System : Adventure Of Cultivation

System : Adventure Of Cultivation
Ch.71- Pelelangan III


__ADS_3

** Ruangan VIP nomor 7.


Xiao Cai bersandar malas mengamati Peta di tangan Feifei, ia mencoba mencari tahu,


"Sistem, Apakah kau mengetahui peta itu berisi tentang apa?" Xiao Cai berkata pelan.


[Dudu ~ Menurut hasil analisa sistem, bahwa peta itu adalah potongan dari beberapa peta yang berisi tentang letak Pohon Kehidupan.]


Xiao Cai tersentak kaget mendapat jawaban dari sistem, "Po-Pohon kehidupan? Pohon apa itu sistem?" Tanyanya penasaran.


[Menjawab Tuan, Pohon Kehidupan berisi dengan Energi kehidupan dan penciptaan. Setiap 100.000 Tahun Pohon kehidupan akan berbuah, Jika seseorang memakan satu buah saja dari Pohon Kehidupan, maka orang yang mengonsumsi buah itu akan membuat kekuatan dan kultivasi orang itu meningkat sangat drastis dan tubuh mereka menjadi abadi.]


[Tetapi, sudah berjuta-juta tahun jejak keberadaan Pohon Kehidupan tidak pernah ditemukan lagi, Tuan.]


Xiao Cai mendengarkan secara seksama penjelasan dari sistem, dia yang sedang bersandar malas, ia merasa terkejut, ia tidak menyangka bahwa Potongan Peta misterius itu ternyata sangat berharga dan ia merasa bahagia bisa menemukan harta selangka itu di Kota kecil.


"Sistem, Apakah kau tahu dimana keberadaan Potongan peta lainnya?"


[Dudu ~ Sistem mendapatkan hasil analisa, bahwa keberadaan potongan peta yang lain terdapat di suatu tempat di wilayah Kekaisaran Ming.]


Sontak riak wajah Xiao Cai menjadi lebih bersemangat mendengar bahwa sistem mengetahui keberadaan potongan peta lainnya.


Kemudian Xiao Cai melirik ke arah tengah aula.


.........


Semua orang yang mendengar barang yang dilelang adalah sebuah potongan misterius, mereka tidak merasa tertarik, mereka juga tidak mengetahui apa isi peta itu.


Meskipun berbagai bisikan tentang potongan peta itu, dan keheningan yang cukup lama, Feifei tetap tenang, ia segera tersenyum menawan mendengar seseorang mulai menawar


.........


"350.000!" Setelah keheningan sebentar, seseorang berjubah biru yang sedang duduk di bangku penonton biasa berteriak harga.


Semua orang melihat ke arah suara, mereka mengernyitkan kening menatap sosok berjubah biru misterius itu yang sedari tadi hanya diam.


"400.000!" Sebuah suara dari ruangan VIP nomor 7 menaikan harga.


Pria berjubah biru itu melirik ke ruangan VIP nomor 7, ia mengertakan gigi dan meludahkan, "450.000!"


.


Di dalam ruangan VIP nomor 7, Xiao Cai terkejut bahwa ada seorang yang juga tertarik dengan potongan peta itu, ia tersenyum dengan sudut bibir terangkat ke atas,


"500.000!" Xiao Cai menaikan harga dengan acuh tak acuh.


"550.000!"


"800.000!"


"900.000!"


"3.000.000!"


Xiao Cai menaikan harga secara acak, ia tidak takut untuk berperang harga, bukan kah ia memiliki kekakayaan yang melimpah.


Pria berjubah biru itu mengerutkan kening, ia mencoba melihat ke sosok pemuda yang berada di ruangan VIP nomor 7, dengan rasa kesal, ia menaikan harga kembali, "4.000.000!"

__ADS_1


"8.000.000!"


"10.000.000!"


"15.000.000!"


.........


Semua orang didalam aula menoleh ke kanan dan ke samping, mereka tidak menyangka sebuah potongan peta yang harga awal hanya 300.000 Koin Emas telah menjadi berkali-kali lipat dalam sekejap.


Mereka juga merasa Dua sosok yang sedang berperang harga itu adalah orang bodoh karena membeli barang yang tidak jelas dengan harga mahal.


Berbeda dengan Patriak Jie Lao, Patriak Ba Shen, dan Tetua Yu Mo.


Mereka merasa penasaran mengapa Xiao Cai yang berada di ruangan VIP nomor 7 tertarik dengan peta misterius itu, tetapi mereka tidak berniat ikut menawar harga di harta itu.


Tujuan mereka sebenarnya ialah Barang yang akan keluar di akhir pelelangan, yaitu Sebuah Senjata Dual Surgawi.


"Haha, Xiao Cai ... Apakah kau sangat bodoh, hingga rela menghabiskan uang untuk membeli selembar kertas sampah ..."


"Iya, Sesuai dengan gelar dia yaitu Tuan Muda sampah yang sangat bodoh ..."


"Haha ..."


Semua orang beranggapan bahwa Xiao Cai sangat bodoh hingga mau membeli potongan peta misterius dengan harga yang mahal dan juga belum tahu apa isi peta itu.


.........


Xiao Cai menghiraukan dan menganggap angin lalu semua orang yang mencibir dirinya, ia menggelengkan kepala.


