System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Ch.87- Xiao Cai vs Yu Shan


__ADS_3

Wush!


Diatas langit, terlihat Bayangan Qi berwarna Emas Kemerahan dengan Aura Qi berwarna Hijau secara bersamaan kembali melesat terbang.


Kedua Aura Qi itu bergerak saling mendekat dan hendak menyerang satu sama lain. Lalu, Kedua Aura Qi itu dengan sangat cepat kembali saling bertemu dan berbenturan ...


Duar!


Dua Aura Qi Dou Zun itu saling berbenturan hingga menciptakan ledakan destruktif, hingga dampak ledakan itu merobek kehampaan ruang di area sekitarnya.


Gelombang Kejut yang dihasilkan dari dua warna Douqi yang sedang saling berbenturan itu bergerak memenuhi dan menyelimuti seluruh udara yang sedang berhembus.


Awan-awan dengan cepat berganti, dari sebelumnya cerah, kini telah berubah menjadi awan gelap berwarna hitam.


Bayangan Dua warna Douqi Emas kemerahan dan Aura Qi hijau menjadi semakin menebal, hingga menyebabkan pandangan mata semua orang yang sedang menyaksikan tempat terjadinya benturan antara Dua Aura Qi itu menjadi terhalang.


Wush!


Beberapa saat kemudian, Riak Gelombang Dua Aura Qi Emas Kemerahan dengan Aura Qi Hijau yang sedang menyelimuti udara, dengan perlahan-lahan bergerak semakin menipis. Lalu, Dua Aura Qi itu perlahan menghilang.


Akhirnya, Kedua Aura Qi itu bergerak terpisah saling menjauh dan berdiri di dua sisi.


Tap!


Diatas langit, Terlihat sosok Xiao Cai berdiri tegap disalah satu sisi. Ia mengenakan Pakaian berjubah warna Merah yang berkibar terkena hembusan angin.


Dia memiliki pandangan lurus ke depan. Ia sedang melihat tempat Yu Shan berdiri tidak jauh dari hadapannya.


Xiao Cai telah sedikit menggunakan kekuatan fisik Qi Dou Zun nya, ia menguji kekuatan yang dimiliki Yu Shan dengan beberapa kali telah beradu pukulan dengan Yu Shan.


"Ha ha, hanya segitu kah kemampuan dari seorang yang membangun reputasi Sekte Pedang Surgawi ..." Xiao Cai menatap Yu Shan dengan wajah penuh penghinaan.


"Brat, Sungguh lemah sekali!" Lanjut Xiao Cai sambil meludah ke tanah.


......................


Di sisi satunya lagi, Yu Shan telah sempat beradu pukulan dengan Xiao Cai, ia memiliki kondisi tidak terlalu baik.


"Huft, aku tidak menyangka kekuatan fisik yang dimiliki bocah Xiao itu sangat kuat, hanya beberapa kali saja aku beradu kekuatan fisik dengan bocah itu, aku sudah merasa sangat kelelahan." Gumamnya pelan.


Terlihat pakaian Jubah Putih yang Yu Shan kenakan sebelumnya rapi dan mewah, kini telah berubah menjadi sedikit lebih kotor dan robek. Ia sedang mengatur nafas dengan dada yang cepat naik turun.


Setelah dia menenangkan dirinya, ia menatap Xiao Cai dengan wajah gelap.


"Cih, Bocah Xiao ... Aku mengakui bahwa kau memiliki kekuatan yang sangat kuat, bahkan aku tidak menyangka bahwa kekuatan yang kau miliki sebenarnya berada di Ranah Dou Zun." Yu Shan merasa kesal pada Xiao Cai.


Awalnya, Yu Shan merasa terkejut ketika ia baru saja beradu pukulan dengan Xiao Cai.


Dia tidak menyangka bahwa hanya dalam sekejap, kultivasi Xiao Cai tiba-tiba meningkat dari Ranah Dou Zong hingga naik ke Ranah Dou Zun.


Tetapi, Yu Shan kembali merasa percaya diri dengan kekuatan yang ia miliki.


Menurutnya, walaupun kultivasi antara dia dengan Xiao Cai berada di ranah yang sama, ia masih merasa begitu percaya diri untuk bisa menghadapi Xiao Cai.


