
"Dhani lihat lah aku begitu senang karena TUHAN langsung mendengarkan doaku." dia berlari dengan sangat girang menunjukkan nya pada semua orang.
Linda yang masih panik "Aku merasa sesuatu yang besar akan terjadi." dia masih terus menatapi putri kecil nya yang terlihat bahagia. Linda berjalan ingin masuk ke kamar nya namun langkah nya berhenti saat melihat seseorang menghampirinya "Berhenti.." teriak pria yang sedang menutupi kepalanya menutupi seluruh wajah nya.
Linda terdiam sambil terus menatapi pria yang misterius itu tanpa berkedip sedetik pun."Aku inspektur yang datang bersama klien yang kemarin, aku hanya ingin membantu mu dam memberi tahu apa rencana Lina yang sebenarnya kepada anak mu." lalu dia perlahan lahan membuka penutup wajah nya dan menunjukkan wajah nya pada Linda.
"Pak polisi kenapa kau disini? apa kamu sengaja mempermainkan aku dengan bersekongkol dengan Lina untuk menghancurkan putri ku?" Linda menatap serius pada polisi yang kini berdiri dihadapan nya.
"Tolong jangan paham nona, aku hanya ingin membantumu nona." polisi itu berusaha untuk meyakinkan Linda untuk mempercayai nya agar tidak bertidak gegabah.
__ADS_1
"Aku akan memberitahumu sesuatu, dia mengambil ponsel nya dan menunjukkan video yang dikirim Lina untuk klien itu yang sengaja dikirim nya untuk membawa Laila pergi jauh keluar negri." Linda yang begitu kaget melihat video itu langsung menarik polisi itu masuk ke kamar nya.
"Benar nona Lina sudah merencanakan ini dengan sangat matang untuk menjual putri mu pada klien itu dan membawa nya pergi jauh darimu." polisi itu memberi tahu semua rencana Lina.
"Kenapa dia tidak bisa melihat kami hidup tenang." Linda bergumam sendiri tapi masih bisa didengar oleh polisi. "Iya dia sudah mengambil jumlah uang yang besar dari klien." katanya lagi.
"Dia putriku tidak ada yang bisa merenggut nya dariku meskipun aku akan kehilangan nyawaku." Linda ingin pergi keluar tapi polisi itu menahan nya.
"Tolong selamat kan aku juga putriku, dia masih kecil masih umur lima tahun masa depan nya masih sangat panjang. Aku tidak bisa menghancurkan masa depan nya dengan bertahan disini, tolong bantu kami." Linda memohon sambil menangis.
__ADS_1
"Tidak ada yang akan mendengarkan aku disini, aku akan mengabari nya lagi jika ada perubahan rencana Lina juga klien itu." dan dia kembali memakai jubah nya
"Terimakasih sudah memberitahuku semua nya, tapi kenapa kamu mau membantu kami?" tanya Linda mencari tahu apa niat nya dengan membantu mereka.
"Aku hanya tidak ingin menghancurkan masa depan gadis kecil seperti putri mu." polisi itu pergi meninggalkan Linda di kamar nya agar ia tidak tertangkap oleh anak buah Lina.
Linda pergi menemui mami Barbie "Mami tolong bantu aku selamatkan putri ku dari Lina, kamu kan yang berkuasa disini hanya kamu yang bisa menghentikan nya, tolong aku mami." kata Linda memohon bantuan mami Barbie untuk melepaskan putri nya.
Mami Barbie tidak mendengarkan keluhan Linda, dia hanya terdiam sambil terus menatap nya dengan sangat tajam."Pijat kakiku aku sangat lelah dengan begitu lelah." mami Barbie menyuruh nya untuk duduk disebelah nya dan menyuruh Linda untuk memijit kaki nya.
__ADS_1
Linda yang sudah begitu khawatir saat melihat ada Lina juga bersama ibunya dikamar nya "Kamu mau berusaha untuk mengatur ibuku dan juga aku putri penerus kecantikan dunia malam ini?" Lina menarik rambut Linda dan mendorong nya sampai jatuh kejungkal kelantai.