SUSUK

SUSUK
lemot


__ADS_3

" ia sebentar " heni hendak membuka pintu nya


kreek ( suara membuka pintu )


namun saat membuka pintunya heni terkejut


" heni " akmal mencoba meraih tangan heni


" hm " heni menghindar dan pergi ke ruangan tengah


" aku bawa makanan kamu pasti belum makan kan ?" tanya akmal sambil akan mengelus kepala heni namun lagi lagi heni menghindar dari nya


" iya " jawab heni dengan singkat dan ketus


" nanti malam kita jalan jalan jalan yuk ? "


" hm " lagi lagi heni menjawab akmal dengan singkat , dan tak menghirau kan kata kata akmal entah setelah itu akmal berbicara apa heni tidak sedikit pun mendengar kan nya


kring kring kring ( suara hp akmal berbunyi )


yarobbi bu desi lagi nelpon ada apa lagi ? bisa bisa kacau nih


angkat jangan ya angkat gak yah


aaaaaahhhh udah deh angkat aja dari pada berabe siapa tau penting


" halo "


" akmal sedang apa ?"

__ADS_1


" ohh emmm ini aku lagi makan " sesekali melirik heni yang tengah menikmati makanan nya tanpa menghirau kan prmbicaraan akmal


" makan apa nih ? kayak nya enak ?" ucap bu desi manja


" ayam geprek "


" mau dong akmal " lagi lagi seperti ucapan nya yang terasa agak manja


nih guru keganjenan amat telfon telfon gak penting


" beli aja sana sendiri ! " jawab akmal dengan ketus


langsung mematikan telfon nya lalu memasukkan ponsel nya ke saku celana namun saat memalingkan wajah nya ke arah heni , heni tidak lagi menyantap makanan nya terdiam dengan menundukkan kepala nya .


tes ... tes...


astaga heni nangis lagi nihh kenapa dia ? duh pasti nih kena marah lagi ama ini anak , aduhh ngerusak perasaan anak orang nihh aduhh


jantung akmal sudah berdebar melihat heni menangis lagi


" hen kamu kenapa " akmal mencoba merai pipi heni


" aku gak papa " jawab heni dengan ketus dan menghindari tangan akmal


" apa kamu marah gara gara nerima tlp dari bu desi ?"


heni diam tak mengucapkan sepatah kata pun


ia pun beranjak dari duduk nya dan pergi mengambil tas nya

__ADS_1


" kamu mau kemana ? " tanya akmal pada heni


" aku mau keluar " jawab heni ketus


" aku anter ya ?"


" hennn ... heni ... hen " teriak akmal mengejar nya


ia melihat heni terus menyeka air mata nya


" kamu kenaapa sih ?" tanya akmal sambil meraih tangan nya namun di hindar oleh heni


heni menghentikan langkah nya dan membalikkan badan nya


" bukan nya kamu lagi tlp tlp nan sama bu desi !, bukan nya lagi mesra mesraan , kamu dari tadi tlp sama bu di liatin aku terus kan ?! aku tau aku ganggu kalian , jadi mending aku pergi aja !" kata heni kemudian berjalan kembali ke luar


akmal terus mengikuti nya dari belakang


" emang nya ada apa aku sama bu desi ?" tanya akmal tak mengerti akan ucapan heni barusan


" heni " teriak akmal kencang mulai terasa kesal


heni menghentikan langkah nya dan berbalik


heni menarik nafas nya dalam dalam


" kenapa ? masih tanya kenapa ? apa gak jelas kemarin aku bilang apa ? harus nya kamu pikir dengan otak mu , bukan nya otak mu itu cerdas kan kenapa kamu gak bisa mencerna omongan aku kemarin ha ! kamu itu bodoh , kamu itu lemot gak bisa menyadari apa yang aku rasakan sampai saat ini ! ucap heni meluap kan kekesalan nya


bersambung

__ADS_1


__ADS_2