
akmal melantunkan ayat ayat suci di dalam hati nya yang membuat cengkraman nya itu semakin melemaj dan bruukk tubuh heni seketika terhuyung huyung Lalu terjatuh ke lantai .
akmal membopong nya ke tempat tidur heni yang beralaskan kasur tipis .lalu mengoleskan minyak angin di leher dan bawah hidung nya .
tak perlu menunggu lama heni terbangun
" kenapa mal ? aku kenapa ?" ucapan heni yang terbata bata
"gak papa tadi kamu pingsan "
" mal badan ku ko sakit semua , terutama kaki ku yang pas betis panas banget ?"
waktu melihat betisnya
betapa terkejutnya akmal saat melihat betis nya ada tanda merah yang seperti jiplakan jari tangan .
" gak papa ko cuman merah aja , besok pagi temeni aku ke kia.i ya ?"
heni hanya mengangguk kan kepala mengisyaratkan kata iya karena begitu lemas heni tak sanggup untuk banyak banyak bicara hannya memejamkan matanya saja .
saking khawatir nya akmal pada heni , akmal memutuskan untuk tinggal di kosh heni sementara , namun sebelum terjadi yang tidak tidak oleh orang luar akmal memberitahukan kepada pemilik kosh jika ia akan menginap di karenakan heni sedang sakit .
__ADS_1
malam menunjukkan pukul 01.00 dini hari
heni terbangun dari tidurnya karna ingin membuang air kecil namun saat melihat ke sebelah kanan akmal sedang tertidur dalam posisi duduk .
saat melangkah akan memasuki kamar mandi heni melihat siska sedang berdiri di sana namun kakinya tidak menapak ke lantai .
ingin rasanya heni menjerit namun suara nya tidak bisa keluar seperti ada yang menahan mulutnya . dan kaki nya pun seakan akan bergerak sendiri entah apa yang di inginkan kaki ini sampai melangkah terus memasuki dapur . akmal tolong aku akmal , hati ku terus mengucap itu namun sepertinya akmal tidak bisa nendengarkan isi hati ku . ya tuhan ada apa dengan ku , tangan ku tiba - tiba menuju ke arah tempat sendok , apa lagi ini ? .
tangan ini akan mengambil apa lagi ? dan ..
sebuah pisau yang di ambil tangan ini .
ya tuhan apa yang di inginkan arwah siska pada ku ? .
brakk
pukulan tangan akmal menyibakkan pisau itu di tangan ku
ya tuhan trimakasih kau telah membangunkan akmal
seketika tangan ku mencekik akmal , aku menolak pun sudah tidak bisa karna lagi lagi tangan ini bergerak sendiri .
__ADS_1
"akmal maaf kan aku aku tak bisa menahan nya , ini bukan aku yang menggerakkan nya ".
ucap dalam hati heni
" aku ingin dia akut !" mulut ku tiba - tiba berkata sendiri tanpa bisa di kontrol .
" kamu tidak bisa , kamu sudah beda alam ikhlas kan saja apa yang di takdirkan tuhan !"
ucapan akmal yang se olah - olah sudah menyadari bahwa bukan henibyang melakukan nya .
seketika membuat heni melemah dan melepaskan cekikkan pada akmal , bahkan kini heni bisa mengontrol dirinya lagi , bahkan mengendalikan tangan , kaki dan mulut nya .
spontan membuat heni memeluk erat akmal
" trimakasih tuhan engkau telah menyelamat kan ku kali ini " ucap heni bersyukur
entah apa yang akan terjadi jika akmal tidak ada di sisi ku , bersyukur nya aku ada akmal yang selalu menjaga ku .
tuhan betapa beruntung nya aku ada akmal di sisi ku saat saat aku mengalami kesusahan , trimakasih tuhan
bersambung .
__ADS_1