TAKDIR HIDUP Laila

TAKDIR HIDUP Laila
part 26


__ADS_3

Lina memanggil semua orang dia mengatakan  Mami Barbie akan mengambil ikat pinggang ini, "Ini kamu mungkin membutuhkan nya!" Lina memberikan ikat pinggang itu pada Mami Barbie.


"Mami harus memberikan hukuman yang tegas pada seseorang yang tidak mendengarkan perintahmu!" ucap Lina sedikit memanas-manasi Mami untuk melakukan hukuman pada orang yang tidak mematuhi aturan nya.


"Apa itu? mengapa aku tidak tahu tentang itu." ucap Mami sedkit lebih tenang mendengarkan keluhan Lina untuk nya.


"Rossa sudah mulai melakukan sesuatu di belakangmu! dia berencana untuk membuat anak-anak nya untuk diadopsi." cibir Lina sedikit mencebikkan bibir nya


"Aku tahu tentang itu." jawab Mami Barbie dengan enteng dan itu membuat Lina begitu gugup juga tidak menyangka akan menjadi seperti ini.

__ADS_1


"Aku tahu karena Rossa memberitahukan ku sendiri, itu bukan kesalahan juga tidak masalah sama sekali! lebih baik kamu mengurus bisnismu sendiri dari pada mengadukan hal yang tidak penting untukku." usir nya pada Lina


"Jika kamu sudah tahu, mengapa kamu tidak mengatakan itu padaku!" protes Lina yang meras tidak dianggap penting oleh ibunya sendiri.


"Hari itu Rossa mengatakan akan mengadopsi Dhani, lalu Linda datang untuk menawarkan Laila untuk diadopsi juga oleh orang yang mengadopsi Dhani, tapi saya menolak dengan keras.Dhani boleh diadopsi karena dia laki-laki, sedangkan Laila adalah perempuan dia akan menjadi masa depan di tempat ini dan Lina mengatakan kalau Laila tidak akan menjadi bagian tempat kotor ini." jelas Mami panjang lebar pada Lina dan itu membuat Lina semakin merasa bahagia karena akan bisa membuat Linda semakin terpuruk agar segera benar-benar lenyap untuk selamanya.


Melihat aura kebahagiaan di wajah Lina membuat Mami berpikir jika Lina akan merasa diuntungkan dengan semua ini untuk menyakiti Linda juga Laila.


Mami Barbie teringat kembali akan ucapan Linda tempo hari di mana dia mengiba agar melepaskan nya dengan Laila agar bisa hidup bebas dari tempat itu.

__ADS_1


"Kamu juga seorang ibu, bagaimana mungkin kamu membiarkan putrimu menjadi wanita penghibur seperti dirimu." ujar Linda dengan air mata yang terus mengalir di wajah nya.


"Iya aku memang punya putri sama seperti dirimu, maka dengan itu aku juga menjual putri ku.Makanya itu lah kesalahanmu kamu melahirkan anak perempuan,jadi kamu juga Laila adalah milik ku milik tempat lokalisasi ini dan selamanya akan menjadi milik kami." jelas Mami Barbie lagi dengan penuh penekanan tanpa ada rasa kasihan di wajah nya.


"Aku mohon biarkan dia diadopsi, saya akan bekerja dua kali lipat asalkan membiarkan Laila pergi keluar dari tempat ini." Linda memohon sambil bersujud di kaki Mami Barbie berharap akan mengijinkan Laila pergi, namun Mami Barbie tetap tidak ingin melepaskan Laila juga dirinya begitu saja.


"Rossa bawa dia pergi dari hadapan ku dan tolong berikan dia pengertian bahwa Laila akan menjadi masa depan tempat ini nantinya." perintah nya pada Rossa agar membawa Linda pergi dari hadapan nya.


"Diam! jangan membodohi saya. Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri tidak memikirkan nasib Laila, kamu tidak pernah peduli padanya! kamu hanya memikirkan nasib putramu lebih baik kita tidak saling bicara bahkan saling tidak mengenal satu dengan lainnya." teriak Linda berapi-api pada Rossa dihadapan semua orang.

__ADS_1


"Linda! jangan mengatakan hal seperti itu lagi! aku begitu peduli dengan Laila karena dia juga putri ku sama seperti dirimu dan aku hanya bilang sabar menunggu aku akan membantu kalian untuk pergi dari sini." terang Rossa sambil memeluk Linda dan berusaha untuk menenangkan nya agar tak terus berpikir untuk itu yang akan bisa membuat sakit nya kambuh lagi.


__ADS_2