
sampai di kosan , aku langsung mandi
ketika aku masuk kamar mandi aku mendengar suara rintihan di luar kamar mandi tampak heran tapi aku mencoba berfikir sepertinya tidak ada orang ko di kosan ku ,aku langsung bebena dan meninggalkan kosan karena ketakutan
sampai kampus .
aku awalnya mengikuti pelajaran seperti biasanya , tapi beberapa saat seperti ada yang melihatku dari belakang di tempat biasa sahabat ku mendudukinya , saat aku membalik di tempat itu tidak ada siapa siapa , ah pikirku apa mungkin hanya firasat ku saja . tanpa pikir panjang lagi .
kringggg menandakan pelajaran berakhir .
ah akhirnya berakhir juga , bisa tidur sepuasnya sekarang , tapi sepintas aku melihat siska sedang lewat di belakang pagar kampus , aku langsung berlari mengampirinya . tapi saat sampai tidak ada siapa siapa , ah mungkin aku hanya salah lihat .
kring kiring kiring . akmal menelfon ku
''halo akmal ada apa ?'' aku
'' tidak apa apa , aku menunggu di depan kosan mu ?' akmal
'' kenapa kamu kan belum sembuh , ?'' aku
'' udah cepet aku cape tunggu lama nih '' akmal
'' iya iya '' aku
__ADS_1
tutttt ....... . . .
langsung aku mencari ojek untuk pulang ke kosan .
sampai di depan kosan , benar saja akmal menunggu ku sambil jongkok , tepatnya akmal seperti orang yang hilang hahah , tawa ku di dalam hati .
'' akmal lama gak '' aku
'' bukan lama lagi lama banget tau , cepat siap siap ikut aku pergi '' akmal
tanpa banyak bicara aku mengikuti ucapan akmal yang jelas jelas hati ku ingin bertanya lebih padanya , akmal baru saja sembuh langsung menghampiri ku dan kini langsung mengajak aku pergi lagi , apa dia tidak lelah selama ini , mukanya saja masih sangat pucat ,
'' mal aku udah siap ayo mau pergi ?'' aku
brummm...
'' akmal kita sebenarnya mau kemana ? ko tiba tiba ngajak ngedadak gini ?''aku
'' kamu gak tau emang kabar sintia kini ?'' akmal
'' ah gak mungkin tadi di depan kampus aku lihat sintia ko lagi jalan sendirian '' aku
__ADS_1
cittttt ..... (rem mendadak )
'' apa kamu bilang ?'' akmal
'' iya aku beneran ko ngmng yang aku bilang . '' aku
'' kayak nya kamu gak beres ni liatnya , udah kita harus cepet cepet ke sana aja .'' akmal
apa yang sebenarnya terjadi sama sahabat ku , kenapa ibunya sintia tidak memberitahukan keadaan sintia jika memang benar jika sintia makin memburuk . ah kayaknya gak mungkin sintia kan ada tadi di kampus, dari baju cara dia jalan aku apal banget walau dari jauh .
aku percaya pasti sintia baik baik saja ko ,
di jalan terasa sangat jenuh jadi aku sepanjang jalan tertidur dan bermimpi bahwa sintia sedang menangis . aku memanggilnya dan sintia menoleh ke aku ternyata muka sintia sangat mengerikan bahkan seperti mayat yang hidup .
waahhhhhhh
'' heni heni bangun ?'' akmal
'wahhhh akmal aku mimpi sintia , aku takuttt '' aku
'' udh gapapa gak usah takut ada aku , dan ini cuman mimpi ko ,'' ucapan akmal yang seketika kembali menenangkan ku sambil memeluk ku dengan erat
rasanya begitu nyaman jika di sampingnya , setakut apa pun aku , aku pasti bisa melewatinya bahkan sampai detik ini aku bisa melewati semua ini berkat teman baik ku .
__ADS_1