Ia mengandalkan pengalaman pertempuran yang telah banyak ia lalui, Teknik bela diri yang ia miliki, atau pun ia juga bisa menggunakan metode lainnya.


......................


Xiao Cai menatap Yu Shan sambil menggelengkan kepala, ia merasa lucu melihat kebodohan Yu Shan yang memiliki rasa percaya diri yang begitu tinggi bertarung dengannya.


"Ckck, dasar bodoh!" Sambil tersenyum sinis, ia tertawa didalam hati.


Xiao Cai melipatkan kedua tangan di depan dadanya, ia menatap wajah Yu shan, "Yu Shan ... Lebih baik, kau dan seluruh anggota Sekte Pedang Surgawi mu itu, segera enyah dari tempat ini dan segera pergi dari hadapanku ..."


"Daripada nanti tidak pembalasan dendam yang akan kau dapatkan, malah kematian yang akan menghampirimu." Kata Xiao Cai dengan nada penuh remeh.


.........


Yu Shan semakin merasa gondok dan kesal melihat Xiao Cai meremehkan dia dan seluruh anggota Sekte Pedang Surgawi nya, "Bocah Xiao ... Walaupun aku tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab dari kekuatanmu yang tiba-tiba bisa meningkat, aku tidak peduli dengan hal itu!"


"Aku tetap tidak akan pernah takut untuk membunuhmu, karena kau telah memprovokasi dan membunuh orang-orang dari sekte pedang surgawi ku!" Teriak Yu Shan dengan suara lantang, ia merasa tidak terima mendengar perkataan Xiao Cai.


Yu Shan memiliki sebuah pemikiran, bahwa jika dia membiarkan Xiao Cai hidup dan jika Xiao Cai diberi waktu beberapa tahun ke depan, ia memperkirakan bahwa keberadaan dan kekuatan yang akan Xiao Cai miliki di masa depan, akan menjadi begitu sangat mengerikan.


Hal itu akan menjadi ancaman untuk keberadaan ia dan Sekte Pedang Surgawi nya.


"Oh, lalu apa yang kau lakukan agar bisa membunuhku?"


"Bocah Xiao, kau jangan berbangga diri terlebih dahulu, aku akan membuatmu menyesal telah bersikap sombong dihadapanku!"


Setelah itu Yu Shan mempertebal douqi didalam tubuhnya.


Tap!


Lalu, Douqi berwarna hijau milik Yu Shan dengan cepat membentuk 10 Sosok manusia yang menyerupai dirinya.


Kesepuluh sosok bayangan Yu Shan itu muncul dan berdiri tepat di samping nya.


......................


Tidak jauh dari tempat Xiao Cai dan Yu Shan berdiri, terlihat sosok Yu Mei masih berdiri dengan menampilkan riak wajah dan tatapan sendu, ia melihat pertarungan guru nya dengan Xiao Cai yang hendak semakin memanas.

__ADS_1


Dia merasa bingung apa yang harus ia lakukan. Ia sangat mengetahui sifat gurunya itu, jika seseorang telah berani memprovokasi Sekte Pedang Surgawi dan bahkan sampai berani membunuh anggota sekte pedang surgawi nya, pasti guru ia akan bertarung dengan orang yang telah berani memprovokasi itu hingga selesai sampai orang itu mati.


Ia merasa khawatir terhadap Xiao Cai, ia juga tidak mau melihat pemuda yang pernah menolong nya, sekaligus orang yang ia sukai akan bisa terbunuh oleh gurunya.


"Aku harus mencoba mencoba berbicara pada guru untuk menghentikan tindakannya." Gumam nya didalam hati.


Yu Mei telah memikirkan sebuah ide, ia segera mengeluarkan sepasang sayap douqi ...


Wush!


Segera Yu Mei mengepakkan sepasang sayap douqi nya, ia bergegas melesat dengan cepat ke tempat Yu Shan dan Xiao Cai berada.


Tap!


Tidak berselang lama, Yu Mei telah tiba di tempat pertempuran Yu Shan dan Xiao Cai.


Untuk sesaat, Yu Mei melihat dan melirik Xiao Cai dengan wajah sedih sebelum ia mengalihkan pandangan melihat sosok Yu Shan.


