
Terlihat Xiao Cai sedang mengenakan pakaian berjubah merah, dia memiliki riak wajah dingin, ia sedang menatap ke depan tempat Patriak Jie Lao dan patriak Ba Shen berada.
Xiao Cai berjalan dengan langkah pelan memandangi Kedua patriak itu dengan senyuman melengkung di sudut bibirnya, lalu ia mengeluarkan Aura Qi yang sangat besar mengalir keluar dari dalam tubuh nya ...
Wush!
Duar!
Gelombang kejut Aura Qi berwarna Emas kemerahan mengalir keluar hingga menimbulkan ledakan keras yang terdengar menggema memenuhi di area sekitarnya.
Bahkan membuat udara seluruh kediaman keluarga Xiao diselimuti dengan Aura Qi yang sangat mengintimidasi dan sangat mencekam.
Seketika semua pertempuran, baik Para prajurit maupun pertempuran diatas langit berhenti dalam terdiam dalam sekejap, mereka semua mengalihkan pandangan nya melihat ke arah mana Aura Qi itu berasal.
Kemudian, Xiao Cai memandangi ke bawah, dia tersenyum puas melihat Douqi Emas kemerahan itu, ia mengeluarkan Aura Qi hanya sampai Ranah Dou Zong.
Setelah itu, Xiao Cai melirik dan menatap kembali ke patriak Jie Lao dan Ba Shen.
......................
Patriak Jie Lao dan Ba Shen melihat kemunculan pemuda Xiao Cai tiba-tiba dihadapan mereka, mereka berdua merasa terkejut ketika merasakan Aura Qi yang mengalir deras dari dalam tubuh pemuda yang mereka kenal dan anggap sampah itu,
"Ra-ranah Dou Zo-zong!"
"Ba-bagaimana mungkin ... Ka-kau ..."
Mereka hampir menjatuhkan kedua rahang mulut mereka ke tanah saat mereka melihat Ranah yang dimiliki sampah itu berada di Ranah Dou Zong, bahkan Aura yang dikeluarkan pemuda itu berisi Aura yang sangat membuat mereka tertekan dan terintimidasi.
Melihat hal itu membuat mereka merasakan penuh ketakutan di dalam hati, mereka berdua menatap pria di hadapan seperti sedang menatap Dewa Yama tepat didepan mata nya.
...****************...
Xiao Cai melihat riak penuh keterkejutan di wajah kedua patriak Jie Lao dan Ba Shen, dia tanpa basa-basi dan banyak bicara lagi, dia melirik mereka berdua dengan acuh tak acuh, ia tersenyum dengan mengangkat sudut bibir sedikit ke atas,
Tap!
Lalu ia berjalan mendatangi mereka berdua dengan mengambil langkah pelan, kemudian ia tiba-tiba ...
Wush!
Xiao Cai yang sedang berjalan dengan langkah pelan, dia tiba-tiba perlahan menjadi sebuah bayangan transparan, ia menghilang dalam sekejap mata, hingga membuat jejak Aura Qi Emas Kemerahan menimbulkan retakan di kehampaan udara.
"Ap-apa!"
"Di-dimana ... Bocah sampah itu!"
Segera riak wajah kedua patriak Jie Lao dan Ba Shen berubah melihat pemuda dihadapan mereka tiba-tiba menghilang, itu membuat mereka merasa sangat ketakutan didalam hati.
Mereka juga menggerakan badan berputar melihat ke arah sekeliling mereka, dengan rasa waspada yang tinggi, mereka berdua mencoba menebak dan melihat dimana tempat yang menjadi titik muncul pemuda itu.
Tap!
Xiao Cai yang menghilang dengan tiba-tiba, ia muncul didepan patriak Jie Lao dalam sekejap mata.
"Aku disini."
Kemudian, dia mengepalkan tinju tangan kanan nya yang sudah ia penuhi dengan energi alam dan kekuatan fisik ...
__ADS_1
Baam!
ia mengarahkan pukulan dan mendaratkan tinju ganas itu di perut buncit patriak Jie Lao.
"Ap-..."
Melihat tinju melesat dengan sangat cepat hendak mengenai tubuh nya dan dengan kekuatan yang berbeda jauh berada dibawah pemuda itu, membuat Jie Lao tidak sempat bereaksi menangkis dan menghindari pukulan itu ...
Ugh!
Patriak Jie Lao memuntahkan banyak darah segar keluar dari dalam mulut nya, bahkan tubuh dia tidak bisa menahan keseimbangan akibat kekuatan dibalik pukulan ganas itu, hingga membuat ia terpukul mundur dan terbang hingga ratusan meter hendak menabrak dinding.
.........
Xiao Cai melihat patriak Jie Lao hanya dengan tatapan acuh tak acuh, segera dia mengalihkan pandangan nya, ia melihat dan menatap patriak Ba Shen.
.........
"Sampah ... Berani sekali kau!"
Patriak Ba Shen melihat Jie Lao terpukul dan dibuat terbang dalam sekejap mata oleh pemuda itu, dia merasa bergidik ngeri, ia menatap wajah dingin pemuda itu dengan penuh rasa ketakutan.
Xiao Cai memiliki riak wajah dingin dan menatap acuh tak acuh, dia dengan sangat cepat kembali menggerakan tinju nya, lalu ia melayangkan pukulan ganas itu ke tubuh patriak Ba Shen ...
