System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Ch.81- Xiao Cai VS Tetua Yu Mo


__ADS_3

**Di atas langit, Kediaman Keluarga Xiao.


Terlihat Xiao Cai sedang berdiri tegap dengan kedua kaki menginjak kehampaan di atas udara kosong, dia memiliki riak wajah datar, ia sedang menatap Tetua Yu Mo beserta 19 Ahli Dou Wang lainnya.


Tap!


Xiao Cai melangkahkan kaki diatas udara kosong, ia berjalan menghampiri tempat Yu Mo dan kelompok nya berada.


.


Tetua Yu Mo dan Kesembilan belas tetua luar Sekte Pedang Surgawi melihat Xiao Cai berjalan mendatangi mereka, segera riak wajah mereka berubah menjadi lebih pucat.


Yu Mo menampilkan riak wajah yang penuh ketakutan.


Dia memberi perintah kepada sembilan belas tetua luar yang tersisa untuk menyerang Xiao Cai dan mencegah pemuda itu berjalan mendekati mereka.


"Ka-kalian ... serang bocah itu bersama-sama! Jangan biarkan dia mendekat!" Titah Yu Mo pada kesembilan belas tetua luar sembari air keringat bercucuran membasahi wajahnya.


Kesembilan belas Tetua luar melirik Yu Mo sambil menganggukan kepala tanda mengerti.


Segera Sembilan belas tetua itu mempertebal Douqi di dalam tubuh mereka.


Wush!


Dengan menggunakan sepasang sayap Dou di belakang punggung, Kesembilan belas tetua luar itu secara bersamaan bergegas melesat dengan cepat menyerang Xiao Cai.


Xiao Cai yang sedang berjalan menginjak udara kosong, dia melihat Sembilan belas Ahli Dou Wang itu melesat hendak menyerang dirinya, ia dengan tatapan acuh tak acuh sambil mengangkat sudut bibir ia ke atas, "Mari biar aku lihat, bagaimana serangan gabungan para tetua luar dari sekte pedang surgawi yang terkenal!".


......................


Tap!


Kesembilan belas tetua luar yang melesat terbang, kini mereka telah berdiri mengelilingi dan mengepung Xiao Cai.


Lalu mereka masing-masing mengeluarkan Teknik Bela Diri yang mereka kuasai.


"Matilah kau bocah!" Teriak Para Ahli Dou Wang itu sambil mengeluarkan Qi yang sangat banyak keluar dari dalam tubuh mereka.


Bezzt!


Kemudian, Kesembilan belas tetua itu mengarahkan teknik yang telah mereka keluarkan.


Secara bersamaan mereka tujukan itu kepada Xiao Cai.


Wush!


Kesembilan belas Teknik gabungan itu melesat dengan cepat menuju dan hendak menyerang Xiao Cai.


......................


Xiao Cai masih berjalan dengan tenang. Untuk sesaat dia mengalihkan pandangannya, dia melihat tindakan yang akan dilakukan Para Tetua Luar Sekte Pedang Surgawi, tapi pandangan nya kembali beralih menatap lurus ke tempat Tetua Yu Mo berada.


Wush!


Berbagai jenis teknik yang dimiliki Sembilan belas tetua luar itu melesat dengan sangat cepat hendak mengenai tubuh Xiao Cai.


Kini, Awan di atas langit kota tian yang sebelumnya lumayan cerah perlahan-lahan ditutupi dengan jenis Aura Qi yang beraneka ragam.


Gelombang kejut Aura Qi memenuhi atas langit kota hingga membuat udara yang berhembus disekitarnya menjadi sangat mencekam.


.........


Disaat ke-sembilan belas teknik gabungan dari Para Tetua luar Sekte Pedang Surgawi yang sedang meluncur dengan cepat hendak mengenai tubuh nya, Xiao Cai memiliki tatapan lurus ke arah depan, ia menggerakan dan melambaikan tangan kanan nya ...


