TAKDIR HIDUP Laila

TAKDIR HIDUP Laila
Dihukum


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yang panjang kini mobil itu telah memasuki tempat Mami Barbie yaitu Jakarta Syurga Malam.


Para anak buah sudah langsung menyeret Linda masuk keruangan sidang di tempat itu. Ruangan itu memang di buat khusus oleh Mami Barbie untuk hukuman kepada siapa yang berani mencoba kabur dari tempat tersebut. Kalau ada yang mau mencoba akan segera berakhir mati dengan sia-sia.


"Kamu tunggu saja hukuman dari Mami." kata nya sambil mendorong Linda masuk ke dalam lalu mengunci pintu nya dari luar.


Linda tampak ketakutan dengan ruangan tanpa ada cahaya sama sekali juga sangat gelap karena lampu nya masih mati total.


"Buka pintu nya tolong jangan mengunci ku di ruangan gelap ini." Teriak Linda sambil terus berusaha meminta pertolongan.


Tidak lama lampu menyala juga suara bunyi pintu sudah terbuka itu menandakan ada orang yang akan masuk.


Mami Barbie duduk dengan begitu santai bersama Lina dengan begitu angkuh nya menatap Linda yang sedang berdiri di hadapan nya. Seluruh pengisi tempat itu telah berkumpul untuk menyaksikan hukuman bagi Linda.

__ADS_1


Rossa sendiri sangat takut akan hukuman yang diberikan untuk Linda dan itu akan sangat menyakitkan.


"Linda, kenapa kamu harus mengambil keputusan tanpa bertanya dulu sama aku dan sekarang aku bahkan tidak sanggup melihat mu di hukum seperti ini." batin Rossa terus menyalahkan kebodohan Linda yang mencoba kabur dari tempat tersebut tanpa memberi tahukan pada nya.


"Aku akan lihat sekuat apa kamu menerima hukuman itu!" cibir Lina dengan senyum mengejek memandang rendah Linda.


"Mana cambuk nya!" perintah Mami Barbie sambil mengulurkan tanga nya untuk meminta sambuk.


"Mami, biar aku saja yang akan menghukumnya. Aku akan memberikan dia hukuman yang setimpal dengan kesalahan yang dia buat sendiri." seloroh Lina dengan begitu semangat.


"Kenapa? Aku juga ber hak untuk memberi nya hukuman karena aku adalah putri mu." Lina begitu memaksa untuk menghukum Linda karena dendam terselubung nya.


"Ch, Putri? sejak kapan kamu mengakui aku sebagai ibu mu, bukankah itu terdengar sangat aneh?"

__ADS_1


"Kamu hanya ingin membalaskan sakit hati mu karena penolakan polisi gadungan itu bukan karena peduli akan status mu sebagai putriku." Mami Barbie langsung mengatakan apa yang jadi dendam Lina terhadap Linda.


"Tapi ..." belum sempat Lina melanjutkan kata-kata nya sudah langsung di potong oleh Mami.


"Tidak ada tapi semua harus berjalan dengan prosedur yang sudah di tetapkan sejak awal." lanjut Mami


"Linda, karena kamu telah mencoba kabur juga melakukan persekongkolan dengan orang luar maka hukuman mu harus di tegakkan. Dengan cambuk 20 kali dan berjalan di atas api sampai ke ujung dengan kaki tanpa alas kaki." Mami Barbie memberikan hukuman yang begitu sakit untuk Linda.


Linda hanya bisa pasrah akan semua hukuman yang ia terima dengan ikhlas jika ini yang akan membuat Laila hidup aman di tempat ini.


"Aku akan melakukan juga menerima hukuman dari Mami, tapi berjanji lah untuk menjaga Laila hidup aman di tempat ini juga jangan menjadikan dia sebagai wanita penghibur. Ini permintaan ku pada mu sebagai seorang ibu untuk kebaikan putri nya." Linda memohon sebelum menerima hukuman nya.


"****. Memang nya kamu pantas untuk memohon dan juga putrimu akan tumbuh dengan baik di tempat ini sebagai berlian yang mahal nanti nya." jawab Lina sambil tertawa bahagia melihat penderitaan Linda.

__ADS_1


Linda sangat marah juga kesal dengan Lina yang selalu membuat diri nya juga putri nya dalam bahaya. Dengan rasa sakit hati Linda meludahi Lina sambil berkata "Kamu memang wanita yang tidak punya hati nurani dan aku bersumpah semoga hidup mu lebih menderita seperti di neraka karena telah menyiksa seorang wanita juga anak kecil yang bahkan belum mengerti akan dunia nya."


Lina begitu marah mendengar juga begitu terhina di ludahi oleh Linda sehingga dengan kasar Lina memukul Linda tanpa ampun.


__ADS_2