
Akan tetapi, dalam sekejab sepertinya ia telah menemukan titik terang untuk mengatasi masalahnya tersebut.
Zhu Yan telah memberinya jalan untuk mengubah keadaan keluarganya yang menyedihkan ini.
Kendatipun demikian, yang paling menggiurkan bagi Lou Yunyang adalah sebotol obat pembentuk tubuh.
Hanya bergantung pada makanan dan latihan untuk meningkatkan kekuatannya itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Ditambah lagi, tiga hari lagi, Zhu Yan akan mengajaknya untuk berpartisipasi dalam seleksi penting.
Seleksi tersebut merupakan kesempatan yang sangat langka. Jika Lou Yunyang ingin sukses dan membawa ibu serta adiknya pindah ke kota besar, ia harus meningkatkan kekuatannya lebih besar lagi.
"Aku ingin mengambilnya!" ujar Lou Yunyang dengan tegas.
Mendengar jawaban tegas Lou Yunyang, manager itu menggesekkan kartunya ke sebuah kotak kecil dengan cepat. Informasi yang muncul di kartu itu membuat manager tersebut sangat terkejut.
"Ini bukanlah kartu elit biasa. Di bagian atas kartu itu terdapat lambang Tentara Naga yang Bangkit." Gumam sang manager dalam hati.
Pemuda yang tampak biasa saja ini direncanakan akan bergabung dengan Tentara Naga yang Bangkit!
Dalam sekejab, berbagai macam rencana muncul dalam benak manager tersebut. Pemuda ini akan menjadi orang yang sangat berpengaruh di masa depan. Jika ia bisa mengambil kesempatan ini dan berhasil mendekati pemuda ini, ia akan sangat diuntungkan di kemudian hari.
Setelah memikirkan hal tersebut, sikap sang manager menjadi lebih manis dari sebelumnya. Tiba-tiba saja, dengan suara yang lantang ia berkata semua orang di sekelilingnya, "Apa yang sedang kalian lakukan disini? Cepat ambilkan Tuan Muda ini secangkir teh!"
Kemudian, ia bertanya dengan sopan kepada Lou Yunyang, "Bisakah saya mengetahui nomor identitas Anda, Tuan Muda?"
Pertanyaan tersebut membuat Lou Yunyang bingung. Ia tak mengetahui nomor identitasnya sendiri karena belum pernah menggunakannya. Ketika Lou Yunyang mengerutkan keningnya, sang manager yang sedari tadi memperhatikan dan berkata dengan sopan, "Jangan khawatir, Tuan. Saya hanya bisa mengeceknya di sini. Saya hanya perlu mengetahui sekolah dan nama Anda."
Para gadis yang sedang duduk di belakang meja kasir melihat ke arah Lou Yunyang seperti melihat setan. Sang manager sedang sibuk di belakang monitor saat kotak kecil itu terus berkedip. Lou Yunyang mulai melihat-lihat sekelilingnya.
Ia memperhatikan lantai bank yang terbuat dari marmer hitam dan jendelanya yang jernih seperti kristal. Segala sesuatu yang ada di sana membuat tempat megah itu menjadi tampak lebih mewah.
Meskipun para wanita dibalik meja-meja itu tidak benar-benar luar biasa cantik, tetapi kulit halus dan perawakan lembut mereka terlihat menawan.
__ADS_1
Ketika Lou Yunyang menatap mereka, beberapa dari mereka yang nampak berusia 20-an memberinya tatapan menggoda.
Tatapan mereka membuat jantung Lou Yunyang berdegub lebih kencang dan wajahnya langsung memerah.
Walaupun ia tak memiliki keinginan untuk mendekati wanita-wanita itu, ia tetap hanyalah seorang laki-laki yang normal. Bagaimana ia bisa tahan terhadap godaan semacam ini?
"Lingkungan pekerjaan di tempat ini sepertinya cukup bagus!" Tanpa sadar Lou Yunyang berkomentar saat ia teringat kerja keras ibunya.
"Kami sebenarnya kekurangan Karyawan, Tuan Muda. Gaji bulanan di sini tidaklah tinggi, hanya 500 dayuan. Jika ada orang yang Anda kenal sedang mencari pekerjaan, jangan ragu untuk merekomendasikannya kepada kami."
Ketika manager itu selesai mengontentikasi indentitas Lou Yunyang, ia menggunakan kesempatan tersebut untuk mengambil hatinya.
"Merekomendasikan seseorang? Itu bisa diatur!" ujar sang manager.
Lou Yunyang behenti sejenak. Ia mengetahui maksud pria tersebut dan diam-diam mengagumi profesionalismenya. Namun, yang ia katakan hanyalah menarik perhatian Lou Yunyang.
