SYURGA Yang Terkhianti

SYURGA Yang Terkhianti
Capture 06


__ADS_3

Bastian pun hanya bisa terdiam dalam keheningan hatinya dia tak pernah menyangka bahwa Gyta akan setega itu setelah mengkhianti sekarang meminta perpisahan apakah dimata Gyta dirinya itu tak berarti sama sekali..


"Kenapa kamu menjadi seperti ini Gy kemana kamu yang dulu wanita yang begitu hangat dan manja namun kini hanya karena aku bangkrut dan jatuh miskin kamu tega membuang aku begitu saja? Dimana letak hatimu Gy dimana?"Bastian pun telihat kesal di dalam diamnya itu.


Bastian terus saja dihantui tentang ucapan Gyta yang mengatakan bahwa dirinya tak pantas menjadi seorang suami karena Bastian tak mampu membuat Gyta merasa bahagia.


Dari ucapan Gyta membuat Bastian sadar bahwa ternyata ketulusannya selama ini tak pernah berarti bagi sang istri.


"Jika itu yang kamu inginkan baiklah aku akan membiarkanmu bahagia dengan siapapun yang kamu anggap penting dan berarti namun jika aku hanya kau anggap benalu bagimu maka selamnya kamu akan tetap menjadi istriku bukan karena aku masih mencintaimu namun aku ingin kamu merasakan apa yang aku rasakan selama ini."Bastian pun kini terlihat sangat buruk hanya karena ucapan yang keluar dari bibir seksi Gyta.


Bastian pun kini mengingat kembali masa masa kejayaannya dulu.


Dimana dia tengah merasakan kejayaan dimana dia merasakan kesuksesan yang begitu membuat namanya melambung sangat tinggi..


"Inilah kehidupan mau atau enggaknya aku harus bisa menjalaninya aku akan buktikan bahwa kelak aku akan bisa mencapai kesuksesanku lagi."pekik Bastian dalam hatinya.


Bastian pun sedang berada di bengkelnya dan tanpa Bastian sadari ada sepasang mata yang tengah menatapnya dari kejauhan.


"Lihatlah Am sekarang Mas sudah berhasil membayar rasa sakit yang telah dia goreskan di hatimu dan kini lihatlah betapa menderitanya dia saat ini."ucap Ivan sembari menatap Bastian dari kejauhan.


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


Di tempat berbeda tepatnya di sebuah taman kanak-kanak telihat wanita yang sangat cantik jelita dan juga anggun wanita itu bernama Naura Alisha atau Naura nama sapaannya.


Naura adalah seorang guru di taman kanak-kanak dia adalah wanita yang lemah lembut dalam berbicara dan juga dia wanita yang selalu saja menjaga pandangan dan juga lisannya ketika berbicara..


Naura adalah sosok wanita yang penyayang dia juga wanita sederhana dan juga agamis hal itu membuatnya banyak di kagumi oleh laki laki namun sampai saat ini Naura masih menutup diri...


"Selamat pagi Naura?" ucap salah seorang guru laki laki di tempatnya mengajar..

__ADS_1


"Selamat pagi juga Pak Ibrahim."jawab Naura dengan lembut.


Naura telihat sangat anggun dengan menggunakan seragam berwarna abu miliknya bahkan kini sepasang mata tengah menatapnya dia adalah Rizal salah seorang guru yang begitu mengagumi sosok Naura,namun Rizal adalah laki laki yang sudah memiliki istri hal itu yang mrmbuaymty Naura sedikit menutup diri dan menjaga pandangannya dari Rizal.


Rizal pun mendekati Naura yang sedang duduk di kursinya.


"Pagi Na kamu sudah sarapan belum? Apa mau aku belikan kamu makanan?"tanya Rizal dengan senyumannya yang mempesona..


Naura pun membalas senyuman Rizal dengan mengalihkan pandangannya.


"Terima kasih Pak Rizal kebetulan saya sudah sarapan dan maaf saya harus ke kelas."Naura pun pergi meninggalkan Rizal yang masih duduk di hadapannya.


