System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Chapter 95- New Transformasi


__ADS_3

** Di suatu tempat Benua Xingchen.


Terlihat sebuah wilayah pemukiman dengan memiliki ukuran wilayah lumayan luas, dan terdapat sebuah bangunan istana berdiri dengan megah disekitar pemukiman itu.


Didalam istana, tepatnya disebuah ruangan, terlihat sosok wanita muda mengenakan Gaun berwarna serba merah, dan terdapat sebuah Mahkota Emas melingkar diatas kepalanya.


Wanita itu memiliki paras wajah sangat cantik, dan ia sedang terbaring disebuah kursi sambil memejamkan matanya.


Tidak lama berselang, mata indah wanita itu yang sedang terpejam tiba-tiba terbuka, dan ia memiliki tatapan dingin melihat ke depan.


"Au-aura Qi ini? Aku seperti merasa akrab dengan Aura Qi ini ..." Gumamnya pelan, dengan riak wajah penuh keterkejutan.


Baru saja membuka mata, wanita yang memiliki paras cantik dan dingin itu merasakan sebuah Aliran Qi yang akrab, dan sudah lama telah hilang, serta telah lama tidak ia rasakan Aura Qi itu lagi selama ini.


Tok! Tok!


Ketika ia masih sibuk didalam pikiran ia untuk mengingat Aura Qi akrab apa yang ia rasakan itu, wanita bergaun merah bermahkota emas itu dikejutkan dengan suara ketukan pintu.


"Masuklah ..." Ia berkata pelan.


Krek!


Terdengar suara pintu terbuka didalam ruangan wanita itu.


"Salam Yang Mulia, mohon maafkan hamba telah menganggu istirahat, dan waktu anda"


Salah seorang wanita bergaun Ungu dengan memiliki paras wajah lumayan cantik, ia melangkah masuk sembari memberi hormat kepada wanita bergaun merah yang duduk di singgasananya.


Wanita bergaun merah, dan mengenakan Mahkota Emas dikepalanya itu, ia merajut alisnya, "Ada apa? Mengapa kau tiba-tiba mengganggu istirahatku?" Tanyanya pada wanita bergaun ungu.


"Maafkan hamba Yang Mulia, jika saya telah bersikap lancang ..." Kata Wanita Bergaun Ungu itu dengan wajah ketakutan.


Wanita bergaun Merah melambaikan tangan ia dengan acuh tak acuh.


"Yang Mulia, saya baru saja membersihkan ruangan tempat leluhur terdahulu ..." Lanjut wanita bergaun ungu itu dengan penuh hormat.


"Oh, lalu?"


"Ketika saya sedang membersihkan ruangan tempat biasa leluhur dahulu, saya melihat Giok leluhur Ular Kepala 9 tiba-tiba hidup menyala terang." Jelas wanita bergaun ungu itu.


Mendengar penuturan wanita bergaun ungu itu, sontak membuat wanita bergaun merah itu terkejut, dan malas bangkit dari kursinya, "Ap-apa?! Giok leluhur Ular Kepala 9 tiba-tiba hidup dan menyala terang? Apa yang kau katakan itu benar?" Tanyanya pada wanita bergaun ungu itu.


"Benar, Yang Mulia. Saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri." Wanita bergaun ungu itu menganggukan kepala dengan hormat.

__ADS_1


"Ayo, segera kau temani, dan antar aku ke ruangan itu!"


Setelah itu, dengan ditemani wanita bergaun ungu, wanita bergaun merah dengan Mahkota Emas diatas kepalanya, dan dipanggil "Yang Mulia" itu berjalan anggun meninggalkan ruangannya.


Lalu, ia pergi hendak melihat giok leluhurnya yang tiba-tiba hidup menyala itu.


.........


** Dimensi lain.


Terlihat siluet seorang pemuda berdiri tegap diatas langit, dan ia sedang menginjak diatas udara kosong.


Pemuda itu memiliki penampilan berbeda dari sebelumnya.


Terlihat Jubah Douqi berwarna Coklat Kemerahan bergerak-gerak, dan melapisi seluruh bagian tubuhnya.


Terdapat Sepasang Sayap berwarna Merah Darah membentang luas, dengan memiliki panjang Puluhan Meter berada tepat dibelakang punggungnya.


Dan, terlihat pula Sebilah Pedang Emas yang memiliki ukuran panjang Puluhan Meter digenggaman tangan kanannya.


Serta, terdapat digenggaman tangan kiri ia sebuah Perisai berwarna Merah yang memiliki ukuran panjang sama besar dengan Pedang Emas di tangan kanannya itu.