Yu Mei memiliki wajah cantik dengan cepat berubah menjadi wajah sedih, ia mengambil selangkah maju ke depan, ia berjalan tepat di samping Yu Shan, "Gu-guru ... Ap-apakah anda tidak akan menghentikan pertarungan ini, guru?" Ucap Yu Mei dengan nada gugup pada Yu Shan.


.........


Yu Shan menoleh kesamping, sambil mengerutkan kening ia menatap riak sedih di wajah Yu Mei, "Mei Er, aku tahu apa yang sedang kau pikirkan dan apa yang hendak kau katakan padaku ... Apa kau telah melupakan apa yang telah aku sampaikan dulu saat aku mundur dari posisi Patriak Sekte dan memberikan posisi kepimpinan sekte kepadamu?! Buang semua pikiran naif yang ada didalam kepala mu itu!"


"Jika aku tidak bisa membunuh bocah Xiao itu, Reputasi Sekte Pedang surgawi akan jatuh dipandang semua orang ... Dan jika kau berani berbicara lagi kepadaku untuk mencoba menghentikan ku, jangan salahkan guru mu yang selama ini telah membesarkan dirimu akan bertindak kejam padamu!" Dengan penjelasan panjang lebar, Yu Shan memarahi Yu Mei dengan wajah kesal dan nada penuh ketegasan.


Yu Shan menghiraukan Yu Mei, "Yu Mei, segera kau lakukan apa yang telah aku perintahkan kepadamu!" Ucap Yu Shan sebelum kembali mengalihkan pandangan ia melirik ke tempat Xiao Cai dengan tatapan tajam.


"Ba-baik, Guru."


Wajah Yu Mei cepat berubah, dia tidak menyangka bahwa ia akan mendengar jawaban yang sangat menyayat hati dari gurunya.


......................


Ia memiliki riak wajah yang semakin sedih, ia menatap ke bawah sambil menggigit sedikit sudut bibirnya, "Guru, Mengapa anda kini telah berubah, hingga membuat aku seperti tidak mengenali anda lagi." Gumam ia didalam hatinya.


Kemudian, Yu Mei mendongakkan kepalanya, ia melirik dan menatap wajah Xiao Cai dengan tatapan sendu di wajah cantiknya.


"Aku berharap kau akan baik-baik saja, Xiao Cai." Gumam nya dengan sendu didalam hati.


Yu Mei merasa khawatir pada Xiao Cai, ia hanya bisa berharap pertarungan yang akan terjadi antara Yu Shan dan Xiao Cai segera cepat berakhir.


......................


Xiao Cai merasa kaget melihat kedatangan Yu Mei, dia mendengar perkataan Yu Mei yang mencoba bicara pada Yu Shan, agar Yu Shan mau menghentikan permasalahan antara diri ia dengan Sekte Pedang Surgawi.


Untuk sesaat, Xiao Cai merasa tersentuh saat ia mendapat tatapan sedih dari wajah cantik Yu Mei yang menatapnya, "Matriak Yu Mei, sepertinya usaha anda untuk menghentikan tua bangka Yu Shan itu telah gagal ..." Ucap Xiao Cai pada Yu Mei.


Yu Shan menatap Xiao Cai dengan wajah gelap, "Bocah Xiao, aku akan membunuhmu!" Teriaknya.


Wush!


Yu Shan dan Kesepuluh bayangan ia melesat terbang, mereka bergegas hendak menyerang Xiao Cai.


Xiao Cai dengan wajah tak acuh melihat Yu Shan dan Kesepuluh bayangan Yu Shan, dia melengkungkan sudut bibir ia ke atas, "Kemari lah kau, Tua bangka!" Ucapnya.


Lalu, Xiao Cai menanggapi tindakan aksi Yu Shan ...


Wush!


Segera Xiao Cai juga ikut bergegas terbang, ia melesat dengan sangat cepat menghadapi Yu Shan dan Kesepuluh bayangan Yu Shan yang sedang menuju ke arahnya.


................


Tap!


Tidak butuh waktu lama, Xiao Cai telah tiba didekat tempat Yu Shan berada, lalu ia melihat Kesebelas Yu Shan yang masih melesat dengan cepat mengarah padanya.


