
Dalam 1 jam, 30%
Dalam 2 jam, 50%
Dalam 3 jam, 70%
Waktu yang paling sebentar dalam penyerapan kekuatan ini adalah setengah jam.
Walaupun obat ini akan sangat menyakitkan, menggunakannya akan berdampak besar pada masa depan Lou Yunyang.
Jika rasa sakitnya tak tertahankan, ia dapat meminum pil pereda. Pil tersebut akan menghentikan penyerapan kekuatan dan mengeluarkan obat tersebut dari tubuhnya.
Petunjuk penggunaan tersebut tertancap jelas secara jelas dalam pikiran Lou Yunyang.
Berapa lamakah ia akan dapat bertahan? Menurut tekadnya, Lou Yunyang percaya kalau ia pasti bisa bertahan, paling tidak selama 1 jam.
Namun, ia hanya akan menyerap kekuatan sebanyak 30% saja.
Untuk bisa bertahan lebih lama, ia harus menyetel alat atributnya. Obat tersebut tak ada hubungannya dengan kekuatan, sehingga ia menurunkannya hingga nilai nol.
Selama produser, Kecepatan juga tidak dibutuhkan.
Toleransi terhadap rasa sakit itu hanya membutuhkan Kondisi Tubuh yang kuat, dan mengurangi Kecerdasannya akan membuatnya mati rasa.
Lou Yunyang telah merencanakan hal ini. Ia akan menurunkan Atribut Kecerdasannya pada 0.1 dan memindahkan semua poin pada Kondisi Tubuhnya tersebut.
Kemudian Lou Yunyang mengambil obat tersebut dan menyuntikkan ke tubuhnya sesuai dengan petunjuk penggunaan. Begitu obat itu masuk ke aliran darahnya, ia merasa seakan-akan ada bola api yang berada di dalam tubuhnya.
Kulit dan dagingnya seperti terbakar. Rasanya seakan-akan seluruh tubuhnya juga terbakar.
Rasa sakit yang luar biasa itu tiba-tiba membanjiri pikirannya.
"Ini tak akan berhasil. Jika rasa sakit ini terus berlanjut," pikir Lou Yunyang.
Lou Yunyang khawatir ia tak akan mampu bertahan meskipun hanya satu jam saja. Kemudian, ia melakukan penyesuaian terhadap alat atributnya.
Kekuatan : 0
Kecepatan : 0
Kecerdasan : 0.1
__ADS_1
Kondisi : 4.6
Rasa sakit yang luar biasa tadi sedikit mereda. Lou Yunyang merasa tubuhnya mati rasa sehingga rasa sakitnya itu tak terasa lagi.
Sebelumnya ia merasa tubuhnya seperti sedang disaya-sayat dengan pisau, namun sekarang ia hanya merasa sedikit tidak nyaman.
Satu jam, dua jam, tiga jam ...
Lou Yunyang telah menurunkan kecerdasannya, sehingga semuanya terasa tak jelas. Waktu berjalan dengan cepat tanpa ia sadari.
Ia tak tahu berapa lama waktu yang sudah berlalu. Ia juga tak bisa merasakan rasa sakit di tubuhnya lagi.
Ia yakin bahwa obat pembentuk tubuh tersebut telah habis terserap, sehingga ia mengembalikan semua atributnya ke kondisi semula.
Lou Yunyang memerintahkan hak tersebut dalam pikirannya, kemudian pergi ke tempat tidurnya.
Tiba-tiba saja ia merasa sangat kuat. Setiap otot di tubuhnya bahkan terasa penuh dengan tenaga.
Ia bahkan dapat merasakan serat-serat dari 639 ototnya menggeliat seperti cacing kecil.
Walaupun gerakan kecil tersebut terlihat sangat remeh, ketika Lou Yunyang mengepalkan tangannya semua serat-serat ototnya itu saling berhubung dan menghasilkan kekuatan seperti ular kecil pada tinjunya.
Lou Yunyang lalu mengambil bola pengukur kekuatannya. Ia baru saja menggenggamnya dengan ringan, ketika segudang warna tiba-tiba terpancar dari alat tersebut.
Kemudian bola tersebut kembali ke warna asalnya dan tak bereaksi dengan cara apapun.
"Apa alat itu rusak!" Gumam Lou Yunyang berpikir.
Lou Yunyang melihat bola yang ada di tangannya itu dengan sedih. Adiknya telah menyisihkan uang jajannya untuk membelikan hadiah ini untuknya. Bagaimana mungkin alat tersebut rusak hanya karena digenggam?