Baam!
"Uhuk!"
Patriak Ba Shen tidak bisa menangkis sebuah pukulan yang dilapisi dan dipenuhi dengan kekuatan yang sangat besar, membuat ia memuntahkan darah segar keluar dari dalam mulut nya, hingga ia terpukul mundur dan terbang dengan sangat cepat ...
Wush!
...****************...
Xiao Cai melihat kedua patriak yang sudah terpukul terbang, ia kembali menjadi bayangan transparan dan menghilang dari tempat ia berdiri dalam sekejap.
Tap!
Xiao Cai menghilang dan dia muncul kembali dalam sekejap mata tepat dihadapan Patriak Jie Lao dan Ba Shen yang sedang terbang.
Dengan wajah dingin, Dia menggerakan kaki kanan nya ke atas lalu ke samping ...
Baam!
Baam!
Xiao Cai menggunakan kaki kanan nya, dia memukul dan menerjang kembali tubuh kedua patriak Jie Lao dan Ba Shen sebelum mereka berdua melesat hendak menghantam dinding.
Kedua patriak Jia Lao dan Ba Shen tidak sempat bereaksi menangkis tendangan kaki dari Xiao Cai yang menghantam tubuh mereka secara tiba-tiba.
Ugh!
Itu membuat mereka berdua memuntahkan banyak darah segar keluar kembali dari dalam mulutnya.
Wush!
Lalu mereka berdua kembali dibuat terpukul terbang.
__ADS_1
Setelah itu, Xiao Cai kembali menghilang dari tempat ia berdiri ...
Baam!
Baam!
Terlihat Xiao Cai memukuli tubuh kedua patriak itu secara terus menerus dan secara bergantian dengan menggunakan kaki dan tangan nya, ia melayangkan pukulan yang sangat ganas.
Tap!Tap!
Dia menghilang di satu tempat dan ia muncul kembali ditempat lain dalam sekejap.
Hal ini juga berdampak pada udara disekitar yang menjadi terdistorsi, bahkan udara diseluruh kediaman keluarga Xiao sekarang dipenuhi dengan gelombang Aura Qi Emas kemerahan yang sangat mengintimidasi semua orang.
...****************...
Diatas langit, Tetua Yu Mo dan 29 orang lain nya sedang berhadapan dan bertarung dengan Xiao Wu, mereka menghentikan pertarungan itu, lalu mereka mengalihkan pandangan melihat ke arah seorang pemuda yang tidak jauh dari tempat mereka berada.
Tetua Yu Mo dan 29 Tetua Luar lain nya merasa terkejut saat merasakan kekuatan yang sangat besar menyelimuti seluruh tubuh pemuda itu.
Bahkan, mereka semua mengerutkan kening ketika melihat seorang pemuda yang tidak jauh dari mereka dengan sangat mudah memukuli kedua patriak dari keluarga besar di Kota Tian.
.........
"Yeay ... Akhirnya Cai gege datang." Ucap Xiao Wu didalam hati.
Xiao Wu sedang berdiri tidak jauh dari kelompok Tetua Yu Mo, dia memiliki wajah ceria, ia tersenyum bahagia dan ia merasa senang melihat Tuan nya akhirnya datang juga. Bahkan, ia semakin merasa kagum dan takjub menatap tuannya.
.........
Patriak Xiao Zhan dan Xiao Xin yang sedang memimpin Para Tetua Keluarga Xiao, keponakan, dan para prajurit keluarga Xiao, mereka berdua melihat putra nya menyerang Patriak Jie Lao dan Patriak Ba Shen dengan sangat agresif dan ganas, meski pun pada awal nya mereka merasakan khawatir, tapi akhirnya mereka berdua merasa tenang dan merasa sangat bangga pada putra nya.
Xiao Zhan melirik ke samping, ia melihat istrinya,
"Haha ... Xin Er, kau lihat itu putra ku yang sangat tampan itu sedang menyerang para tua bangka itu, bukankah itu terlihat seperti aku dulu ketika muda?" Xiao Zhan tertawa sambil meletakan kedua tangan ia di pinggangnya.
"Cih, enak saja ... Bukan kah, Cai Er sangat menawan seperti aku ketika muda dulu." Xiao Xin juga tidak mau kalah dengan suami nya.
Setelah itu mereka berdua saling beradu argumen untuk menentukan siapa yang paling keren dan menawan diantara mereka berdua.
.........
"Tu-tuan muda Xiao Cai sangat hebat sekali ..."
"Bahkan, Kedua Patriak Jie Lao dan Ba Shen seperti semut di hadapan tuan muda ..."
"Iya, ternyata tuan muda selama ini telah sangat berusaha mengembalikan dantian dan meridian nya ..."
"Yos, kita juga harus semangat ... Dan jangan mau kalah dengan musuh-musuh itu."
Para prajurit dan orang-orang dari keluarga Xiao yang sedang bertarung dengan ribuan prajurit berhenti ketika melihat Aura Qi yang mengalir keluar dari dalam tubuh tuan muda nya, bahkan mereka merasa sangat takjub dan kagum melihat kekuatan yang dimiliki tuan muda mereka sekarang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
#BERSAMBUNG ....
__ADS_1
.
.