
tiba di mana acara yang di tunggu-tunggu pun tiba, hari ini acara sakral pernikahan,
**seorang penganten perempuan, yang cantik di hiasi cadar yang menutupi wajahnnya,
meskipun di tutupi kain cadar di wajahnnya, tetapi kecantikannya tidak terkalahkan, mengapa ia memakai cadar, jawabannya satu, karena pernikahan ini pernikahan rahasia, cukup keluarga saja yang tau, dirah pun memakai cadar, karena apa, permintaan istri pertama dari calon suaminya kini di bantah oleh ibu mertuannya, siapa lagi dia adalah nonah Amora,
karena nonah Amora tidak mau pernikahan putra satu-satunya di tutup-tutupi akhirnya pun di bantah oleh nonah Amora, Laura istri dari anaknya Devan pun tidak bisa berkomentar lagi, karena semua sudah di atur oleh nonah Amora, cuma satu permintaan Laura yang di kabulkan, yaitu mempelai penganten wanita harus di tutupi wajahnya, agar tiada yang mengenali gadis tersebut, pesta pernikahan pun di gelar secara mewah,
**lampu yang bersinar, kursi yang mewah, serta di hiasi pajangan yang cantik-cantik, tidak lupa banyak tamu yang datang, akad nikah pun di mulai
seorang pria yang sudah memiliki istri, kini kembali' menjabat tangan seorang laki-laki, untuk meminta di nikahkan kembali dengan anak dari lelaki tersebut, sebelom berjabat tangan dengan sang calon mertua, ayah dari calon istri keduanya pun langsung memeluk istri pertamannya, dan langsung bertannya,
"nak apakah kamu ikhlas jika suamimu ini, kembali lagi menikah dengan putri dari bapak, apakah kamu siap untuk di madu dengan anak saya, apakah kamu ikhlas berbagi suami dengannya, apakah kamu tidak akan cemburu bilah mana suamimu tidak bisa berbuat adil, kepadamu dan kepada anak saya, jawab dengan jujur karena saya pun akan melepaskan anak saya, jika kamu pun ikhlas berbagi suami dengannya"
unjar papa dari dirah, Laura pun yang di tanya seperti itu pun menganggukan kepala, meskipun di hatinya dia tidak ikhlas, dia pun menjawab,
__ADS_1
"ia pak insyaallah saya ikhlas, suami saya menikah kembali, dan saya siap lahir batin untuk di madu dengan anak bapak, saya ikhlas berbagi suami dengan anak dari bapak, dan saya insyaallah tidak akan cemburu bilah mana, suami saya tidak bersikap adil kepada saya, ataupun anak bapak, ini sudah menjadi keputusan dari saya pak saya ikhlas"
ucap Laura sambil melihat ke arah Devan, dan Devan yang di liatin pun menjadi semakin tegang, sejujurnya Devan tidak ingin pernikahan ini terjadi, ayah dari dirah pun bernapas legah sambil mengucapkan Alhamdulillah, Akad nikah pun di mulai,
..."saya nikahkan dan saya kawinkan engkau, Muhammad devandra altaricik baihaqi basmatra bin Alexander basmatra, dengan anak saya yang bernama, Marbella ardilah Sanjaya, dengan mas kawin berupa mahar, cincin berlian serta hapalan surat Ar Rahman di bayar tunai"...
^^^"saya terima nikahnya dan kawinya" Marbella ardilah Sanjaya binti Muhammad Ar arffah Sanjaya, dengan mas kawin cincin berlian serta hapalan surat Ar Rahman di bayar tunai"^^^
"sah.....
"sah....
"sah....
