
" kamu bilang apa hen ? aku ingin dengar ?" akmal berjalan masuk
" sudah mending kita gak usah dekat dekat harus ada jarak antara kita "
" gampang banget ya kamu ngomong gitu ? setan apa yang melintas di otak kamu ha ! " akmal mengepal kan tangan kanan nya dan tangan kiri nya menggenggam bahu heni yang erat
" setan apa ha !! aku ini gak pantas buat kamu !" teriak heni
" trus siapa yang pantas buat aku ha !"
setelah akmal mengucap kan kata kata itu heni langsung tertunduk diam tanpa kata
" jawab ! siapa yang pantas buat aku heni ! "
" kenapa kamu diam saja "
heni mengangkat kepalanya dan
__ADS_1
" bu desi yang pantas buat kamu mal , bu desi pantas di samping kamu bukan aku " seketika membuat pertahanan air mata heni pecah tanpa sadar air mata itu terus mengalir .
Deg ..
" apa ? kamu berfikir aku pantas dengan bu desi " jantung akmal seakan akan berhenti berdetak sesaat
" iya , dia cantik , di pun dari keluarga terpandang dan berada , mending sekarang kita jangan seperti ini , jangan terlalu dekat lebih baik nya lagi kamu bersama bu desi saja , aku ini gak pantes buat kamu mal "
" trus kenapa kalo dia cantik dari keluarga terpandang atau apa lah , apa hubungan nya dengan ku !" akmal mengerut kam alis nya rahang nya seakan akan mengeras menahan emosi
heni menarik nafas dalam dalam dan langsung pergi ke pintu
namun akmal mengerut kan alis nya melihat pandangan mata nya tang tajam pada heni sambil menggeleng kan kepala nya secara perlahan .
" untuk apa kamu diam saja di situ keluar sekarang !" bentak heni
" berikan aku penjelasan yang akurat heni " akmal menarik tangan heni , namun heni diam saja dan memaling kan muka nya ia tak berani untuk menatap mata akmal
__ADS_1
ia lah mau berani gimana baru pertama kali akmal semarah ini pada heni .
" lihat aku hen " ia mendekat kan kening nya pada kening heni muka akmal kini sudah semakin memerah menahan amarah yang begitu bergejolak
" hen lihat aku sebentar saja " heni langsung menatap mata akmal kini akmal terkejut melihat tatapan mata heni yang merah
ya robbi kini salah ku membuat orang yang aku cintai menangis
" heni tak ada yang lebih baik untuk ku selain diri mu hen , mau yang hadir lebih dari bu desi hati aku udah tetap memilih mu , karna tak ada yang lebih baik untuk ku dari diri mu , diri mu se orang hen " ucap akmal sambil terus menatap tajam heni .
entah karna terharu entah karna senang entah karna kecewa
kini heni malah menangis kembali mengingat perkataan akmal yang memilih nya tapi di sisi lain perkataan bu desi membuat hati nya ter pecah belah , seakan akan akmal menarik nya keluar dari libang namun bu desi menenggelam kan nya masuk kedalam lubang gelap lebih jauh dari posisi ia terpuruk sebelum nya .
" apa sudah bicaranya mal ,? jika sudah silahkam keluar !"
akmal terpaku melihat perkataan heni yang barusan ia dengar
__ADS_1
yarobbi kenapa susah banget ngeluluhin ini anak
bersambung