Duar!


Seketika dengan gelombang lambaian tangan nya, Xiao Cai menangkis serangan Teknik Dou yang hendak mengenai tubuhnya, hingga membuat suara ledakan yang menggema diatas langit kota.


Wush!


Riak gelombang kejut dari Aura Qi yang berwarna-warni memenuhi udara disekitar kota, hingga membuat hembusan angin berubah menjadi lebih mencekam.


"Apa!"


"It-itu ..."


"Ba-bagaimana mungkin!"


Ke-sembilan belas tetua luar itu tersentak kaget melihat pemuda Xiao Cai dengan mudah menangkis serangan gabungan dari mereka.


Walaupun mereka telah mengetahui kekuatan pemuda itu jauh berada di atas mereka, tetap saja mereka masih merasa tidak habis pikir melihat hal itu.


Hanya dengan lambaian tangan dari pemuda itu saja sudah membuat serangan gabungan yang telah mereka lakukan dengan hampir menggunakan seluruh Qi di dalam tubuh mereka itu tetap tidak bisa menyentuh dan melukai pemuda itu.


Bahkan, sehelai rambut dari pemuda itu pun tidak bisa mereka sentuh.


.........


Xiao Cai menghentikan langkah kaki nya, dia mengalihkan pandangan dan ia melihat ke sekeliling nya.


Dengan wajah dingin, ia melirik dan menatap ke tempat 19 Ahli Dou Wang itu sedang berdiri.


"Brat, Apa hanya seperti itu serangan gabungan yang kalian miliki, itu bahkan tidak bisa melukai Seekor Semut." Ucap Xiao Cai dengan nada acuh tak acuh, ia melirik wajah 19 Dou Wang itu.


Mendengar nada yang penuh penghinaan dari Xiao Cai, Ke-sembilan belas tetua itu kembali merasa lebih kesal dan membuat mereka mengutuk keras di dalam hati,


"Cih, sialan ... Apa yang harus kami lakukan sekarang ..."


"Jika tahu akan seperti ini, kami tidak akan mengikuti kemauan Tetua Yu Mo itu."


Mereka mulai merasakan kegundahan didalam hati.


Mereka tidak menyangka bahwa kenyataan yang mereka hadapi tidak sesuai seperti yang disampaikan oleh Tetua Yo Mu kepada mereka saat meminta bantuan.


"Si-siapa kau sebenarnya, bocah?"

__ADS_1


"Bagaimana kau bisa memiliki kekuatan sekuat itu?"


"Mengapa kami tidak pernah mengetahui keberadaan kuat seperti kau di Kota Tian, bahkan di kekaisaran Tang."


Ke-sembilan belas tetua luar itu merasa kesal dan cemburu melihat pemuda didepan mereka sudah memiliki bakat kultivasi berada di Ranah Dou Zong saat masih berusia begitu muda.


Menurut mereka, Matriak Sekte Pedang Surgawi mereka saja yang sudah melakukan berbagai macam cara untuk menembus penghalang Dou Houang agar bisa naik ke Ranah Dou Zong, itu masih sangat sulit dan mustahil.


Bagaimana bisa seorang tuan muda yang telah dianggap sebagai sampah bisa memiliki kultivasi begitu mengerikan di usia yang masih belum genap 20 Tahun.


.........


"Jika kalian ingin mengetahui siapa aku, kalian tanyakan saja pada Dewa Yama di neraka!" Jawab Xiao cai dengan wajah datar sambil melengkungkan sudut bibirnya.


Kemudian, Xiao Cai segera merentangkan kedua tangan ke samping sejajar dengan dua bahu nya.


Lalu dia melihat dan ia melirik Para Tetua luar Sekte Pedang Surgawi yang sedang berdiri mengelilingi dirinya ...


""


Sebuah Aura Qi panas memiliki bentuk Ular kecil hitam yang tak kasat mata keluar dari dalam tubuh Xiao Cai.