semua yang ada pun ikut seneng apa lagi papa dan mama Devan keluarga basmatra itu tampak senang,
kemudian sang wali nikah papa dari dirah pun memberi doa kepada kedua pasangan yang baru saja resmi, menjadi suami istri,
__ADS_1
"baarakallahu laka wa baarakaa Alaika wa jamaa bainakumaa fii Khoir"
artinya: muda-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan"
ucap doa dari papa dirah, dan langsung di aminkan oleh semua orang yang menyaksikan acara sakral itu, dirah pun langsung memeluk sang papa, dan berkata,
"terimakasih cinta pertama dirah, papa, yang selalu ada di saat dirah baru bisa berjalan, papa, yang selalu ada di saat dirah masuk sekolah papa yang selalu, ada di saat dirah kesepian, dan papa yang selalu ada di saat dirah menikah saat ini, terimakasih atas jasamu papa, kaulah cinta pertamaku, penerang di dalam kegelapan, dan maafkan dirah anakmu ini pah, belom bisa membahagiakanmu, tetapi sudah memilih jalan untuk hidup berumah tangga, maafkan kesalahan anakkmu ini pah"
ucap dirah sambil menangis memeluk sang papa, sang mama yang ada di dekat dirah pun, langsung mengusap punggung sang anak, dia pun ikut menangis, karena perkataan anaknya membuat hatinya menjadi sakit, anaknnya Masi kecil, tetapi sudah menikah dan membangun rumah tangga, apa lagi jadi yang kedua, sungguh hati ibu mana yang tak sakit, melihat anaknnya harus berkorban demi suaminya,
papa dirah pun langsung menghapus air mata di pipi sang anak, dia pun sejujurnya tidak ikhlas, untuk menikahkan anaknnya dengan seseorang pria, terlebih lagi pria itu sudah mempunyai istri, dan anaknya menjadi yang kedua, hati papa mana yang tidak sakit hati, demi kesembuhan dirinya anaknya rela untuk menikah dengan lelaki yang sudah beristri, yang tadinya dia tidak tau, anaknya mau menikah, bahkan istri dan anaknya berniat untuk menyembunyikan pernikahan tersebut, tetapi Allah berkata lain, tanpa sadar dia mendengar ucapan istrinya di telpon dengan sang anak, dia pun mendengarkannya, pada akhirnya dia menjadi tau semuannya, awalnya dia pun tidak setuju, tetapi dirah sang anak memohon untuk di nikahkan, dengan lelaki tersebut, mau tidak mau dia menerimanya,
"papa sudah memaafkanmu nak, kamu putri kesayangan papa, cinta pertama papa, selain dengan mamamu, dan kamu Devan papa mohon, tolong jaga anak papa, sayangi dia seperti kamu menyayangi istri pertamamu, jangan di bedakan antara istri pertamamu, dan istri keduamu, kamu harus bersikap adil terhadap mereka berdua, putri papa dirah, tidak pernah meminta untuk hadir di tengah-tengah rumah tangga kalian, tetapi ini karena garis takdir dari Allah, akhirnya dia di hadirkan di tengah- tengah rumah tangga kalian, jika kamu sudah tidak bisa bersikap adil kepada putri papa, tolong bawa dia pulang, kembalikanlah kepada papa dengan cara baik-baik, seperti dirimu saat ini, meminta di nikahkan dengan putri papa, dengan cara baik-baik, sebap apa? seadil-adilnya dirimu, kepada kedua istrimu, pasti akan terkalahkan dengan rasa cemburu, jika itu terjadi pulangkanlah anak papa, dalam keadaan baik-baik saja seperti sekarang, jangan sekali-kali kamu menyakiti dia, sebap sakit hati anak papa dirah, akan menghancurkan seluruh keluargamu"
ucap papa dirah sambil memberi nasehat kepada Devan dan Devan yang di nasehati pun, langsung menjawab,
"insyaallah Devan akan adil kepada kedua istri Devan pah, dan insyaallah Devan jangji tidak akan ada kata cerai di antara Devan dengan dirah, terkecuali adanya penghiyanatan, karena Devan paling tidak suka di hiyanati, Devan akan mengembalikan putri papa dirah, dengan keadaan baik-baik saja seperti saat ini yang papa lihat, jika nanti Devan salah tolong maafkan Devan, tetapi doa Devan kali ini, semoga saja tidak ada rasa cemburu di antara dua hati wanita yang menjadi istri Devan saat ini, dan Devan akan berusaha bisa adil kepada mereka berdua, dan tidak akan adanya perceraian di antara Devan dengan dirah, ataupun istri pertama Devan Laura, Devan mohon kalian semua mendoakan agar rumah tangga Devan tidak ada masalah, baik di istri pertama ataupun di istri kedua Devan"
ucap Devan dan papa dirah pun langsung memeluk Devan, semua yang ada di situ langsung memberi doa dan nasehat kepada Devan dan dirah,
__ADS_1
**bersambung......
bismillah semoga banyak yang suka, dengan cerita ini amin amin**