SUSUK

SUSUK
apakah ini awal


__ADS_3

Perempuan itu


berjalan menuju ke arah heni ia mengangkat tangan tangan nya dan mencekik leher


heni .


“ mau apa


kamu ?” ucap heni terbata – bata


“ janji” ucap


perempuan itu sangat menyeram kan bahkan seketika membuat semakin takut


“ aku tak


pernah berjaji pada makhluk seperti mu !” ucap heni dengan lantang


Mendengar


perkataan heni wanita itu mempererat cengkraman tangan nya lalu mencekik heni


dengan kuat hingga heni sudah semakin sulit untuk bernafas


 Astagfirullah ya allah tolong lah hamba mu ini


, ya allah aku pasra kan diri pada mu , bila aku mati dengan jalan ini aku


terima tapi bila aku selamat aku akan menjadi wanita yang lebih baik dari


sebelum nya .


Heni


mengatakan kalimat itu di dalam hati nya , heni memasrahkan semua nya pada


allah karna ini lah takdir yang harus heni lalui .


Tanpa sadar


air mata di ujung mata heni menetes ia selalu mengucap kan doa pada allah , dan


tak butu waktu lama cengkraman wanita itu perlahan mengurang dan menghilang .


Ia membuka


mata nya lebar – lebar jiga benar wanita itu sudah menghilang dan pergi


Alamdulillah ya allah terimakasih


 Heni bersyukur bahwa allah telah menolong nya


, heni merasa lega atas kepergian wanita itu namun heni masih bingung atas


perkataan nya yang menagih janji pada nya .pikiran nya berkecamuk enta apa yang


harus di lakukan atas kejadian itu badan heni pun sudah semakin lemas banyak


energy yang ia habis kan kepala nya semakin pusing dan penglihatan nya semakin


kabur


Bruuukkk ..


Heni jatuh


terkulai tak berdaya ia menyenggol lemari dan barang di atas nya pun terjatuh


pecah berserakan di lantai tanpa seorang pun mendengar barang jatuh begitu


keras nya , namun ke tekad tan ati nya pada sang maha pencipta membuat wanita


itu benar benar pergi ia percaya akan sesuatu yang alm kakek nya ucap kan .


 Tak ada yang mampu mencabut nyawa seseorang


tanpa persetujuan yang maa pencipta , meninggal dengan cara apa pun itu sudah


takdir ilahi mau cara yang baik dan buruk itu sudah di tulis kan di buku masing


– masing umat nya , kita yang sebagai umat nya hanya berusaha untuk selalu di


jalan yang maha kuasa   tetap kan jauhi segala larangan nya .percaya


pada allah bahwa ia akan selalu melindungi umat nya dari mara bahaya .


Hilang nya


makhluk itu tarna hati heni begitu kuat percaya pada allah meski kakek dan


dirinya berbeda agama tapi kepercayaan nya pada sang maha pencipta begitu kuat


.


Tak lama


akmal terbangun dari tidur nya . ia menole ke arah gelas di samping nya


ternyata air nya habis , dengan berat hati ia pergi ke dapur untuk mengambil


air minum , setelah ia menuruni anak tangga perasaan nya begitu tidak enak


 Apa yang terjadi yak ok perasaan ku tiba –


tiba teringat heni ya , ahh gak mungkin ia kan lagi tidur , mungkin ini


perasaan ku aja kali .


 Akmal pergi ke dapur dan menuang kan air di


gelas nya tiba – tiba ia sangat ingin melihat ke sudut ruangan itu .


 Kok seperti ada yang aneh di sana lemari hias

__ADS_1


nya pun kok agak miring


Akmal


penasaran akan meja itu ia melangkah perlahan menghampiri sudut ruangan ,


betapa terkejut nya ia melihat heni terkapar tak berdaya di lantai .


Akmal dengan


sigap menghampiri heni dan langsung memeluk nya ,tangan nya pun seperti ada


yang mengalir saat ia melihat tangan nya



astagfirullah darah “ akmal begitu panic dan langsung menggendong heni ke rumah


sakit terdekat ,ia membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi memang jalan sepi


.


“ ku mohon


heni bertaan lah , aku tak mau kehilangan mu “ akmal terus menancap gas .


