
muka akmal terlihat sangat kerung yang menandakan dia sangat marah .
"ohhh... pantes aja senyum senyum sendiri ternyata lagi mandangin mantan di sebelah "
ucapan akmal sontak membuat heni terkejut
ada apa sih orang ini , aku kan lagi bayangin dia kenapa malah dia yang marah - marah ? . dalam benak heni .
namun saat memandang ke arah kanan nya ia melihat si brengsek itu , astaga ternyata dia yang bikin akmal seperti ini .
ahh ada si brengsek itu bikin moor ku hilang aja
" udah yuk pulang aja aku udah gak mood makan ?"
ucapan heni sambil menarik tangan akmal untuk terus mengikutinya , namun karna akmal terbakar api cemburu ia merubah sikapnya menjadi dingin dan terkesan jutek .
melihat mimik muka akmal yang begitu terkesan judes membuat hati heni risau .
" akmakk kamu kenapa ? kenapa kamu judes banget ke aku ? "
namun akmal hanya memalingkan muka nya dan melepaskan genggaman heni
" kenapa sih kamu ?"
__ADS_1
" kenapa ? hah kenapa ? harusnya aku yang tanya kenapa ? kamu ngapain liatin dia terus ha ! senyum - senyum lagi sama dia ! mulai suka ? pingin balikan lagi sama dia ? sana pergi kalo kamu mau sama dia ?!"
ucap ketus akmal sambil membentak
ucapan akmal membuat heni tidak mengerti namun bentakan nya membuat air mata heni jatuh menetes ke pipi nya. seketika membuat heni meledak .
" kamu tau gak aku itu lagi mikirin kamu tapi malah kamu nuduh aku yang gak - gak ! sadar sedikit peka dong sedikit ! " teriak heni yang langsubg berlari pergi namun secepat kilat akmak menarik kembali tangan heni
" maaf - maaf aku salah , aku khilaf hen , maafin aku juga udah bentak bentak kamu se enak nya ?" ucapan akmal yang langsung spontan memeluk heni di luar kampus nya tanpa melihat situasi di sekeliling nya sangat begitu banyak orang .
" sudah aku antar kamu pulang ya ? "
namun ucapan nya tak di gubris oleh heni .
gak mungkin aku rela cewek yang aku sayang jatuh ke pelukan orang lain .
" hen .. hen .. marah ya ? "
" hen .. jangan marah dong , aku antar kamu pulang ya ? " heni hanya mengangguk kan kepalanya sambil berjalan lurus , karna hati nya masih sakit akan sentakan yang di ucap kan akmal kini heni hanya diam tanpa kata , perkataan yang di ucapkan akmal berkali kali heni tidak sama sekali menggubrisnya .
membuat situasi dalam mobil menjadi sangat canggung .
sampai di koshan heni
__ADS_1
rasa bersalah yang menyelimuti hati akmal , akmal pun menjadi tak kuasa meninggalkan nya , karna sepanjang jalan heni hanya diam tanpa kata .
" hen hen aku main ke koshan kamu nya ?"
lagi lagi tak sepatah kata pun yang heni menjawab pertanyaan akmal , ia hanya berjalan lurus menuju kamar nya .
sampai di depan kamar kosh heni
akmal membalikkan tubuh heni menghadap nya .
yang benar saja tatapan mata nya seperti kosong , bahkan tidak berkedip . wah pasti ada yang tidak beres nih . kayak ada yang lagi ngontrol tubuh heni .
apa mungkin sedari tadi dia seperti ini ? kenapa aku gak sadar ? bodoh aku nihh ..
" heni ... henn .. liat aku liat kamu kenapa ? "
" mau apa kamu !!! ?" teriak heni
" siapa kamu sebenarnya ? "
" aku ingin dia ikut ! "
seketika tangan nya mencekik leher akmal dengan kuat namun ....
__ADS_1
bersambung ...