System Anime Di Dunia Kultivator.

System Anime Di Dunia Kultivator.
percakapan santai sambil menuju kota.


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, sinar matahari mulai memasuki sela-sela kereta kuda. Di dalam kereta sekarang terlihat seorang gadis dengan pakaian usang sedang tertidur pulas.


Kereta kuda itu terus berjalan melewati berbagai tempat. dari hutan, hamparan rumput, dan bukit.


Tiba-tiba, saat berjalan roda kereta itu menabrak batu yang lumayan sehingga membuat gadis di dalam mengerut kening dan membuka matanya.


Ia merasa kebingungan dengan hal disekelilingnya, ia kemudian duduk dan tubuhnya mulai mengumpulkan nyawa.


Sambil mengucek-ucek matanya, ia kembali mengingat kejadian kemarin tentang kakaknya yang dapat membunuh iblis dengan sangat mudah dan berbicara sefrekuensi dengan beberapa orang yang disebut pemburu iblis.


Layla Kemudian berdiri dan berjalan membuka jendela yang berada tepat dibelakang kusir.


Setelah membuka, ia melihat bayangan kakaknya yang sedang memakan buah di tangannya.


"Hei, kakak. Dimana kita sekarang? Bukannya kita harusnya hanya menginap di rombongan kereta pedagang?" Tanya Layla kepada Shuyi, kakaknya.


"Ohhh, kamu sudah bangun layla. Iya harusnya kita menginap disana, Tapi mereka beda arah tujuan Dengan kita. Jadi aku diberi satu kereta ini oleh pedagang karena menyelamatkan nya kemarin," kata Shuyi memandang adiknya dengan lembut dan melempar sebuah apel.


"Bukannya, kakak hanya membunuh tiga iblis saja yang menyerang kita? Bagaimana kok bisa menyelamatkan mereka?" Menangkap apel dari Shuyi, ia mengigitnya dan memandang Kakaknya dengan ekspresi bingung.


"Hanya? Maksudmu membunuh tiga iblis itu sangat mudah? Bukannya kamu hampir mati saat itu karena tidak sanggup melarikan diri dari iblis? Jika bukan karena aku menyelamatkan mu mungkin kamu akan jadi santapannya," kata Shuyi dengan nada mengejek melirik Layla yang tersedak apel karena mendengarnya.


"Huh, jangan bahas sejarah kelam dong kak. Lagian aku kan tidak memiliki kekuatan sakti seperti kakak, pedang saja aku tidak punya," Layla menggembungkan pipinya menatap Shuyi dengan cemberut.


"Ngomong-ngomong apel ini manis, enak sekali. Apakah ada satu lagi?" Lanjutnya.


"Tentu," Shuyi mengambil apel yang ada di sampingnya dan melemparkannya ke Layla.


"Kekuatan? Tidak, aku hanya manusia biasa. Kekuatan untuk membunuh iblis itu berasal dari katana 'murasame', bukan dariku," kata Shuyi menjawab pertanyaan adiknya dengan santai sambil memegang katana murasame nya di tangan kanannya.


"Pembohong, bagaimana bisa hanya dengan menggunakan pedang dapat membunuh iblis dengan mudah," Layla menyipitkan matanya tidak percaya ucapan kakaknya.


Merasa adiknya beberapa belakangan ini semakin penasaran dengan dirinya membuat Shuyi aneh, namun ia menghiraukan hal tersebut karena mungkin adiknya hanya basa-basi dan masih penasaran dengan hal yang berhubungan dengan iblis.

__ADS_1


"Baiklah, baiklah. Kalau untuk membunuh iblis yang menyerang mu, aku hanya mengandalkan kekuatan serta ketajaman katana ini. Sedangkan kemarin, aku menggunakan teknik pernafasan," kata Shuyi.


"Bagaimana bisa hanya sebuah pedang dapat membunuh iblis? Waktu saat para iblis menyerang desa kita, aku melihat paman sam menebas iblis dengan pedang leluhurnya. Namun, aku melihat pedang itu tidak dapat menembus kulit Leher iblis tersebut," Ujar Layla sambil menatap Katana murasame yang dipegang Shuyi dengan penasaran.


Kekuatan tersembunyi apa yang dimiliki katana tersebut hingga membuat kakaknya yang tidak ahli menggunakan pedang dapat membunuh iblis dengan mudah.


Atau katana itu hanyalah senjata biasa, dan kekuatan membunuh iblis terletak pada kakaknya sendiri? Tapi, bagaimana mungkin.


Mungkinkah kakaknya menyembunyikan sesuatu darinya?


