TAKDIR HIDUP Laila

TAKDIR HIDUP Laila
BAB 10


__ADS_3

Laila mengatakan "Siapa ayahku? siapa ayahku Dhani?" Laila bertanya tanya tentang ayahnya, lalu Linda teringat akan kejadian dimana suaminya menjualnya. Linda menampar Laila dan Linda pingsan.


Laila berteriak " Ibu, bangun bu." Teriak Laila dengan sangat sedih karna ibunya tidak kunjung bangun.


Rossa datang dan membawa Linda ketempat tidur dan mengatakan pada Laila "Pergilah istirahat, jangan khawatir ibumu baik baik saja." Laila menangis dan mengatakan "Aku akan tidur dengan ibuku, ibu tidak sehat." Lalu Rossa mencium kening Laila dan menyuruhnya tidur disebelah ibunya .


Besok paginya Linda bangun dan melihat Laila ada disampingnya. Linda mengatakan "Kamu tidak pantas berada disini. Aku juga tidak tau bagaimana cara menyelamatkan mu dari sini." Linda mengusap usap punggung Laila yang tidur disebelahnya sambil memeluk dirinya.


Lalu Rossa datang untuk menyuruh anak anak untuk belajar. Tiba tiba Lina muncul dan berkata" Mereka tidak akan pergi ke sekolah."


Rossa kemudian bertanya " Mengapa? "

__ADS_1


Lina menjawab " Hari ini klien besar akan datang kesini? mereka tidak boleh berkeliaran diluar, kunci mereka disini." Lina menunjuk kamar kosong dan menyuruh Laila dan Dhani untuk masuk dan tinggal di sana untuk sementara sampai tamu pentingnya pulang.


Rossa mengatakan " Apa Mami Barbie mengetahui nya? " Karna Lina memang orang yang suka mengambil tindakan dengan sesuka hatinya walaupun itu tidak sesuai dengan perintah ibunya. Karna Lina selalu bertindak sesuka hatinya tanpa memikirkan apapun. Baginya uang adalah segalanya tidak peduli apapun itu, yang penting bisa menghasilkan uang yang sangat banyak.


"Aku akan mengatakan nya sendiri." Sahut Lina dengan tatapan yang sangat membunuh. Bagaimana tidak, dia mengundang klien nya saat ibunya ada rapat bisnis diluar.


Klien datang bersama seorang polisi mengawalnya. "Jika kita menemukan anak yang baik kita akan membelinya dan membawanya pergi keluar negeri." Kata klien to the point.


Laila yang sangat penasaran pun memanjat ke atas meja dan mengintip keluar dan dia melihat ada orang bule sedang duduk di meja dekat Lina duduk dan itu menjadi perhatian Laila yang ingin memberikan kejutan untuk Lina.


Tanpa ada yang tahu tujuan Lina adalah ingin menunjukkan pada mereka bahwa Laila pantas untuk di jual pada mereka. Lina sudah mempersiapkan makanya disuruh mengurung Laila juga Dhani di ruangan itu jika saat yang penting akan langsung menyuruh asisten nya untuk beraksi membawa Laia.

__ADS_1


Laila yang sudah memanjat keluar dari pintu pentilasi hingga terjatuh ke bawah tepat di bawah meja Pria Bule itu.


Mereka semua terkejut akan kehadiran Laila hanya bisa menatap juga tersenyum kaku. "Maaf kami akan kecerobohan ini. Sebentar saya akan bereskan anak ini dan tunggulah disini." Lina langsung berdiri dan menarik paksa Laila ke gudang kosong dan mengunci nya disana.


Laila hanya bisa menangis minta tolong agar segera di bebaskan dari ruangan yang gelap itu.


Lina tersenyum penuh arti karena rencana nya sedikit lebih cepat dari dugaan nya.


"Wah, Laila. Kamu sudah sangat membantuku untuk mendapatkan banyak uang hari ini." sorak nya dengan senang hati.


Sementara Dhani ikut panik mencari Laila keseluruh ruangan namun belum menemukan nya.

__ADS_1


__ADS_2