
Tringg …lampu
oprasi beruba menjadi hijau .
Dokter pun
keluar dari ruangan oprasi
“ dok
bagaimana keadaan adik saya ?” ucap reyhan
Namun dokter
hanya memperlihat kan wajah agak sedih
“ bagaimana
dok keadaan nya ? apa oprasi nya mengalami kendala ?” ucap akmal ngotot
“ begini
oprasi nya sukses hanya keadaan nya masih belum melewati masa kritis nya , kita
bisa mengecek kelanjutan nya jika pasien sudah sadar , pihak kami tidak bisa
mengira – ngira karna perkiraan kami kadang – kadang tidak akuran hanya saja
benturan keras pada kepalanya yang perna terjadi akan mengalami kerusakan
kembali pada benteran yang saat ini terjadi , kami pihak dokter hanya bisa
menganalisa lebih jauh bila pasien sudah sadar dari koma nya .” ucap dokter
langsung meninggalkan akmal dan reyhan pergi
Heni keluar
dari ruangan oprasi nya dan kembali ke
ruangan icu
Karna heni
harus di berikan penanganan yang khusus .
Hanya dari
balik kaca akmal dan reyhan bisa meliat heni , namun say reyhan menoleh kea rah
heni
__ADS_1
Siapa wanita itu ? kenapa dia berdiri di
samping adik ku terus ? kalau suster itu tidak mungkin karna penampilan nya
saja seperti itu , rambut nya pun sangat berantakan , bukan nya selain dokter
tidak bole ada yang masuk ?
Reyhan melihat perempuan itu dengan tatapan
yang sangat tajam sampai- sampai ia memicingkan mata nya
PLAAK ( akmal
menepuk pundak reyhan )
“
astagfirullah “ reyhan kaget akan tepukan tangan akmal di bahu reyhan
“ ini rumah
sakit jangan melamun , heni pasti sadar ko “ ucap akmal yang tau bahwa kak
reyhan melihat terus kea rah adik nya
“ mal kamu
menunjukkan jari telunjuk nya kea rah wanita itu
“ wanita yang
mana kak ?” ucap akmal bingung
“ itu yang di
samping heni , yang rambut nya panjang tapi agak berantakan ?” ucap reyhan
menatap tajam akmal
“ ah kakak
ini salah liat kali orang gak ada siapa – siapa selain heni kok” ucap akmal
Reyan mulai
tau bahwa itu memang benar benar bukan manusia tapi makhluk yang tak kasat mata
Ia terus
mengumpat pada wanita itu
__ADS_1
Reyhan
memejam kan kedua mata nya sambil berkata dalam hati
Mau apa kamu sebenar nya ? kenapa kamu
mengganggu adik ku ? apa salah nya pada mu ?
Tanpa ia sadari makluk itu menjawab pertanyaan nya dalam
bisikan di samping daun telinga reyhan
“ aku ingin janji heni “ bisik wanita itu
“ janji apa yang ia berikan pada mu ?” ucap akmal dalam hati
nya namun fikiran nya focus pada makluk itu
“ dia berjanji akan terus bersama ku “ bisikan wanita itu
Sontak reyhan membuka matanya terkaget
“ astagfirullah “
“ ada apa kak ? apa yang membuat mu kaget ?” ucap akmal
menatap tajam wajah reyhan
“ wanita itu bukan manusia mal “
Akmal mendengar perkataan reyhan anya tertunduk
Apakah ia tau akan keadaan dan kesulitan heni
selama ini ? apa reyhan bisa meliat makhluk yang tak kasat mata ? bagaimana
kalau ia tau aku akan menjawab apa kalau heni tau kakak nya tau ini semua dari
aku sedangkan aku suda berjanji untuk tidak member taukan pada siapa pun
Akmal hanya duduk di korsi dengan wajah yang di tekuk wajah
nya yang galau akan janji nya dan keadaan wanita yang ia cintai selama ini .
Ahhhh aku bimbang ini
aku harus bagaimana ? heni kumohon cepat lah bangun sayang , aku benar – benar
tak bisa berfikir jernih jika kamu seperti ini , cepat bangun sayang apa kamu
tega melihat aku seperti orang gila
__ADS_1