Sampai nya di


rumah sakit akmal meminta tolong pada suster


“ kumohon


heni bertahan lah , aku belum siap kehilangan mu “ ucap akmal putus asa melihat


heni memasuki ruangan icu


Tak lama


dokter pun keluar ruangan


“ dok


bagaimana keadaan teman saya ?” ucap akmal khawatir


“ sebaik nya


anda ikut dengan suster nanti untuk menandatangani persetujuan oprasi , karna


luka di kepala teman anda cukup parah “ ucap dokter


“ apakah


oprasi nya akan berhasil dok ?tolong selamat kan teman saya dok saya sangan


mencintai nya dok saya belum sanggup kehilangan nya dok ” ucap  akmal khawatir


“ anda berdoa


mengganti pakaian nya


Tak lama heni


keluar dari ruangan dan di bawa ke ruangan oprasi


Melihat heni


berbaring tak berdaya membuat akmal semakin sedih


“ ku mohon


heni kamu harus selamat , maaf kan kelalaian ku heni “ ucap akmal frustasi


Hati akmal


begitu kacau setelah mendengar ucapan dokter itu seakan- akan baru tadi malam


ia melihat senyuman manis wanita yang ia cintai itu .


Terbesit


dalam otak nya untuk menghubungi keluarganya , ia langsung mencari kontak rumah


nya heni lalu menelfon nya .


Tutt tuttt


tuttt


“ halo “ ucap


seorang laki – laki


“ halo


permisi , apakah benar ini dengan keluarga nya heni kartika ?” ucap akmal lirih


“ia benar ,


ini dengan siapa ya ?” ucap lelaki itu mulai khawatir


“ tolong  segera ke rs meila “ ucap akmal sambil


menangis


“ apa yang


terjadi , apa heni terluka ?”


“iya heni


terluka “ ucap akmal langsung menutup telfon nya karna akmal tak sanggup lagi


untuk berbicara

__ADS_1


2 jam


perjalanan lelaki itu untuk sampai di rs melia


Lelaki itu


bertanya pada resepsonis


“ permisi


ruangan atas nama heni kartika di sebelah mana ,?” ucap lelaki itu


“ oh heni


kartika belum masuk ruangan rawan inap, dia masih dalam ruangan oprasi tuan “


ucap wanita itu


DEGG


Hati lelaki


itu seperti mau copot , ia langsung berlari ke ruangan oprasi


Di luar


ruangan itu ia meliat seorang lelaki tampan sedang berjongkok menangis , dengan


pakaian yang lusuh berlumuran darah ia terlihat sangat frustasi


“ siapa pria


itu ?”


“ permisi


apakah di dalam pasien bernama heni kartika ?” ucap lelaki itu pada akmal


Akmal yang


tengah tertunduk mendengar yang mengucap kan nama heni    langsung menanggah kan kepalanya


“ AKMAL ?”


ucap lelaki itu


“ REYHAN “


ucap akmal kaget


“apa benar


heni di dalam “ ucap reyhan khawatir


“ ia kak heni


di dalam ? kakak siapa nya heni ?” ucap akmal dengan lirih


“ saya kakak


nya akmal ? apa yang terjadi pada adik saya ?” ucap reyhan mengangkat krah baju


akmal


“ aku gak tau


persis kejadian nya kak saya cumin liat heni sudah terkulai di lantai “ ucap


akmal


“ ya tuhan


kenapa kau begitu beri banyak cobaan pada adik ku , ya allah tolong selamat kan


adik ku “ ucap reyhan melepas kan krah baju akmal


“ trimakasih


sebelum nya bro udah menolong adik ku “ ucap reyhan dengan kepala tertunduk


Akmal hanya


mengangguki saja kepala nya .


Tringg …lampu


oprasi beruba menjadi hijau .


Dokter pun


keluar dari ruangan oprasi


“ dok


bagaimana keadaan adik saya ?” ucap reyhan


Namun dokter


hanya memperlihat kan wajah agak sedih


“ bagaimana


dok keadaan nya ? apa oprasi nya mengalami kendala ?” ucap akmal ngotot


 


siapa kah lelaki yang datang ke rumah sakit ?


apakah lelaki itu akan sangat menyalahkan akmal ?


apakah ini akan menjadi akhir dari hidup nya heni ?


hanya autor yang tau eps selanjut nya hehehehe

__ADS_1


__ADS_2