
Baam!
Zhin Poh sedang menghadapi seribu bayangan Xiao Cai, dia berhenti sebentar, ia tiba-tiba merasakan seluruh ruang didalam Dimensi Kehampaan telah berubah menjadi sangat panas, bahkan ia mendengar beberapa suara ledakan berasal dari tempat Xiao Cai berada.
Ia pun menoleh melihat kearah Xiao cai, "Energi panas apa ini?! 23 Flame surgawi? Apa ia sudah gila hendak menggabungkan seluruh Heavenly Flame?"
Ia merasa sangat rerkejut saat mengetahui penyebab udara didalam kehampaan berubah menjadi sangat panas dan mengerikan itu, dikarenakan hawa panas api dari Kedua Puluh Tiga Flame Surgawi yang muncul di Telapak Tangan Xiao Cai.
Ia juga melihat tindakan Xiao Cai yang hendak menggabungkan seluruh Flame Surgawi, "Sialan, aku merasakan firasat buruk tentang hal ini ..." Ucapnya dengan wajah yang gelap, dan serius.
Ia berpendapat bahwa jika ia membiarkan Xiao Cai berhasil menggabungkan semua jenis Flame Surgawi, dan tidak segera menghalangi tindakan Xiao Cai itu, maka ia akan menerima sebuah kerugian yang sangat fatal.
Wush!
Tanpa berpikir panjang lagi, Zhin Poh menghiraukan seribu bayangan Xiao Cai, dia segera melesat kearah Xiao Cai, dan ia hendak menggagalkan rencana Xiao Cai yang hendak menggabungkan seluruh Flame Surgawi menjadi satu.
.........
Wush! Tap!
Seribu bayangan Xiao Cai melihat Zhin Poh tiba-tiba melesat pergi, dan melihat arah kemana lesatan Zhin Poh, segera mereka secara bersamaan menghalangi Zhin Poh.
Baam!
Diatas langit, terlihat Zhin Poh sedang dihalangi oleh seribu bayangan Xiao Cai, ia terus memukuli bayangan-bayangan Xiao Cai itu sembari riak wajah cemas menyelimuti wajahnya.
.........
Xiao Cai melihat Seribu bayangan diri dia yang mencoba menghalangi Zhin Poh agar tidak bisa mendekati dirinya, ia dengan cepat hendak menyatukan seluruh Flame Surgawi yang sedang berputar-putar diantara kedua telapak tangannya.
Tetapi, baru saja ia hendak mulai menggabungkan Ke-23 Flame Surgawi ditangannya, riak wajah ia berubah cepat menjadi gelap, dan serius saat ia melihat sebagian bayangan ia telah terpukul terbang, dan gagal menghalangi Zhin Poh.
Sedikit kecemasan dan kekhawatiran, ia masih tetap mencoba fokus kembali untuk menggabungkan 23 Api Surgawi.
Dengan kedua Telapak Tangan masih terbuka, ia berusaha menggabungkan 23 Api Surgawi, namun dikarenakan ini untuk pertama kali ia menggabungkan semua Api Surgawi, itu membuat ia membutuhkan cukup banyak waktu agar bisa menyelesaikan proses penggabungan 23 Api Surgawi ini dengan secepat mungkin.
Dan ia pun membutuhkan konsentrasi yang begitu tinggi, jika terdapat satu saja kesalahan saat sedang dalam proses penggabungan Api Surgawi, bisa mengakibatkan dirinya sendiri malah terluka.
Wush!
Segera Xiao Cai melesat terbang menginjak udara kosong, dia menjauhi tempat pertarungan, dan ia menjauhi Zhin Poh yang melesat semakin mendekatinya.
"Hendak lari kemana kau, manusia!" Teriak Zhin Poh yang sembari memukuli bayangan-bayangan Xiao Cai yang masih tetap berusaha menghalangi Zhin Poh yang hendak menuju ke diri ia yang asli.
Tap!
Xiao Cai melesat terbang semakin tinggi ke atas kekosongan langit, dia menoleh kebelakang untuk sebentar, lalu ia tersenyum tipis kepada Zhin Poh sebelum ia tiba-tiba menghilang dalam sekejap mata dari tempat ia berdiri.
"Sialan, kemana perginya kau manusia! Jika aku menemukanmu, aku akan segera membunuhmu!" Umpat Zhin Poh.