Hanya dalam hitungan detik, Ular-ular kecil itu melesat terbang ke dalam tubuh Ke-sembilan Belas Tetua luar itu.


"Apa yang sedang dilakukan bocah itu?"


Ke-sembilan belas Tetua luar merasa penuh kebingungan melihat tindakan Xiao Cai yang tiba-tiba mengangkat kedua tangan.


"Energi apa ini!"


"Mengapa sangat panas sekali ..."


Tidak berselang lama, segera para tetua luar itu dibuat terkejut saat merasakan suatu energi yang sangat panas tidak tahu datang dan berasal dari mana tiba-tiba memasuki kedalam Organ Jantung mereka.


"Terbakar!" Seketika suara Xiao Cai jatuh.


"Ini ... Api S-..."


Argh!


Baru saja hendak terkejut karena telah mengetahui Aura Qi panas apa yang tiba-tiba memasuki ke dalam tubuh mereka, segera Para Tetua itu merasakan sakit yang teramat luar biasa.


Aura Panas didalam jantung mereka itu semakin menyala dan membara hendak membakar jantung mereka.


Bahkan hendak menghanguskan seluruh bagian tubuh para tetua itu.


Benar saja, hanya baru berselang beberapa detik, sebuah suara ledakan beruntun terdengar di atas langit ...


Duar!


Duar!


Duar!


Terdengar suara ledakan yang secara beruntun menggema di atas langit kota.


Hanya dalam sekejap mata, tubuh ke-sembilan belas Tetua itu meledak dan mereka tewas.


Bahkan, terlihat Potongan-potongan dari bagian tubuh kesembilan belas Tetua itu secara acak berterbangan dan berjatuhan ke permukaan tanah.


......................


[Dudu ~ Selamat Tuan telah berhasil membunuh 19 Ahli Ranah Dou Wang]


[Selamat Tuan mendapatkan 38.000.000 Point Sistem.]


Xiao Cai mengabaikan suara sistem yang berdering di dalam kepala nya dengan acuh tak acuh.


Diatas langit, ia yang sedang berpijak di atas udara kosong, ia mengalihkan pandangan nya menatap Yu Mo sebelum tersenyum puas melihat kematian kesembilan belas Tetua luar lain nya.


Mendapat sebuah tatapan dingin dari Xiao Cai, seluruh tubuh Yu Mo bergetar hebat, ia memiliki ekspresi wajah yang rumit.


Dia menyaksikan Xiao Cai dengan begitu mudah membunuh ke-sembilan belas tetua luar dengan cara yang mengerikan.


Yu Mo melirik Xiao Cai dengan wajah gelap, ia memberanikan diri menatap Xiao Cai,


"Bocah Xiao, apa kau tidak takut akan menjadi musuh Sekte Pedang Surgawi?" Tanya Yu Mo hendak mengancam Xiao Cai.


"Oh, Apakah kalian sangat kuat?" Xiao Cai menjawab dengan nada acuh.


"Bocah Xiao, asal kau tahu saja, Sekte Pedang Surgawi kami merupakan keberadaan kuat yang berada di Benua Xingchen. Bahkan, tidak ada yang berani memprovokasi kami."


Xiao Cai mengangkat sudut bibir nya ke atas, ia melirik Yu Mo dengan wajah dingin, "Lalu apa kau tahu jika ada yang berani memprovokasi aku beserta keluarga ku ..." Ucapan nya terhenti sebentar.


Wush!


Lalu dia perlahan menghilang dari tempat ia berdiri dalam sekejap.


"Maka, yang akan diterima orang itu hanya lah kematian!"


Xiao Cai muncul tepat di depan mata Yu Mo, lalu dia menggerakan kaki kanan nya, kemudian ia menerjang jatuh tubuh Yu Mo ...


Baam!