"Begitukah? Kalau begitu, aku akan merepotkanmu!" ujar Lou Yunyang.
Sambil berbicara, Fang Zhong Yuan mengambil sebuah kertas dari laci dan memberikannya pada Lou Yunyang. "Ini adalah formulir lamaran pekerjaan di bank kami. Anda dapat memberi tahu orang yang ingin Anda rekomendasikan untuk datang besok." ujar Fang Zhong Yuan.
Kemudian ia menambahkan, "Semuanya sudah siap, Tuan Lou. Saya akan meminta seseorang untuk mengambil obat pembentuk tubuh itu untuk Anda!"
Lou Yunyang mengambil kertas formulir tersebut dan memastikan semuanya benar. Belum ada nama yang tertulis di formulir itu.
"Terima kasih, Manager Fang. Oh ya, aku lupa! Aku ingin menarik uang sebesar 50.000 dayuan." ujar Lou Yunyang sopan kepada Manager Fang.
"Baiklah!" Fang Zhong Yuan lalu bergerak dengan cepat mengambil sebotol obat herbal itu dan menarik uang 50.000 dayuan.
50.000 adalah jumlah uang yang besar. Ketika Fang Zhong Yuan menyerahkannya, ia juga memberikan Lou Yunyang sebuah tas kecil yang bagus. "Ini Tuan uang sebesar 50.000 dayuan dan obat pembentuk tubuh! Ujar Fang Zhong Yuan menyerahkan uang dan obat herbal menggunakan tas.
"Ini adalah hadiah dari bank, Anda dapat menggunakan tas tersebut."
__ADS_1
Lou Yunyang mengangguk. Ia mengerti niat baik Fang Zhong Yuan dan mengambil tas tersebut sebelum pergi.
Saya dengar mengkonsumsi obat pembentuk tubuh sangat menyakitkan. Namun, jika penggunanya dapat menahan rasa sakit itu lebih lama, obat itu juga akan bekerja dengan lebih baik. Saya berharap Anda dapat menahan rasa sakitnya, Tuan Lou," ujar Fang Zhong Yuan dengan suara yang pelan dan sopan sebelum Lou Yunyang meninggalkan bank.
Lou Yunyang hanya mengangguk tanpa bicara. Ia telah mendengar banyak hal tentang obat pembentuk badan tersebut. Ada juga buku panduan dalam obat herbal tersebut.
"Oh, saya lupa, Tuan Lou. Melihat situasi Anda, saya pikir Anda akan membutuhkan sebuah komputer." Ucap Fang Zhong Yuan sambil menepuk kedua telapak tangannya mengisyaratkan bahwa ia tiba-tiba teringat sesuatu.
Mendengar itu, Lou Yunyang tak mengerti sedikitpun tentang komputer. Kebanyakan penduduk di Kota Donglu kesulitan untuk mencari uang dan rumah mereka bahkan tak dialiri oleh listrik, karena itulah Lou Yunyang tak pernah mendengar apapun mengenai komputer.
"Harganya hanya 1,000 dayuan. Jika Tuan Muda Lou membutuhkannya, saya dapat membantu Anda untuk membeli komputer portabel. Anda hanya perlu mengisi baterainya di bank kami. Anda juga dapat menggunakan kartu elit anda untuk online." Ujar Fang Zhong Yuan dengan suara sopan.
Saat Lou Yunyang sudah mulai menjauh, Fang Zhong Yuan mengepalkan tinjunya di udara, tanda ia sangat bahagia. Dia bahkan lebih bersemangat daripada saat mendapatkan transaksi dalam jumlah besar.
"Ia hanya seorang anak-anak, Manager Fang. Mengapa Anda sangat sopan terhadapnya?" dengan bingung seorang gadis bertanya pada Fang Zhong Yuan.
Gadis itu salah satu tercantik di Kota Donglu, sehingga ia sedikit sombong.
Fang Zhong Yuan biasanya memperlakukan orang dengan sopan, tetapi tak berlebihan seperti kebanyakan pria yang memuja-mujanya.
Gadis itu melihat Fang Zhong Yuan merayu seorang pria muda dan merasa ada yang janggal di sana.
...________________________________________________...
Jika ada kata-kata yang salah, Mohon komen aja . 😁🤭 Jangan ragu untuk komen, walaupun komenannya apa saja? misal huruf A juga gakpapa.
...________________________________________________...
Jangan Lupa Like ya. Cuman pencet tombol aja gak buat jari anda sakit kok. 😁🤭🤭🤭
Terimakasih Telah Mampir Di Novel saya.
__ADS_1