Dia mendapati Xiao Cai tiba-tiba menghilang dari pandangan matanya, ia merasa sangat kesal dan penuh amarah. Ia pun mencoba merasakan dan mencari tahu dimana keberadaan Xiao Cai saat ini, namun ia tidak bisa menemukan jejak apapun dari Xiao Cai.
"Aku akan menghabisi kalian semua!" Ia yang sedang penuh amarah, dan naik pitam, segera ia melampiaskan kekesalannya kepada seluruh bayangan Xiao yang masih tersisa disana.
Baam! Baam! Baam!
Zhin Poh terus memukuli seluruh bayangan Xiao Cai yang masih tersisa.
"Hehe!"
Sedangkan, seluruh bayangan Xiao Cai yang masih tersisa itu bukannya merasa takut, malah mereka melihat reaksi Zhin Poh sambil memunculkan sebuah senyuman kecil.
.........
Beberapa saat kemudian, akhirnya Zhin Poh telah membunuh, dan telah menghilangkan seluruh bayangan Xiao Cai yang tersisa, kecuali satu orang yang sengaja ia biarkan hidup.
Terlihat Zhin Poh yang telah mengecilkan ukuran tangannya, dia sedang mencekik leher bayangan Xiao Cai itu dengan kedua tangannya, ia menatap seorang bayangan Xiao Cai dengan penuh amarah dan kesal, "Cepat, kau beritahu padaku, kemana perginya sosok mu yang asli!"
Bayangan Xiao Cai itu bukannya malah merespon, ia malah meludahi wajah Zhin Poh, "Cuih, jangan terlalu berharap, kau tidak akan pernah menemukan diriku yang asli!"
"Dasar sialan! kalau begitu, mati saja kau!" Zhin Poh semakin mengeratkan cengkraman tangannya ke leher bayangan terakhir dimiliki Xiao Cai itu.
Jrash!
Seketika bayangan terakhir Xiao Cai juga ikut terbunuh, dan lenyap.
"Dimana kau manusia?! Tunjukan sosok mu! Dan jangan menjadi manusia pengecut!" Teriak ia dengan nada penuh amarah, dan penuh kesal sembari menembakan Douqi nya kearah acak.
Boom! Boom! Boom!
Serangan acak Zhin Poh itu membuat beberapa ledakan didalam dimensi kehampaan.
Dia tetap tidak menemukan jejak keberadaan Xiao Cai, ia pun memberikan sebuah ancaman, dan berteriak dengan suara lantang, "Jika kau tidak kunjung keluar jua, maka aku akan turun ke Dunia Bawah, aku akan membunuh seluruh keluarga, dan orang-orang yang kau sayangi!"
.........
Crack!
Tap!
__ADS_1
Tiba-tiba sosok Xiao Cai merobek ruang, dia muncul dari kehampaan, dan ia berdiri tegap tidak jauh dari hadapan mata Zhin Poh.
Ia menatap Zhin Poh serius, "Jika kau berani menyentuh sehelai rambut saja dari keluarga dan orang-orang ku, maka dimana pun kau berada, aku akan mengejar, dan akan membunuhmu!"
Sebelumnya, Xiao Cai yang tiba-tiba menghilang dari dimensi kehampaan, ternyata ia telah berpindah ke dalam Ruangan Pelatihan Ekstra Sistem.
Disana lah tempat ia yang dengan bersusah payah menggabungkan 23 Flame Surgawi nya menjadi satu. Walaupun menggabungkan semua jenis Flame Surgawi itu membuat stamina dan Douqi nya terkuras sangat banyak, ia tidak memperdulikan hal itu, dan tetap merasa senang dan sangat puas. Dikarenakan ini untuk pertama kali ia berhasil menggabungkan Ke-23 jenis Api Surgawi.
Bahkan, sebelumnya ia menggunakan 1000 bayangan dirinya hanya untuk mengalihkan perhatian Zhin Poh, dan membuat kekuatan Domain Ruang yang dikuasai Zhin Poh menjadi meregang, hingga akhirnya membuat ia berhasil membuka celah ruang agar bisa masuk kedalam Ruangan Pelatihan Ekstra Sistem.
.........
Trang! Trang! Trang!