Yu Mo tidak menyangka tindakan tiba-tiba yang dilakukan Xiao Cai itu membuat ia terpukul jatuh dari langit turun ke bawah.


Duar!


Yu Mo melesat jatuh turun dari atas langit hingga membuat ia melesat dengan cepat menghantam permukaan tanah dengan sangat keras.


Ugh!


Yu Mo menghantam permukaan tanah dengan sangat keras hingga ia memuntahkan banyak darah segar keluar dari dalam mulutnya.


"Ayah ..." Teriak Yu Lei yang menyaksikan ayah dia terpukul jatuh ke bawah tanah, lalu segera ia berlari menghampiri ayah nya.

__ADS_1


Setelah itu Yu Lei membantu Yu Mo untuk bangkit berdiri.


Diatas langit, Xiao Cai melihat Tetua Yu Mo telah bangkit berdiri di bantu oleh Yu Lei, ia bergegas melesat turun ke bawah ...


Tap!


Xiao Cai telah mendarat diatas tanah tidak jauh dari tempat Yu Mo, Yu Lei beserta prajuritnya berada.


.........


Kini, Sayap di Punggung Yu Mo mengepak secara lamban. Dadanya naik turun dengan intens. Jejak merah darah segar merembes keluar dari jari-jarinya dan mengeluarkan suara menetes saat mendarat di tanah.


Yu Mo yang telah dibantu berdiri oleh putra nya, tangan nya perlahan gemetar, dada nya berulang kali naik turun, dia sedang menahan rasa sakit akibat pukulan dari Xiao Cai yang hampir membuat ia kehilangan nyawanya. Wajah Tua nya menatap rumit ke arah Xiao Cai.


"Uhuk, Bocah Xiao ... Kau memang sangat kuat."


Yu Mo berbatuk pelan dan mengertakkan gigi. Rasa sakit yang hebat menjalar di seluruh tubuhnya yang membuat ia sedikit merasa pusing.


Namun, dibandingkan dengan rasa ketakutan dan rasa sakit yang ia rasakan, rasa amarah dan rasa kesal Yu Mo hampir membuatnya kehilangan rasa penalaran nya.


"Oh, lalu apa yang bisa kau lakukan?" Dengan wajah datar, Xiao Cai memandangi Yu Mo yang di kepala dan seluruh tubuhnya penuh dengan darah segar.


Dengan kekuatan Ranah Dou Zong, ia sebenarnya bisa membunuh Yu Mo dengan mudah, hanya saja pukulan tadi ia lakukan untuk membuat agar Yu Mo jatuh dari langit. Hingga membuat Yu Mo berakhir dengan cedera yang tidak terlalu serius.


"Meskipun kau sangat kuat, tapi aku ragu kau bisa bertahan dari teknik terakhirku." Yu Mo tersenyum misterius menatap Xiao Cai.


Xiao Cai sedikit merajut alisnya, "Oh..." Gumamnya.


"Semua prajurit dan murid luar dengarkan perintahku!" Yu Mo berteriak keras


"Bentu Formasi Pedang Surgawi!"


......................


"Baik!"


Ketika mereka mendengar perintah dingin yang bergema dihalaman keluarga Xiao. Tak terhitung Murid luar Sekte Pedang dan Ribuan Prajurit merasa terkejut.


Awalnya, mereka merasa ragu sejenak sebelum menjawab dengan teriakan bersatu.


Segera para murid luar yang berjumlah ratusan dan Ribuan prajurit menutup mata mereka.


Wush!


Sebuah Aura Qi berwarna putih mulai merembes keluar dari dalam seluruh tubuh mereka.


Sebuah Aura Qi putih itu memiliki jumlah yang tidak ada henti-hentinya dengan perlahan mulai naik ke udara hingga menutupi seluruh langit di atas Kediaman Keluarga Xiao, bahkan hampir memenuhi seluruh langit Kota Tian.


Tap!