Banyak yang mengatakan bahwa Naura adalah seorang penggoda karena Rizal selalu mendekatinya.


Di lain sisi kini Bastian tengah kembali ke bengkel miliknya yang tak jauh dari sebuah sekolah dimana Naura mengajar di sana..


Bastian melihat sosok Naura dari kejauhan terlihat sedang terburu-buru hal itu membuatnya tersenyum..


Bastian pun membuka bengkel dengan mengucapkan bismillah dan Bastian juga memulai aktifitasnya.


❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️


Hari terasa begitu berat di lalui oleh Gyta dimana kini dia tengah mengandung buah cintanya dengan Ivan karena selama ini Gyta sudah tak pernah mau di sentuh oleh suaminya sendiri Bastian.


"Ah sial kenapa aku bisa hamil si?" gerutu Gyta dalam hatinya..


Gyta pun membanting ponsel miliknya karena kini Ivan tak bisa di hubungi hal itu membuat Gyta benar benar merasa hancur.


"Aku harus gimana sekarang? Gak mungkin aku bertahan hidup dengan Mas Bastian sedangkan aku sama sekali sudah tak mencintainya tapi jika pergi bagaimana nasib anak yang ada di dalam kandunganku."Gyta pun kini mulai frustasi.

__ADS_1


Sedangkan di lain tempat Ivan sengaja menghilang setelah tahu bahwa Gyta tangah mengandung anaknya Ivan tak ingin terikat apapun dengan Gyta karena niat Ivan hanya ingin menghancurkan Bastian..


"Ah sial kenapa dia bisa sampai hamil si tapi biarkan saja biar wanita itu juga merasakan bagaimana susahnya mengurus anak lagipula aku sudah memberinya uang yang banyak dan itu aku rasa cukup."pekik Ivan dalam hatinya Ivan pun kini telihat kusut..


Ivan pun langsung mengambil air putih kemudian menenggaknya sampai habis hal itu dia lakukan untuk menghilangkan segala apa yang tengah dia rasakan selama ini..


Tak lama kemudian sang Bunda pun datang menemui Ivan yang sedang berada di dapur.


"Van kenapa kamu disini?"tanya sang Bunda yang tiba tiba saja muncul dari arah taman belakang.


Ivan pun kaget mendengar suara sang Bunda..


"Bunda,ngagetin Ivan aja. Bunda dari mana kok dari arah taman belakang?" Ivan pun bertanya karena sedari tadi tak melihat sang Bunda.


Ibu Rita pun tersenyum..


"Bunda habis menyirami bunga mawar kesukaan Ambar jika dia masih hidup dia pasti akan senang melihat bunganya mekar semua.."pekik Ibu Rita yang kembali mengingat Ambar putrinya.


Ivan pun langsung meletakan gelasnya dan kemudian memeluk sang Bunda..


"Bunda harus ikhlas ini sudah mau empat tahun Ambar meninggal dan Ivan yakin dia melihatnya dari syurga."Ivan pun mencoba menenangkan sang Bunda yang nampak sedang bersedih..


Ibu Rita pun memeluk Ivan dengan sangat erat.


"Van kapan kamu akan menikah dan memberikan Bunda cucu Bunda ingin sekali melihat kamu menikah sebelum Bunda pergi."ucap Ibu Rita hal itu tentu saja membuat Ivan merasa sedih.


"Bunda ini bicara apa?Iya Bunda doain yang terbaik untuk Ivan ya."jawab Ivan sembari tersenyum..


Keduanya pun saling berpelukan dan tanpa disadari Ivan menumpahkan segala kesedihannya pada sang Bunda.

__ADS_1


Pada sore harinya Bastian masih berada di bengkel miliknya,Bastian melihat seorang wanita yang tengah mengendari sepeda motor sedang berdiri dipinggir jalan dan sepetinya memerlukan bantuan Bastian pun langsung mendekatinya.


__ADS_2