Terdapat didalam genggaman kedua tangan ia sebuah siluet Bunga Teratai yang memiliki ukuran kecil, dan keindahan bentuk, serta warna indah yang tiada tara sedang berputar-putar sangat kencang di telapak tangannya.
Terlihat Siluet Bunga Teratai itu memiliki 23 Kelopak yang memiliki warna berwarna-warni. Dan dapat dirasakan Bunga Teratai 23 Kelopak itu mengeluarkan berbagai macam Hawa panas yang sangat mengerikan.
Bahkan, Xiao Cai sebagai pengguna dari Bunga Teratai 23 Kelopak itu juga merasakan rasa sakit, dan panas di sekujur tubuhnya.
Duar! Duar!
Riak gelombang kejut Douqi yang dikeluarkan Bunga Teratai 23 Kelopak itu melesat menyelimuti seluruh Ruang Dimensi, dan membuat Dimensi Kehampaan menjadi lebih terdistorsi, serta menjadi begitu sangat mencekam.
.........
Sontak Zhin Poh merasa terkejut melihat Xiao Cai tiba-tiba sudah berada dihadapannya, dan dia lebih merasa terkejut lagi ketika ia mendapati sebuah Bunga Teratai 23 Kelopak yang memiliki warna berbeda-beda itu sedang berputar-putar ditangannya.
"Ap-apakah manusia itu telah berhasil menggabungkan Kedua Puluh Tiga jenis Flame Surgawi? Ba-bagaimana mungkin, kekuatan manusia itu saja hanya berada di Ranah Dewa Kuning*1, bagaimana dia bisa melakukan itu dengan sangat cepat ..." Ia begitu tidak mempercayai bahwa Xiao Cai telah berhasil menggabungkan seluruh jenis Api Surgawi menjadi satu.
"Jangan- jangan manusia itu ..." Seketika bayangan seseorang terlintas didalam benaknya, yang mana didalam ingatan ia hanya orang itu yang mampu melakukan semua kegilaan ini. Tapi setelah berpikir dengan matang-matang, ia merasa hal itu tidaklah mungkin. Dikarenakan sepengatahuan ia bahwa orang yang ia pikirkan itu telah mati jutaan tahun lalu. Akhirnya, ia pun membuang pikirannya itu.
Zhin Poh tiba-tiba merasakan kekuatan sangat luar biasa yang dikeluarkan Bunga Teratai 23 Kelopak yang telah bersatu itu, hingga membuat ia merasa terancam.
"Sialan, Ini sangat buruk, jangan sampai aku terkena teknik mematikan manusia itu ..." Gumamnya penuh cemas sembari dengan cepat mempersiapkan sesuatu.
.........
Kemudian, Xiao Cai memejamkan matanya, didalam pikiran dia terlintas beberapa ingatan. Ia mengingat semua permasalahan yang berawal sejak ia berselisih dengan dua keluarga besar di Kota Tian, dan sebuah masalah dengan Sekte Pedang Surgawi yang berujung peperangan diantara kedua belah pihak, serta ingatan sebelum dan sesudah kedatangan Zhin Poh, seorang Kaisar Dewa.
Ia pun mengingat kedua orang tuanya, bawahan-bawahan yang menjadi orang terdekatnya, beserta orang-orang dari keluarga Xiao yang telah menambah warna di kehidupan kedua yang ia jalani.
Ia menahan rasa amarah dan penuh kesal, dan ia membuka matanya kembali, dengan penuh tekad, ia menggerakan Bunga Teratai 23 Kelopak yang berputar ditangannya, "Pergilah, aku mengharapkan keberhasilan darimu."
Drt!
Trang! Trang!
Wush!
Seketika setiap jalur yang dilewati Bunga Teratai 23 Kelopak itu menciptakan riak gelombang kejut Douqi yang membuat udara disekitarnya menjadi sangat mencekam.
...
Zhin Poh melihat Bunga Teratai 23 Kelopak melesat dengan sangat cepat sedang menuju kearahnya sembari air keringat mengucur deras di wajahnya.
Dia yang merasakan sebuah ancaman mengerikan jika Bunga Teratai 23 Kelopak itu mengenai tubuhnya, segera ia mengeluarkan pertahanan terkuat yang ia miliki.
""
Sebuah Riak Douqi megah dan agung merembes keluar dari dalam tubuh Zhin Poh, dan Douqi yang terlihat sangat megah itu dengan sangat cepat membentuk sebuah pertahanan yang melindungi seluruh tubuh besar Zhin Poh.