Xiao Cai dan Kesebelas Yu Shan hendak saling berbenturan kembali.


Wush!


Lalu, segera Yu Shan dan Kesepuluh bayangan ia bergerak mengelilingi Xiao Cai.


Kemudian, Kesebelas Yu Shan menggerakan tangan kanan ia yang telah dilapisi dengan Douqi Hijau, mereka hendak melayangkan beberapa pukulan kepada Xiao Cai ...


Xiao Cai melihat Kesebelas pukulan yang hendak mengenai tubuhnya, sejenak ia tersenyum melengkung sebelum menghindari berbagai pukulan yang mengarah padanya ...


Wush!


Wush!


Wush!


Xiao Cai menghindari beberapa pukulan dari Kesebelas Yu Shan, ia berpindah-pindah dari satu tempat dan muncul ditempat lain, hingga menyebabkan pukulan dari Kesebelas Yu Shan hanya menjadi sebuah pukulan Angin Puyuh.


"Jika aku bertarung dengan Tua bangka itu diketinggian seperti ini, aku khawatir akan berdampak pada seluruh orang yang sedang berada dibawah sana." Gumam Xiao Cai.


Ia menoleh dan melihat sebentar ke tempat Keluarga Xiao dan Para Penduduk kota yang berada tidak jauh dibawah kaki tempat ia sedang berdiri.


Wush!

__ADS_1


Setelah itu, Xiao Cai bergegas melesat terbang kembali, dia melesat dengan sangat cepat semakin tinggi kearah atas langit hingga membuat ia menghilang menembus awan.


Kemudian, Kesebelas Yu Shan melihat Xiao Cai melesat terbang semakin tinggi ke atas langit, segera Kesebelas Yu Shan mengejar Xiao Cai dengan juga ikut melesat terbang semakin tinggi menembus awan-awan di langit.


Xiao Cai dan Kesebelas Yu Shan pergi meninggalkan Yu Mei yang masih berdiri membatu melihat pertarungan diantara mereka berdua.


......................


**Tempat Yu Mei.


"Guru, Xiao Cai ..."


Yu Mei melihat Yu Shan dan Xiao Cai kembali bergerak saling bertarung, itu membuat ia merasa tidak tenang dengan perasaan khawatir memenuhi didalam hatinya.


Wush!


Ketika Yu Mei hendak mengepakkan sepasang sayap Douqi nya untuk bergegas mengikuti dan melihat pertarungan Xiao Cai dengan Yu Shan, segera ia menghentikan langkah kakinya, ia melihat seseorang tiba-tiba muncul tepat dihadapannya.


Tap!


Diatas langit, Terlihat sosok gadis bergaun warna Pink tiba-tiba muncul tepat dihadapan Yu Mei, gadis itu berdiri anggun dengan sepasang sayap Douqi Pink berada dibelakang punggungnya. Serta, gadis itu memiliki wajah yang mempesona yang tidak kalah cantik dengan Yu Mei.


Sosok Gadis itu, ialah Xiao Wu.


Xiao Wu melesat terbang ke atas langit, ketika ia mendapati Xiao Cai sedang bertarung dengan sosok Pria paruh baya. Bahkan, Xiao Wu menatap sosok Yu Shan dengan penuh rasa benci dan marah.


Tetapi, ketika Xiao Wu baru saja tiba ditempat Xiao Cai berada sebelumnya, dia datang terlambat. Karena Xiao Cai dan Yu Shan telah bertarung dan berpindah tempat semakin tinggi ke atas langit. Ia hanya melihat Yu Mei yang masih berdiri dihadapannya.


Xiao Wu melihat Yu Mei dengan wajah yang sedikit terkejut, "Bukankah anda adalah orang yang beberapa waktu lalu pernah datang bersama dengan Para Kultivator ke Wilayah Hutan Beast?" Tanya Xiao Wu pada Yu Mei.


......................


Yu Mei melihat wajah wanita yang berada dihadapannya, ia merasakan pernah bertemu dengan gadis itu.


Dia tersentak kaget saat ia mencoba mengingat siapa sosok gadis yang tiba-tiba muncul dan berdiri didepan matanya.


"An-anda ... Xi-Xiao Wu?"