Yu Mo tersenyum puas, dia segera kembali mengepakkan sepasang sayap Douqi nya, ia melesat terbang dan berdiri ditengah-tengah Aura Qi itu.


"Semua orang, Berikan kekuatan kalian!" Sambil melirik Aura Qi putih itu, Yu Mo berteriak dengan suara yang lantang.


Tap!


Setelah teriakan Yu Mo, Ratusan Murid Luar Sekte Pedang Surgawi yang berangkat bersamanya, mereka melompat ke depan dan menyebar secara terpisah mengelilingi seluruh Kediaman Keluarga Xiao.


Mereka ada yang berdiri diatas atap rumah Kediaman Keluarga Xiao dan ada yang sebagian berdiri di atap rumah penduduk kota.


Setelah itu, ratusan murid luar menembakan Aura Qi Putih itu mengelilingi seluruh Kediaman Keluarga Xiao, lalu mereka membentuk sebuah segel tangan.


Drt!


Dengan segel tangan yang cepat berubah, awan diatas langit tiba-tiba mulai berfluktuasi.


Diatas langit, lautan awan mulai bergerak dengan cepat menggumpal menyatu.


Sesaat kemudian, awan itu benar telah menggumpal dan memadat, hingga membentuk Sebuah Pedang Tunggal besar berwarna putih dengan memiliki ukuran tinggi 2000 kaki dan lebar 80 meter. Pedang tunggal besar itu berada sekitar Sepuluh Meter didepan Yu Mo.


"Hah!"


Yu Mo perlahan mengangkat tangan nya untuk mencoba menguasai dan mengendalikan pedang tunggal besar itu dari kejauhan.


Sebuah tatapan kekejaman melintas di mata Yu Mo.


Dengan gelombang tangannya, lingkup pedang tunggal besar yang telah terbentuk dari Douqi yang dikumpulkan Para Murid Luar Sekte Pedang Surgawi dan Ribuan Prajurit Yu Mo itu memiliki lingkup yang sangat luas hampir memenuhi seluruh Kota Tian.


Wush!


Dengan kecepatan yang sangat menakutkan, pedang tunggal itu bergerak melesat ke tempat dimana Xiao Cai berdiri.


Pedang tunggal besar itu bergerak dan melesat dengan kecepatan yang sangat menakutkan. Pada setiap ruang yang dilewati nya menjadi terdistorsi, bahkan udara ditindas oleh Douqi yang sangat besar hingga berubah menjadi sangat mencekam.


"Bocah Xiao, walaupun aku tidak bisa melukai dan membunuh mu, aku ingin melihat apakah kau bisa menyelamatkan seluruh keluarga mu! Ha ha!"


Yu Mo tertawa liar melirik Xiao Cai, lalu dia tiba-tiba melambaikan tangan secara horizontal ke depan.


Drt!


Pedang tunggal besar itu sedikit bergetar dan melesat dengan cepat ke tempat Xiao Cai dan hendak menghancurkan seluruh kediaman keluarga Xiao.


......................


Awalnya, Xiao Cai masih memiliki wajah yang datar, tapi segera riak wajahnya berubah menjadi jelek saat dia melihat Pedang Tunggal dengan panjang ratusan kaki dan lebar puluhan meter itu jatuh ke bawah yang bisa menimpah dan meratakan seluruh Kota Tian.


Beberapa perasaan panik mulai muncul didalam hatinya, "Cih, Yu Mo sialan ... Apakah dia tidak memikirkan warga seluruh kota Tian. Dengan kecepatan yang dimiliki pedang tunggal itu bahkan tidak bisa membuat seseorang melarikan diri dan sebagian kota tian pasti akan hancur." Gumam Xiao Cai mengutuk didalam hati.


Xiao Cai menatap tajam ke arah Pedang Tunggal besar berwarna putih itu yang bergerak semakin mendekat.


"Duar!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


#BERSAMBUNG ...

__ADS_1


.


.


__ADS_2