SUSUK

SUSUK
IV


__ADS_3

" akmal sedang apa kamu lihat


langit seperti itu ?" tanya ku


" gak apa apa " ucap akmal dingin


" ayo kita pulang ?" ucapku


akmal hanya mengangguk dan langsung


masuk kedalam mobil ,


kami dalam perjalanan pulang


" akmal boleh aku bertanya sesuatu ?" ucap ku


" mau tanya apa ? " ucap akmal dengan tatapan dingin


" tapi kamu jangan marah kalo aku bertanya ini ?"


" iya " ucap akmal


" kenapa kamu bisa jadi orang yang dingin kayak gini , bahkan mimik muka mu juga ketika ngmng tanpa ada perubahan apa apun " ucap ku


tapi akmal hanya menatap ku tanpa expresi dan muka datar


aduhhh kenapa sih si akmal , malah membuat aku canggung malah makin serem ,


dia itu bagaikan gunung es yang tak tau kapan akan mencair .


        saat sampai kosan ,


" akmal mau mampir dulu ?" ucap ku


" boleh " ucap akmal


" maaf ya kamar kos ku berantakan hehehe " ucap ku


" iya gapapa ?" ucap akmal


" mau minum te atau kopi ?"ucap ku


" kopi saja tapi tanpa gula ya ?"  ucap akmal

__ADS_1


aku langsung membuatkan kopi untuk


akmal dan menyajikan nya di meja .


" akmal aku ke kamar mandi dulu ya ?"


" iya , "


" ehhh hen aku boleh ngajak kamu gak ke suatu tempat ?" ucap akmal


" mau ngajak ke mana ?" ucap ku


tapi dia tidak menjawab pertanyaan


ku , hanya menatap dengan muka dingin .


aaaaahhhhhh...... kenapa sih dia


dingin gini ... ah sudah mandi dulu deh


       setelah mandi aku langsung berangkat lagi dengan akmal entah akmal akan mengajak ku


kemana , dia tidak berbicara apa apun bahkan saat di mobil kami tidak mengobrol


apa pun bahkan aku pun enggan untuk mengobrol dengan gunung es ini ..


entah berapa lama aku tertidur , akmal membangunkan ku , katanya kita sudah sampai


tapi rumah siapa ini kok besar banget .


" ayo turun ?" ucap akmal


" ini rumah siapa ?" ucapku


"masuk saja dulu nanti juga kamu tau ?" ucap akmal


 ahh ya suda lah aku menurut saja karna si gunung es ini gak mungkin untuk tawar menawar dengan nya .


" bi panggilkan ayah ?"ucap akmal


hahhhh ternyata ini adalah rumah


akmal , tak kusangka aku kira dia itu orang yang biasa biasa saja tapi ternyata dia sangat luar biasa .

__ADS_1


aku hanya melongo di buat nya .


     aku di perkenalkan oleh akmal kepada ayahnya , dan ayahnya terlihat sudah sepuh ,,


atau bisa di katakan sudah sangat tua , setelah kami berbincang bincang dengan


ayah nya akmal ,ayah akmal berpamitan untuk kembali ke kamarnya karna sudah


lelah . dan ternyata sifatnya begitu ramah ,sopan . dan walaupun umurnya sudah


tua tapi wajahnya masih agak terlihat muda tidak seperti mimik muka yang yang


seumuran dengan nya . keriputnya pun tidak terlalu banyak seperti yang lain .


tapi aku tidak melihat ibunya akmal , aku ingin bertanya dengan nya tapi aku takut karna pria ini dingin sekali .


" hen ayo ikut aku ?" ucap akmal


aku hanya mengangguk menuruti nya saja .


tapi aku sangat penasaran ia akan mengajak ku kemana saja , bahkan pria ini pun sulit untuk menebak rencana nya .


setelah sampai kamarnya


" hen masuk , ini kamar ku ?" ucap akmal


" kenapa kamu mengajak aku ke sini ?" ucap ku sambil berfikir yang tidak tidak


"kamu lihat foto perempuan ini , dia adalah ibuku dia ibu kandung ku ,dulu dia seorang yang sangat lembut ,


namun suatu hari ibuku pindah di kota untuk bekerja , awalnya ai begitu baik hati , lembut , ramah , bahkan pandai bergaul namun suatu saat ayah ku selalu pulang pergi ke luar kota , ibu ku mungkin merasa kesepian dan mencari pria lain di belakang ayah ku , tapi pria simpanan ibuku berselingkuh lagi dengan seorang gadis yang begitu cantik


yang membuat ibuku memasang susuk untuk merebut kembali simpanan nya , waktu itu entah shetan apa yang masuk kedalam tubuh ibuku sehingga dia melakukan ritual yang mengerikan itu .


dan lama kelamaan ibu ku semakin ketergantukan dengan susuk ,entah berapa susuk yang ia pasang di tubuh nya


untuk memikat pria , tapi entah kenapa saat ayah pulang , ayah malah melihat ibu  sangat menyeramkan , tapi pria lain melihat ibu malah semakin cantik dan awet muda , awal dari itu ayah ku menyadari pasti ada yang gak beres .


ayah ku menanyakan pada ibu apakah ibu memakai hal yang tak lazim , tapi ibu mengelaknya . dan ayah pun percaya .


ke esokan harinya ayah pergi lagi ke negara "e" dan sewaktu ayah berangkat ibu kembali seperti itu ,


lama kelamaan ibu sangat menikmati kecantikan nya namun sewaktu ketika

__ADS_1


ibu sering merasakan seperti ada yang mengikutinya diam diam tapi ibu tidak melihat siapa siapa , waktu itu ibu


belum sadar akan itu adalah awal mula efek dri susuk itu  tapi ibu hanya mengira mungkin laki laki yang suka padanya saja .


__ADS_2