Ia merasa sangat senang, bahwa semua orang tidak mengetahui apa sebenernya isi dari peta itu. Malah dia menganggap bahwa orang-orang itulah yang sebenarnya bodoh.


"50.000.000 ... 2X"


Pria berbaju putih mengertakan gigi, ia dipaksa habis-habisan, "70.000.000!"


Xiao Cai hanya memiliki riak wajah acuh tak acuh, "80.000.000!"


"90.000.000!"


"120.000.000!"


.


Melihat seorang bocah yang bertarung harga dengan nya, ia merasa kesal dan penuh amarah, ia melirik ke Xiao Cai, "Hei, Bocah ... Apakah kau memiliki uang sebanyak itu?" Teriaknya.


"Iya, Sampah. Apakah kau mau menghabiskan dan membuat miskin keluarga Xiao mu itu ..." Patriak Jie Lao dan Patriak Ba Shen juga ikut meragukan Xiao Cai memiliki kekayaan sebanyak itu.


.........


**Ruangan VIP nomor 7.


Xiao Cai melirik acuh tak acuh ke Kedua patriak itu, "Haha, jika kau yang tidak ikut menawar harga, lebih baik kau diam saja ... Nikmati saja pemandangan orang kaya menaikan harga." Xiao Cai tertawa mengejek kedua patriak.


"Hahaha...."


Semua orang di aula tertawa mendengar perkataan Pemuda dari Ruangan VIP nomor 7.

__ADS_1


Ekspresi kedua patriak Jie Lao dan Ba Shen berubah menjadi gelap, pemuda itu bukan takut, malah penghinaan yang mereka dapatkan ...


"Cih, Awas saja kau setelah pelelangan ini, aku akan membalas perbuatan mu, Bocah!" Kesal didalam hati mereka berdua.


Kemudian, Xiao Cai melirik ke Pria berjubah biru dengan riak wajah dingin, "Jika kau memiliki uang, maka naikan saja harga tawaran mu ..."


"Tapi jika kau tidak memiliki banyak uang, lebih baik kau diam saja ... Jangan kau samakan aku dengan kau yang miskin itu." Ucap Xiao Cai dengan acuh tak acuh.


......................


Mendapat jawaban menohok dari pemuda itu, ia merasa terhina, malu dan semakin marah, "130.000.000!"


"150.000.000!"


Mengertakan gigi, Pria berbaju biru itu kembali menaikan harga, "170.000.000!"


Dibawah tatapan kesal pria berbaju biru, Xiao Cai acuh tak acuh tersenyum, "200.000.000!"


Dengan mata yang memerah, Pria berjubah biru itu hendak kembali menaikan harga, "250.00-..." suara ia berhenti ketika seseorang yang duduk di samping ia berbisik kepada nya.


"T-Tuan, jika anda terus menaikan harga untuk peta itu, saya khawatir harta kita tidak akan cukup untuk mendapatkan senjata surgawi yang akan dilelang setelah ini."


Menghela nafas berat, ia mengertakkan gigi, ia melirik penuh kebencian ke arah Xiao Cai, "Bocah, aku akan mengingat rasa malu ini!" Teriaknya sambil mengeluarkan Aura intimidasi kepada Xiao Cai.


Xiao Cai melihat bahwa sebuah Aura Qi hendak mengintimidasi dirinya, ia hanya tersenyum acuh tak acuh, la melirik ke arah pria berjubah biru itu,


Wush!


Xiao Cai mengeluarkan sedikit Qi Kekuatan Spiritual nya, ia menatap acuh tak acuh ke tempat Pria Berjubah biru itu ...


Ugh!


Pria berjubah biru itu memuntahkan banyak darah segar keluar dari mulutnya, ia tidak menyangka bahwa Aura Qi intimidasi yang ia tujukan kepada bocah itu, malah kembali dan menyerang dirinya, bahkan berkali-kali lebih kuat dari Aura intimidasi yang ia berikan.


"Ke-Kekuatan Jiwa?" Setelah mengatur nafas, Pria berjubah biru itu terkejut merasakan kekuatan jiwa yang dimiliki bocah itu sangat kuat.


"Tu-Tuan, Apakah anda tidak apa-apa?" Tanya salah seorang di samping pria berjubah biru.


Sambil mengusap jejak noda darah di sudut bibirnya, ia melirik ke samping, "Aku tidak apa-apa." Ucapnya.


...


Xiao Cai hanya melirik dengan acuh tak acuh ke pria berjubah biru itu, lalu ia menoleh dan melihat ke tengah aula, "Nona Feifei, bukankah anda seharusnya mengumumkan sesuatu?".


Feifei merasa tertegun sebentar, ia menoleh ke arah suara muda itu, kemudian ia tersenyum menawan menatap Xiao Cai, "Peta misterius itu dimenangkan oleh Tuan Muda dari Ruangan VIP nomor 7."


.........


Ditengah Aula, Dengan wajah cantik, Feifei kembali menatap semua orang dengan senyuman menawan,


"Semua orang, pelelangan sudah mencapai akhir, dengan harta lelang terakhir akan menjadi tanda nya berakhir pelelangan kali ini ..." Suara Feifei berhenti sebentar, dengan lambaian tangannya, seorang pegawai wanita cepat membawa sebuah piring kaca giok yang terdapat Pedang Dual di atas piring kaca giok itu.


...----------------...


.


#BERSAMBUNG .....

__ADS_1


.


.


__ADS_2