
Setelah sadar,di samping ku ada akmal dan seorang wanita,entah wanita itu siapa muka nya pun di tutupi cadar hingga aku pun tidak mengenalinya. "akmal apakah aku sudah terlepas dari susuk itu ?" tanya ku"semoga saja sudah, jika kamu taat beribadah kepada tuhan, aku yakin pasti sudah terlepas! ucap akmal. dalam hati ku gembira akhir nya aku terlepas dari semua ini.dan aku hanya menatap wanita ini siapa?."
ukhti, jika sudah sadar sebaik nya saya pergi." ucapan wanita itu kepada ku dan selama ini aku baru tau akmal yang dingin dan pendiam begitu manis dan perhatian terhadap ku, kini aku telah salah menilai nya,setelah aku beristirahat sejenak di pondok. akmal mengajak ku pulang,
Pagi-pagi gini siapa yang bertamu,setelah menbuka pintu ternyata akmal." oh akmal ada apa?" tanya ku, " apa aku mengangu?
"tidak". aku pun mempersilahkan masuk,setelah berbincang-bincang sebentar..
"akmal, apa kamu bisa membantu ku 1× lagi " tanya ku"
"Bantu apa" jawab akmal dengan nada dingin
"aku ingin mengunjungi siska, aku ingin tau keadaan siska sekarang"ucap ku
__ADS_1
"boleh, mau kapan?" ucap ku,
"ayo,cepat siap - siap !" jawab akmal lagi - lagi dengan nada dingin.
aku pun berangkat ke tempat ortu siska, memang agak jauh tapi bagaimana
"lagi sahabat ku mungkin sedang membutuh kan diri ku ,dan ko ada pria yang sedingin akmal, tapi aku lihat - lihat dia begitu hangat,dan perhatian kepada ku, ahh entah apa yang aku pikirkan mungkin dia hanya kasian ke aku, jangan ber fikir terlalu jauh ah takut nya mungkin akan bertepuk sebelah tangan. ahh tak serasa sudah mau sampai kediaman siska, " akmal apa kamu cape, dari tadi kamu gak ngomong sama sekali " tanya ku." gak biasa aja .!" jawab nya lagi - lagi dengan nada dingin dan simpel, dalam hatiku mungkin susah untuk mendekati dia.
Sampai di kediaman siskan, ting tong suara bel aku tekan, tak lama
" mau cari siska bu, apa betul ini rumah nya?" ucap ku
dan ibu ibu itu mempersilahkan aku masuk dan menunjuk nya untuk ke kamar yang berada di pojok sana terkejut nya setelah aku membuka pintu ternyata dia itu siska, dia begitu kotor,tidak cantik seperti dulu dan kaki nya pun di pasung, betapa sakit nya hati ini melihat siska begitu menyedih kan seperti ini,
__ADS_1
"bu kenapa siska menjadi seperti ini? " tanya ku ke ibu ibu itu
"mungkin ini adalah balasan yang ia buat,semenjak ia sering bolak balik ke dukun ia sering menjadi sering berbicara sendiri, entah apa yang ia mau sampai menjadi menyedih kan seperti itu muka dia pun menjadi rusak dan mengeluar kan bau tidak yang tidak sedap
"ucap ibu itu sambil bersedih.
"bu maaf apakah siska tidak mencoba ke pisikoter?"
"saya sudah mencoba ber bagai cara, tapi tidak ada hasil ?" ucap ibu
"setelah kamu melakukan banyak pembicaraan, aku pamit pulang, aku tidak lama di rumah siska karena akmal menunggu ku di luar .
saat aku keluar dari rumah siska , aku melihat akmal sedang memandang langit kesepian,saat melihat nya seperti itu hati ku terasa sakit.
__ADS_1
"akmal sedang apa kamu melihat langit seperti itu ? tanya ku