Ketika Yu Mei mencoba mengingat dimana ia pernah bertemu dengan gadis yang berdiri didepannya, ia tersentak kaget saat mendengar perkataan dari gadis didepan ia barusan.


"Bagaimana Xiao Wu bisa berada di tempat ini? Bukankah dia waktu itu sedang berada di Hutan Beast? Apakah jangan-jangan ... Pasti itu tidak mungkin." Gumam Yu Mei didalam hati, ia merasa takut dengan apa yang hendak ia pikirkan.


Sontak membuat Yu Mei merasa kebingungan, ia menatap wajah Xiao Wu dengan penuh tanda tanya, "Xiao Wu, Mengapa anda bisa berada disini? Bukankah anda waktu itu sedang berada di Hutan Beast?" Tanyanya.


"Aku mengikuti Tuan ku yang bernama Xiao Cai sedang mengunjungi keluarga Xiao nya yang berada di Kota Tian." Jelas Xiao Wu pada Yu Mei.


"Ap-apa!"


Mendengar jawaban Xiao Wu, Yu Mei semakin dibuat terkejut, ia tidak menyangka bahwa apa yang ia pikirkan, ternyata itu benar.


Bahkan, ia hampir dibuat berdiri tidak seimbang ketika mendengar jawaban Xiao Wu, "Bu-bukankah itu berarti orang yang sedang bertarung di wilayah Hutan Beast beberapa waktu lalu dan Tuan yang pernah anda katakan saat di Hutan Beast itu, ialah Xiao Cai?! Ba-bagaimana mungkin!" Kata Yu Mei pada Xiao Wu.


..........


Xiao Wu cukup merasa terkejut mengetahui bahwa Yu Mei mengenali Xiao Cai, "Aku tidak menyangka, bahwa ternyata nona Yu Mei mengenali Xiao Cai Gege." Sambil tersenyum anggun, Xiao Wu menatap Yu Mei.


"Hm..."


Yu Mei memiliki wajah cemberut, ia melihat dari wajah Xiao Wu itu sepertinya Xiao Wu tidak menganggap Xiao Cai hanya sebagai Tuannya. Melainkan, Ia melihat Xiao Wu sepertinya memiliki suatu perasaan khusus terhadap Xiao Cai.


Kemudian, Segera riak wajah anggun Xiao Wu berubah menjadi dingin, ia menatap Yu Mei, "Nona Yu Mei, Aku ingin bertanya satu hal kepada mu, apakah anda dengan Pria paruh baya tadi itu datang dengan kelompok yang sama?" Tanya Xiao Wu pada Yu Mei sambil mengernyitkan dahinya.


Yu Mei merajut alisnya, "Iya, pria paruh baya tadi itu adalah guruku. Mengapa anda bertanya seperti itu padaku? Apakah ada masalah dengan hal itu?" Ucap Yu Mei pada Xiao Wu.


"Jikalau begitu ... Selain anda adalah seorang Matriak dari Sekte Pedang Surgawi, anda beserta seluruh anggota Sekte Pedang Surgawi anda telah berniat hendak menyerang Keluarga Xiao. Anda juga merupakan murid dari salah seorang yang telah ikut membunuh ibuku ..." Xiao Wu menatap Yu Mei dengan penuh rasa marah dan benci.


"Maka, jangan salahkan aku ... Jika anda harus terluka!" Lanjut Xiao Wu.


Setelah itu, Xiao Wu mempertebal Douqi didalam tubuhnya, lalu ia mengeluarkan sebuah pedang digenggaman tangannya.


Wush!


Segera Xiao Wu melesat terbang dengan sepasang sayap douqi, ia bergegas menyerang Yu Mei.


"Tung-..." Belum sempat Yu Mei menanggapi perkataan Xiao Wu, ia sudah dibuat terkejut, ia melihat Xiao Wu telah melesat menuju padanya.


Wush!


Sambil mengeluarkan Sebuah Pedang muncul digenggaman tangan kanannya, Segera Yu Mei juga mengepakkan sepasang sayap Douqi nya.


Lalu, ia bergegas melesat terbang hendak menghadapi Xiao Wu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


#BERSAMBUNG ...


.

__ADS_1


.


__ADS_2