
Di sisi lain heni sedang di sebuah kampung
Desa apa ini rumah nya Nampak aneh sekali
bakan orang – orang nya pun aneh , kali ini aku baru berkunjung ke suatu desa
seperti bukan desa pada umum nya
“ permisi tuan ini desa apa dan daerah mana ya tuan ?” ucap
heni bertanya pada salah satu pemuda
yang sedang duduk dengan kepala tertunduk
“ tuan … halo permisi “
“ tuan permisi saya sedang bertanya pada anda ?” ucap eni
agak mengencang kan nada bicara nya
Laki laki itu pun menoleh
“astagfirullah kenapa muka nya sangat ancur sekali “ heni
terkaget saat melihat wajah pemuda itu namun ia beranikan diri untuk bertanya
akan keberadaan nya
“ permisi tuan ini desa apa dan di mana ?’ namun pemuda itu
hanya menggeleng kan kepalanya saja
Di sini aneh banget
segitu banyak orang lalu lalang tapi meraka gak ada sedikit pun yang berbincang
– bincang dengan sesama nya
Heni terus berjalan menjauhi perkampungan itu menyusuri
hutan yang terlihat lah jalan nya sangat kecil yang hanya muat untuk 1 orang
saja , ia terus berjalan jauh bahkan sangat jauh sampai – sampai kaki nya
terasa suda tidak sanggup untuk berjalan , namun dalam sebua perjalanan ia
melihat seorang perempuan sedang duduk di tepian jalan itu
“ permisi nyonya anda mau kemana ?” ucap heni pada perempuan
itu
“ saya suda tidak bisa kembali ,saya sudah terlambat , kamu
seorang gadis yang cantik terus saja ikuti jalan ini jika nanti ada jembatan
lewati saja ingat jangan sampai terjatuh “ ucap perempuan itu dengan wajah yang
sedih sambil menitikkan air mata nya
__ADS_1
“permisi nyonya memang ini di mana ? dan kenapa nyonya tidak
ikut bersama ku ?” ucap heni merangkul perempuan itu
Perempuan itu menoleh kea rah nya
“astagfirullah , bukan nya anda , ibu nya akmal ?” ucap heni
terkaget
Perempuan itu mengangguk kan kepala nya
“ ingat jalan terus jangan sampai kamu menyerah , titip
salam rindu ku pada anak ku di sana “ ucap perempuan itu sambil melepas kan
pelukan nya
Astagfirullah yang
tadi ibu nya akmal berarti aku ini di alam yang berbeda , ya allah selamat kan
lah aku , aku akan berusaa keluar dari sini
Heni terus berlari sekencang – kencang nya semampu yang ia
bisa berlari menyusuri jalan setapak itu , tiba – tiba terlihat cahaya titik
kecil semakin membuat heni bersemangat untuk
terus berlari ke arah itu sampai lah ia di sebuah jembatan dan terlihat
“ permisi tuan apa boleh saya melewati jembatan ini ?” ucap
heni bertanya pada penjaga jembatan itu yang terlihat sangat seram berbadan
tinggi besar di tangan nya ia membawa seperti samurai bahkan sangat panjang dan
terlihat warna merah menyala seperti nya itu sangat panas
erus memper
erat pelukan nya .reyhan menajam kan pandangan nya sambil terus membaca doa
sebisa yang iya ucap kan , karna saat menatap makluk itu mulut reyhan terasa
tertutup rapat
Mau apa kamu sebenar
nya ? pergi dari adik ku pelukan mu malah menambah beban pada adik ku
Ucapan reyhan sama sekali tak di gubris oleh makluk itu
malah ia tambah senang dan tertawa , bahkan tertawa nya itu malah seperti
tertawa orang yang kegirangan .
Melihat sikap reyhan akmal menjadi bingung
__ADS_1
Kenapa dengan orang ini sering banget ngomong
sendiri jangan – jangan dia ada kelainan .
Tak lama dokter pun masuk ke ruangan heni dan memberikan
tindakan pertama nya , setelah itu heni suda tidak kejang dan berangsur tenang
.
Di sisi lain heni sedang di sebuah kampung
Desa apa ini rumah nya Nampak aneh sekali
bakan orang – orang nya pun aneh , kali ini aku baru berkunjung ke suatu desa
seperti bukan desa pada umum nya
menjadi primadona laki –
laki , karna rasa ingin balas dendam pada tunangan nya itu heni rela berjalan
di jalan yang allah larang ,heni dan siska sering gonta – ganti pasangan dan
suatu ketika siska sakit akibat susuk yang ia pasang hingga merenggut nyawa nya
sendiri , dan setelah siska sakit perlahan – lahan heni merasakan keganjilan –
keganjilan akibat ia memasang susuk ,satu per satu makluk datang untuk mengusik
heni entah dimana pun ia berada pasti gangguan itu terjadi , suatu ketika ia
menceritakan ini semua pada saya kak dan saya langsung ke pak kia.i untuk
merukiah dan mencabut semua susuk yang di pasang di wajah heni , tapi tetap
saja gangguan itu terjadi entah apa yang mereka ingin kan pada diri heni hingga
terus mengganggu ketenangan hati nya , saya cumin tau sampai di sini saja kak
selebih nya yang ia alami saya tidak tau lebih jelas nya kakak bisa bertanya pada
heni kalau ia bangun nanti “ ucap akmal mengeluar kan semua unek unek nya
sambil menatap kea rah reyhan
“ apa kamu tau janji apa yang eni pernah janjikan pada
seorang wanita ?” ucap reyhan sambil mencubit kening nya
.
Ahhhh aku bimbang ini
aku harus bagaimana ? heni kumohon cepat lah bangun sayang , aku benar – benar
tak bisa berfikir jernih jika kamu seperti ini , cepat bangun sayang apa kamu
tega melihat aku seperti orang gila
__ADS_1