
Setelah mereka saling merangkul hendak mau pulang. Laila pun masih iseng dan usil ingin mengerjai orang yang sedang beribadah itu.
"Harus kah kita mengambil ini ????." Tanya laila sambil menunjukkan sepatu dan tas bawaan orang itu dengan menarik turunkan alis nya pada Dhani.
" Jangan biarkan saja itu akan sangat mengancam kita nanti." Seru Dhani melototi Laila agar menuruti keinginan nya. Namun mereka akhir nya ketangkap basah sama yang punya sandal juga tas tersebut dan meneriaki mereka berdua sebagai maling.
Maling ... Ada Maling ....
Orang-orang itu berteriak sambil mendekati Laila juga Dhani "Kalian mau maling yah! kecil-kecil sudah maling mau jadi apa nanti kalau sudah besar." teriak orang itu dengan nada emosi sambil melotot.
"Kembalikan tas juga sandal aku." orang itu merampas tas juga sandal nya dari tangan Laila.
Orang yang tengah asyik berkumpul pun langsung melihat dan menegur Laila dan berteriak.
"Hei ... apa yang kamu lakukan???." Teriak laki laki separuh baya dari dalam. " Jangan pukul anak kecil itu karena itu bisa membuat mu masuk penjara." titah nya untuk menghentikan nya yang ingin menampar Laila.
Laila yang berlari hendak pergi ditahan oleh Dhani sambil meneriaki Laila."Jangan lakukan itu Laila.....Kembalikan." tatapan Dhani begitu tajam pada Laila.
"Apakah kamu tidak memiliki rasa malu?? Mengambil barang yang tidak hak mu." Teriak laki laki paruh baya itu.
__ADS_1
"Hei .....Jangan berteriak seperti itu,Malu sama usia mu." Balas Laila lagi tidak mau kalah dan juga tidak takut akan ancaman pria itu.
Karna merasa sangat jengkel pada Laila Pria paruh baya itu pun mendekati mereka dengan wajah yang tak bisa diartikan lagi. Tatapan nya begitu membunuh seakan akan siap untuk menerkam mangsa nya,Seperti singa kelaparan melihat mangsa.
"Bukankah ayah dan ibu mu mengajarimu sesuatu bagaimana menghormati yang lebih tua pada mu?" Ucap pria paruh baya itu sambil mengepalkan tangan nya.
Dilokalisasi
Linda yang begitu khawatir pada Laila terlihat begitu gelisah didalam kamar nya. Rossa yang melihat nya berusaha memberikan ketenangan pada Linda supaya tidak merasa gelisah memikirkan Laila.
"Kamu harus bersiap siap.Percayalah Laila tidak akan meninggalkan mu, Dia baik baik saja." Sambil merangkul linda dengan penuh cinta.
"Kenapa kamu berlari ketakutan? Tanya rossa.
" Laila dan Dhani tidak ada dikelas nya."Kata wanita itu dan menjelaskan semua sebelum Dhani juga Laila meninggalkan kelas nya.
"A~pa." Linda menangis sambil berlari mencari Laila.
Ditempat lain
__ADS_1
"Dari mana kalian berasal? Tanya pria itu
" Kami dari Jasyuma ."Jawab Laila
"Pantas saja kelakuan mu begitu tidak bermoral." Tutur pria itu
"Aku harus membersihkan diriku karna sudah disentuh oleh mu. Karna kalian itu tidak suci dan juga murni."
"Apa nya yang tidak suci dan tidak murni. Aku belum pernah mendengar nya." Ucap Laila dengan polos nya
"Hei ....nak pergilah kalian akan membuat tempat ini kotor karna kalian berasal dari kotoran." Jawab pria baya itu
Mendengar ucapan pria itu membuat dhani merasa marah. Namun ia tidak bisa berbuat apa apa karna memang kenyataan nya mereka berasal dari tempat lokalisasi tempat terlarang yang sangat kotor dan juga hina dimata masyarakat.
Dhani kembali pulang membawa laila.
Penjaga itu pun menghampiri laila dan dhani."Linda dan Rossa mencari kalian."Kata penjaga kepada mereka.
*********
__ADS_1