.........
Bunga Teratai 23 Kelopak itu semakin melesat mendekati Zhin Poh, dan segera menghantam pertahanannya itu ...
Drt!
Trang! Trang! Trang!
Disaat Bunga Teratai 23 Kelopak menghantam pelan pertahanan Zhin Poh, Bunga Teratai itu tiba-tiba melambat, dan berhenti berputar sejenak sebelum kembali bergerak, dan berputar-putar menghantam pertahanan yang sedang menyelimuti seluruh tubuh Zhin Poh dengan sangat keras.
Suasana disana menjadi hening sekejap sebelum terjadi ledakan ...
Boom!
Seketika Bunga Teratai 23 Kelopak menghantam pertahanan Zhin Poh menciptakan sebuah ledakan Maha dahsyat dan secara rahasia ledakan itu memiliki kekuatan destruktif yang begitu mengerikan, serta riak gelombang ledakan itu menghancurkan segala yang ada disekitarnya.
Crack!
Pertahanan terkuat Zhin Poh pun tidak sanggup menahan ledakan dari Bunga Teratai 23 Kelopak, hingga membuat pertahanannya perlahan memunculkan sebuah garis retakan, dan tidak beberapa lama garis retakan itu semakin melebar dan membuat pertahanan terkuat Zhin Poh dalam sekejap hancur menjadi berkeping-keping.
Trang! Trang!
Wush!
Ledakan mengerikan sebelumnya ternyata bukanlah merupakan ledakan sesungguhnya, melainkan hanya ledakan biasa saja dari Teknik Bunga Teratai Xiao Cai. Malahan Bunga Teratai 23 Kelopak itu masih terlihat sama seperti sebelumnya, dengan terus berputar-putar, dan terus melesat menghantam tubuh besar Zhin Poh.
"Si- ..." Zhin Poh belum sempat bereaksi mengantisipasinya, itu membuat Bunga Teratai 23 Kelopak berhasil menghantam tubuhnya dengan sangat keras.
__ADS_1
Boom!
Duar!
Ledakan!
Seketika sebuah ledakan dahsyat terjadi dan bukan hanya sekali saja ledakan dahsyat itu terjadi, melainkan beberapa kali Bunga Teratai 23 Kelopak itu meledak ditempat Zhin Poh berada. Apalagi, ledakan itu memiliki daya ledakan berbeda dari ledakan sebelumnya.
Kali ini, Bunga Teratai 23 Kelopak itu memiliki daya kekuatan ledakan diluar nalar, dan bisa meluluhlantakkan, serta menghancurkan segala yang ada didalam ruang lingkup tempat terjadinya ledakan itu.
Ctar!
Duar!
Boom!
Seluruh ruang didalam Dimensi Kehampaan berguncang sangat hebat diakibatkan ledakan destruktif itu, dan ruang-ruang kehampaan didalam dimensi sudah tidak sanggup menahan gelombang kejut dari 23 Qi Panas Api Surgawi yang bisa membakar dan menghanguskan segala yang ada disekitarnya.
Hingga dimana saja sudut dan tempat didalam Dimensi kehampaan itu dengan sangat cepat mulai retak dan hancur dalam sekejap mata. Lalu, Dimensi Kehampaan itu hanya menyisakan lapisan kulit luarnya saja, seperti terdapat sebuah dinding transparan yang tembus pandang.
Bahkan, ledakan dahsyat yang terjadi didalam dimensi kehampaan itu sampai terasa, dan mengguncang hebat Benua Xingchen. Jika Ledakan dari 23 Api Surgawi terjadi di Dunia nyata dan bukan terjadi didalam dimensi lain, sudah dapat dipastikan Benua Xingchen terbelah menjadi dua, hingga rata menjadi debu.
...****************...
** Benua Xingchen.
Setiap manusia yang berada di Benua Xingchen, baik itu penduduk biasa, Para Kultivator, dan para elit, ataupun para penguasa dari suatu keberadaan kuat, seperti (Kekaisaran, Sekte, ataupun Organisasi) lainnya, mereka semua dikejutkan dengan dunia tempat mereka sedang berpijak tiba-tiba terjadi sebuah guncangan yang sangat hebat.
.
