
" ia sebentar " heni hendak membuka pintu nya
kreek ( suara membuka pintu )
namun saat membuka pintunya heni terkejut
" heni " akmal mencoba meraih tangan heni
" hm " heni menghindar dan pergi ke ruangan tengah
" aku bawa makanan kamu pasti belum makan kan ?" tanya akmal sambil akan mengelus kepala heni namun lagi lagi heni menghindar dari nya
" iya " jawab heni dengan singkat dan ketus
" nanti malam kita jalan jalan jalan yuk ? "
" hm " lagi lagi heni menjawab akmal dengan singkat , dan tak menghirau kan kata kata akmal entah setelah itu akmal berbicara apa heni tidak sedikit pun mendengar kan nya
kring kring kring ( suara hp akmal berbunyi )
yarobbi bu desi lagi nelpon ada apa lagi ? bisa bisa kacau nih
angkat jangan ya angkat gak yah
aaaaaahhhh udah deh angkat aja dari pada berabe siapa tau penting
" halo "
" akmal sedang apa ?"
__ADS_1
" ohh emmm ini aku lagi makan " sesekali melirik heni yang tengah menikmati makanan nya tanpa menghirau kan prmbicaraan akmal
" makan apa nih ? kayak nya enak ?" ucap bu desi manja
" ayam geprek "
" mau dong akmal " lagi lagi seperti ucapan nya yang terasa agak manja
nih guru keganjenan amat telfon telfon gak penting
" beli aja sana sendiri ! " jawab akmal dengan ketus
langsung mematikan telfon nya lalu memasukkan ponsel nya ke saku celana namun saat memalingkan wajah nya ke arah heni , heni tidak lagi menyantap makanan nya terdiam dengan menundukkan kepala nya .
tes ... tes...
astaga heni nangis lagi nihh kenapa dia ? duh pasti nih kena marah lagi ama ini anak , aduhh ngerusak perasaan anak orang nihh aduhh
jantung akmal sudah berdebar melihat heni menangis lagi
" hen kamu kenapa " akmal mencoba merai pipi heni
" aku gak papa " jawab heni dengan ketus dan menghindari tangan akmal
" apa kamu marah gara gara nerima tlp dari bu desi ?"
heni diam tak mengucapkan sepatah kata pun
ia pun beranjak dari duduk nya dan pergi mengambil tas nya
__ADS_1
" kamu mau kemana ? " tanya akmal pada heni
" aku mau keluar " jawab heni ketus
" aku anter ya ?"
" hennn ... heni ... hen " teriak akmal mengejar nya
ia melihat heni terus menyeka air mata nya
" kamu kenaapa sih ?" tanya akmal sambil meraih tangan nya namun di hindar oleh heni
heni menghentikan langkah nya dan membalikkan badan nya
" bukan nya kamu lagi tlp tlp nan sama bu desi !, bukan nya lagi mesra mesraan , kamu dari tadi tlp sama bu di liatin aku terus kan ?! aku tau aku ganggu kalian , jadi mending aku pergi aja !" kata heni kemudian berjalan kembali ke luar
akmal terus mengikuti nya dari belakang
" emang nya ada apa aku sama bu desi ?" tanya akmal tak mengerti akan ucapan heni barusan
" heni " teriak akmal kencang mulai terasa kesal
heni menghentikan langkah nya dan berbalik
heni menarik nafas nya dalam dalam
" kenapa ? masih tanya kenapa ? apa gak jelas kemarin aku bilang apa ? harus nya kamu pikir dengan otak mu , bukan nya otak mu itu cerdas kan kenapa kamu gak bisa mencerna omongan aku kemarin ha ! kamu itu bodoh , kamu itu lemot gak bisa menyadari apa yang aku rasakan sampai saat ini ! ucap heni meluap kan kekesalan nya
bersambung
__ADS_1