orang-orang ini benar-benar tak tahu malu!" ucap Shen Yu Lang lagi dengan kesal.

__ADS_1


Sedangkan Lou Yun Yang tetap tenang. Ketika ia melihat alat pengatur System atribut di pikirannya, ia tersenyum tipis lalu berkata. "Hidup tak selalu berjalan sesuai yang kita rencanakan!"


__ADS_2