Lalu, pemuda itu memiliki pandangan ke arah bawah, dan ia sembari tersenyum puas, ia melihat tampilannya sekarang.


"Ha ha, aku tidak menyangka Teknik Transformasi gabungan ini bisa membuat tampilan ku berubah menjadi seperti ini, bahkan tingkatan kultivasi ku telah sementara meningkat drastis." Pemuda itu berkata pelan.


Ia juga merasakan kekuatan tak terbatas mengalir di sekujur badannya, dan ia merasakan kekuatan ia telah meningkat drastis untuk sementara, dari Ranah Dewa Kuning*1 meningkat ke Ranah Jenderal Dewa, Dewa Giok*7.


Pemuda itu tidak lain dan tidak bukan, ialah Xiao Cai.


Sebelumnya, Xiao Cai telah mencoba menggunakan Teknik Transformasi gabungan dengan Xiao Shu dan Xiao Ying, dan berjalan dengan lancar.


Ia untuk pertama kali menggunakan teknik transformasi gabungan ini, hingga membuat ia begitu merasa bahagia.


Dan ia juga merasakan dengan kekuatannya yang ia miliki sekarang, ia merasa bisa menghadapi sosok misterius yang tidak tahu asalnya darimana.


.........


** Di suatu tempat didalam lautan kesadaran Xiao Cai.


Sosok Xiao Ying dan Xiao Shu ikut menampilkan sebuah senyuman puas, mereka berdua merasa puas, serta bahagia melihat Teknik Transformasi Gabungan telah berjalan dengan lancar, dan berhasil.


"Bocah Xiao, tindakan selanjutnya, aku akan percayakan padamu, dan kalahkan sosok jelek itu!" Teriak Xiao Shu dengan suara lantang dari dalam lautan kesadaran Xiao Cai, sembari dia melihat ke tempat sosok misterius itu berada.

__ADS_1


Sosok cantik Xiao Ying menganggukan kepala setuju dengan perkataan Xiao Shu barusan sebelum ia melirik sosok misterius itu juga, "Iya Tuan Muda Xiao Cai, ayo ... Segera kita kalahkan dia, dan bergegas pergi dari sini, kita masih tidak tahu bagaimana kondisi keluarga Xiao Tuan yang sedang berperang dengan Sekte Pedang Surgawi." Kata Xiao Ying juga.


.........


** Kembali Ke MC.


Xiao Cai mendengar perkataan dua bawahannya itu, ia menganggukkan kepala pelan sebagai pertanda setuju dengan ucapan dari keduanya.


Ia merasa telah banyak membuang waktu, dan ia tidak bisa terlalu lama lagi berada didalam dimensi kehampaan ini, dan ia harus mengambil tindakan cepat untuk bisa mengalahkan sosok misterius itu, dan segera pergi menyusul ke tempat kedua orang tua dan keluarga Xiao nya berada.


Kemudian, Xiao Cai kembali memikirkan pertarungannya, ia melirik sosok besar misterius yang berdiri tenang tidak jauh dari tempat ia berada.


.........


Sosok misterius itu acuh tak acuh menatapnya dengan wajah yang penuh sombong, "Manusia, aku cukup terkejut dan kagum melihat perubahan wujud dirimu, tetapi kekuatan yang kau miliki masih terpaut jauh berada dibawah kekuatanku ..."


Xiao Cai mengertakkan gigi ia kesal, "Meskipun kekuatan ku masih begitu jauh berada dibawah mu, aku tetap tak akan pernah takut untuk membunuhmu!"


"Ha ha, Manusia, aku memberikan kau kesempatan untuk menyerang aku duluan, aku ingin mencoba kekuatan yang kau banggakan itu!"


Mendengar perkataan sosok misterius itu yang meremehkannya, Xiao Cai berwajah gelap, serius dan kesal melirik sosok misterius itu.


ia tidak mau berbicara omong kosong lagi dengan sosok misterius itu, segera ia mempertebal Douqi didalam tubuhnya.


Wush!


Setelah selesai mempersiapkan Douqi nya, ia mengepakkan sepasang sayap Merah Darah besar nya, hingga membuat udara sekitar ia menjadi berhembus dengan sangat kencang.


Drt!


Lalu, Pedang Emas ditangan kanan, dan Perisai Merah ditangan kiri ia sedikit bergetar, dan terayun.


Tap!


Xiao Cai memunculkan senyuman melengkung untuk sesaat sebelum ia menghilang dalam sekejap dari tempat ia berdiri tadi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


.


#BERSAMBUNG ...

__ADS_1


.


.


__ADS_2