Lou Yunyang mengurangi kekuatannya dan menggenggam alat tersebut dengan penuh harap, menunggu reaksi dari alat tersebut. Namun tak ada satupun hal yang terjadi.
Ia telah merusak alat itu dengan menggenggamnya!
Lou Yunyang meletakkan alat itu dan segera membuka System alat pengatur atributnya.
Kekuatan : 3.3
Kecepatan : 1.2
Kecerdasan : 1.4
__ADS_1
Kondisi : 2.8
Angka tersebut membuat mata Lou Yunyang berbinar. Ia tak pernah meragukan efek dari obat pembentuk tubuh, tetapi ia tak menyangka bahwa peningkatannya sangatlah besar.
Lian Yubi telah mengkonsumsi obat yang sama tetapi kekuatannya hanya meningkat 250 kilo. Sedangkan peningkatan kekuatan Lou Yunyang hampir 1.000 kilo.
Selain kekuatannya, peningkatan terbesar pada atributnya adalah Kondisi Tubuh yang meningkat dua kali lipat dari sebelumnya. Lou Yunyang merasa tubuhnya lebih kokoh dari biasanya.
Ia merasa penuh dengan kekuatan saat berjalan di taman kecil rumahnya. Matahari belum terbit dan ia tak ingin membangunkan ibu dan adiknya, sehingga ia tidak berlatih jurus Kera-Naga untuk saat ini. Sebagai gantinya, ia berlatih kuda-kuda dengan tenang.
Kuda-kuda adalah sikap bertarung paling mendasar yang selalu dilatih okeh Lou Yunyang dan murid-murid lainnya. Saat sekarang ia melakukan posisi tersebut, ia merasa kekuatannya berkumpul menjadi satu dan bergelora di sekujur tubuhnya.
Tak hanya itu saja. Ketika ia melakukan posisi kuda-kuda, ia merasa pikirannya menjadi sangat jernih.
Aku mungkin telah memaksimalkan efek dari obat pembentuk tubuh itu. Kekuatanku telah setara dengan kekuatan ahli bela diri kelas dua. Aku seharusnya dapat menguasai diagram ketika pada Lukisan Kera-Naga. Jurus itu akan memperkuat otot daging seseorang, Jurus Naga Ekor Badai.
Ketika sinar matahari mulai terbit dalam kegelapan, Lou Yunyang mendengar adanya suara aktivitas di dalam rumahnya. Sepertinya ibunya sudah bangun, sehingga Lou Yunyang mulai berlatih Jurus Kera-Naga.
Ia mulai mengeluarkan jurus Kera Iblis Pembelah Bumi dan Formasi Naga Melingkar.
Walaupun keahliannya dalam melakukan jurus-jurus ini tak meningkat, setiap kali ia menggunakannya, ia merasa kekuatan di dalan tubuhnya semakin aktif. Ia merasakan sensasi yang berbeda setiap ia mengeluarkan jurus tersebut.
"Hai, Kak! Ini handuk untuk kakak!"
Lou Yunyang telah berlatih selama satu jam. Ia berhenti ketika Lou Dong'er memanggil dan sedang berlari membawakannya sebuah handuk.
Lou Yunyang lalu mengambil handuk tersebut dan menyeka wajahnya. Ia merasa gembira karena kekuatannya telah meningkat lagi.
Lou Yunyang lalu pamit pergi ke sekolah, Lou Yunyang tidak makan di rumah hari ini. Bukan karena ia tak menyukai makanan buatan ibunya, tetapi karena makanan di rumah tak cukup untuk memuaskan rasa lapar di perutnya.
Setelah mengingatkan ibunya untuk pergi ke bank, ia pamit ke sekolah.
"Selamat pagi, Kakak Lou!"
"Selamat pagi, Kakak Yunyang!"
"Pagi, Senior Yunyang!"
Semua orang, baik laki-laki maupun perempuan, menyapa Lou Yunyang dengan penuh hormat ketika melihatnya. Beberapa gadis yang cantik menatap dan memujanya.
"Lihat, itu Lian Yubi dan Xiong Zhenshan!" ucap Shen Yu Lang, yang baru saja bicara pada Lou Yunyang, sambil menunjuk ke arah meraka.
__ADS_1
"Murid Yunyang, ada beberapa hal yang harus saya diskusikan denganmu." Xiong Zhenshan tersenyum dengan sangat lebar.
"Saya dengar Anda seorang ahli bela diri kelas dua, Guru Xiong. Bagaimana jika Anda memberi saya kesempatan untuk berlatih?" Ucap Lou Yunyang dengan senyum bengis.