'Paman sam? Ahhh orang yang menggoda ibunya setiap ayah pergi bekerja. Untung saja orang itu mati, kalau tidak aku harus membunuh nya karena manusia seperti itu tidak perlu hidup.'


'bagaimana mungkin seseorang yang sudah menikah di goda dan diajak pergi? Dari ingatan moro, aku rasa motif paman sam mendekati ibunya hanya ingin mencicipi tubuhnya. Sungguh anji"g.'


"Mengenai analisis mu, mungkin pedang paman sam tidak memiliki zat yang dapat membunuh iblis," kata Shuyi sambil melambaikan tangannya, menyuruh adiknya mendekat.


"Zat?" Layla memiringkan kepalanya dan bingung dengan perkataan kakaknya. Melihat Shuyi melambaikan tangannya, ia membuka pintu kereta dan duduk di sampingnya.


"Dengar, Layla. Untuk membunuh iblis tidak dapat menggunakan pedang yang ditempa dengan bahan biasa.


Tahu pemburu iblis kan? Yang kita jumpai tadi malam? Nah, mereka memiliki pedang khusus yang disebut dengan pedang nichirin.


Pedang yang dapat menyerap cahaya matahari secara konstan.


Pedang Nichirin dibuat dari bahan khusus berupa pasir besi merah tua dan inti merah tua yang diambil dari pegunungan. Bahan ini mampu menyerap cahaya matahari.


Tapi, bahan ini tidak hanya diambil dari pegunungan mana saja. Bahan ini dipilih dari pegunungan yang tingginya menembus awan.


Artinya mereka terus terkena cahaya matahari tanpa terganggu hujan atau terkena penghalang cahaya matahari. Sampai sini apakah kamu paham?" Tanya Shuyi kepada adiknya setelah menjelaskan dengan panjang lebar sampai mulutnya kering.


ia pun mengambil air minum di dekatnya dan meminumnya sambil melirik adiknya yang sedang termenung mencerna penjelasan nya tadi.


"Jadi, katana kakak ini disebut dengan pedang nichirin yang dapat menyerap cahaya matahari?" Kata Layla yang menunjuk katana kakaknya dan memandang Shuyi apakah tebakan nya benar.

__ADS_1


Mendengar tebakan Layla, ia terkekeh pelan dan berkata."Sayangnya tidak."


"Hah?" Layla mengerut kening nya dan menatap Shuyi dengan kesal, ia merasa dipermainkan.


"Hahahahaha."


Melihat adiknya yang kesal, membuat Shuyi melihat warna baru dari Layla yang biasanya tertutup dan hanya penasaran dengan iblis.


ahhh, tiba-tiba perasaan menggoda adiknya tidak buruk juga setelah melihat ini.


"Katana ini cukup istimewa karena didalam bilahnya terdapat racun yang sangat mematikan. Bila terkena racun ini, dapat menyebar sangat cepat di dalam tubuh dan menyebabkan daya tahan tubuh iblis sangat lemah.


Racun ini juga menghentikan regenerasi iblis dan menghancurkan tubuhnya dari dalam. Yahhhh, selama ini aku tidak melihat iblis maupun orang yang dapat selamat dari racun katana 'murasame' ini," kata Shuyi dengan santai mengingat seluruh alur anime akame ga kill tentang Se overpower apa teigu katana murasame dipegang oleh akame.


"Sekuat itu?" Mata layla terbelalak, ia menatap kakaknya dengan curiga namun hanya melihat ekspresi serius dan bangga kakaknya mengelus gagang katana nya.


"Ya, jadi jangan sampai kamu memegang bilah katana ini jika tidak ingin mati lebih cepat," kata Shuyi menyuruh adiknya untuk berhati-hati.


"Ngomong-ngomong, tentang teknik pernafasan. Apa itu kak?" Tanya Layla yang menjadi tertarik dengan penjelasan Shuyi.


"Teknik pernafasan ya, aku akan menjelaskan nya sedikit karena aku sendiri tidak terlalu tahu definisi utama dari teknik ini.


Teknik pernafasan adalah teknik untuk meningkatkan aliran oksigen dan sirkulasi darah didalam tubuh yang dapat meningkatkan kekuatan fisik dalam sekejap.


Teknik ini digunakan untuk dapat memaksimalkan potensi pedang nichirin dalam menebas iblis yang sekiranya iblis itu memiliki kulit sangat keras," kata Shuyi sambil memandang jalan di depannya.


Melihat bahwa didepannya sudah terlihat gerbang kota, Ia segera mempercepat laju kereta kuda tersebut sambil menantikan pertemuan nya dengan mc dunia ini beberapa hari lagi.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2