* Khususnya, di Kekaisaran Tang, Luar Kota Tian, tempat Keluarga Xiao dan Sekte Pedang Surgawi sedang berperang.
Dihalaman luar Kota Tian, terlihat suasana luar dan dalam kota telah berubah menjadi sangat mengerikan. Dengan pemandangan tumpukan mayat manusia yang tergeletak dimana-mana, beserta bau amis darah dari genangan darah yang mengalir deras seperti sebuah aliran sungai.
Terdapat beberapa sosok dominan dan terkenal diantara beberapa orang yang sedang berada disana. Selain penduduk biasa kota yang menyaksikan jalannya pertempuran yang terjadi di luar Kota dari kejauhan, terdapat beberapa orang yang diketahui berasal dari Keluarga Xiao.
Ialah Xiao Zhan, Xiao Xin, Xiao Wu, dan beberapa orang-orang dari keluarga Xiao lainnya.
Terlihat kondisi mereka semua menampilkan riak wajah kelelahan, dan baju yang mereka kenakan telah bersimbah penuh bekas darah.
Duar! Duar!
Wush! Ctar!
Sesaat sedang asik mengobrol, tiba-tiba tanah tempat mereka berpijak terguncang hebat seperti gempa bumi yang bisa kapan saja menenggelamkan seluruh daratan, dan dibarengi dengan riak gelombang kejut panas api yang menyelimuti, dan membuat seluruh udara yang berhembus disana menjadi sangat panas.
"In- ini?! Guncangan hebat apa ini? Ap- Apa yang sedang terjadi ..." Sosok Xiao Zhan pertama kali bereaksi merasakan guncangan hebat itu.
"Segera lapisi diri kalian dengan Douqi, dan lindungi diri kalian!" Teriak Xiao Zhan kepada seluruh orang-orangnya.
Boom! Boom!
Wush!
Seketika disusul dengan beberapa guncangan hebat lagi sebelum guncangan didalam tanah berhenti, dan menghilang. Namun, Riak Gelombang kejut panas yang menyelimuti seluruh udara berhembus masih sangat terasa ditempat itu, dan belum menghilang.
Xiao Xin yang sedang melindungi diri, dan ia berdiri di samping suaminya Xiao Zhan, ia tiba-tiba merasakan perasaan sangat akrab dengan Riak Douqi itu, "Au-aura Qi panas ini? Mengapa aku merasakan Aura Qi seperti dari putraku Xiao Cai." Ia menjadi sangat gelisah dan merasa cemas, ia mengkhawatirkan putranya yang ia sendiri tidak tahu bagaimana kondisi putranya sekarang setelah pergi membantu Xiao Ying.
"Aura Qi Panas Api ini? Bukankah itu sama seperti milik Cai Gege? Ap-apa sesuatu yang buruk terjadi pada Cai Gege?"
Xiao Wu juga mendapat sebuah perasaan familiar dari gelombang kejut panas api yang sedang menyelimuti udara berhembus itu, ia tersentak mengingat perasaan akrab itu berasal dari sosok Xiao Cai.
Dengan riak wajah cantik dan anggun berubah cepat menjadi sendu, ia mendongakkan kepalanya, dan melihat ke atas langit-langit luar kota, "Aku berharap semoga tidak terjadi hal buruk kepada Cai Gege." Gumamnya didalam hati.
"Ada apa sebenarnya ini? Mengapa tanah menjadi terguncang sangat hebat ... "
"Iya, mengapa udara yang berhembus menjadi sangat panas, padahal cuaca sebelumnya sangat cerah, dan angin pun berhembus biasa saja ..."
"Apa Dunia hendak terbelah menjadi dua, dan akan menjadi kiamat?! Gawat, kita harus segera menyelamatkan diri ..."
"Hei, dasar IQ jongkok, jikalau dunia ini terbelah menjadi dua, kita tidak akan masih bisa selamat dari guncangan hebat itu dan kita masih bisa bernafas sampai sekarang!"
"Kau lah yang IQ Jongkok, aku kan cuman menebaknya saja."
"Sudah, sudah ... Mari kita menghampiri Patriak Xiao Zhan ..."
Beberapa orang yang berada disana saling merasa terkejut dan membicarakan apa yang menjadi penyebab keanehan itu terjadi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
.
#BERSAMBUNG ...
.
.
__ADS_1