SUSUK

SUSUK
x


__ADS_3

 


 


 badan ku bergetar ketakutan , mendengar jeritan nya ,


 


 


tapi saat guru itu melantunkan ayat suci , jeritan itu seperti jeritan yang seperti orang merasakan sakit yang amat sakit , ibu dan ayah sintia pun memegangi anak nya yang sedang mengamuk kesakitan , jeritan demi jeritan entah berapa lama itu berlangsung


hingga pada akhirnya


sintia berhenti berjerit jerit dan perlahan ia sadar ,,


'' mmmmaaa ? ucap sintia perlahan sadar


'' apa sayang , kamu baik baik saja ?'' ucap ibu nya


sintia anya menggelengkan kepalanya perlahan


 


 


syukur lah kini sintia sudah agak sadar dan mungkin akan kembali sembuh ucap ku dalam hati


aku langsung menuemui sintia


'' sintia kamu gak apa apa ?'' ucap ku


'' maaf hen '' ucap sintia


'' maaf buat apa , ?'' ucap ku


'' maaf aku gak bisa nungguin kamu lgi '' ucap sintia terisak isak


'' gapapa , biar sekarang gantian aku yang nemenin kamu ya ?'' ucap ku sambil memberikan senyuman pada nya


tapi sintia malah seperti orang yang tercekik , dan susah untuk bernafas


 


 


ayah nya pun langsung mengucapkan '' lailla ha illallah ''


 

__ADS_1


 


wahhhhhhhhh huhuhuhu


tangisan ibu sintia mendengar anak nya sedang sakarotul maut


 


 


ya tuhan berarti tadi adalah ucapan terakhir sintia ,


badan ku lemas , gemetar , batin ku tak tercaya ini terjadi , seketika pikiran ku seperti orang linglung yang hanya bisa menangis , kejadian ini semua seperti tiada akhir entah apa yang akan terjadi selanjutnya ,entah nasib ku akan sama seperti sintia dan ibunya , dalam waktu singkat badan ku langsung drop , dan tak sadarkan diri .


 


 


3 jam kemudian aku sadar


 


 


'' heni kamu gak apa apa ?''


'' aku gak apa apa '' ucap ku sambil kembali menangis


'' uda jangan nangis lagi , '' ucap akmal


'' aku takut , aku takut nasib ku seperti siska '' ucap ku


'' insyaallah gak akan , apa pun yang terjadi aku pasti menjaga mu meski dari belakang '' ucap akmal


hati ku begitu tersentuh atas semua yang ia katakan ,memang ia pria yang sangat baik


'' sudah bangun yu siska bakalan segera di makamin malam ini juga '' ucap akmal


 


 


aku langsung bangun meski berjalan masih lemas ,tapi ini terakhir aku menemani sahabat ku , meski sahabat ku dulu pernah salah jalan tapi bagai mana pun dia , sintia adalah sahabat ku .mungkin kini aku akan berjuang sendiri tanpa adanya siska di sisi ku , tapi hati ini kita masih tetap berjuang untuk menggapai cita cita kita .


 


 


 

__ADS_1


 


saat memandikan jenazah


'' guru guru , bagai mana ini air nya tiba tiba menjadi keruh dan bau ?'' ucap murid nya


'' sudah ambil air dari masjid saja kalau begitu '' ucap guru itu


 


 


saat mengafani siska


sudah di ukur sampai 4 x tapi masih aja kain nya  masih saja tidak cukup , sudah lah di sambung saja


 


 


wrekkkkk (sobek kain)


''guru guru saat mengafani jenazah , sudah di ukur sampai 4x masih tidak cukup dan kami berencana menyambung nya malah membuat kain nya sobek .'' ucap murid itu


'' bu maaf apakah anda tidak meridhoi kepergian anak ibu ?'' ucap guru ke ibu sintia


'' iya pak ustad saya masih sangat tidak bisa mengiklaskan nya ?'' ucap ibu sintia


'' tolong bu ridhoi lah kepergian nya , karna ridho ibu akan membuka jalan yang terbaik untuk anak nya , apak ibu tidak kasian pada anak ibu , kesulitan demi kesulitan di hadapi sampai saat ini ?'' ucap guru


'' baik kalo begitu karna saya sangat menyayangi anak ku , saya ridhoi dia pulang ke sisimu ya rob '' ucap ibu sintia


 


 


'' suda sekarang lakukan lah mengafani jenazah nya ?'' ucap guru ke pada muridnya


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2