
Rossa datang menemui linda dikamar nya.
"Ini hari ulang tahun nya dan kamu melakukan itu pada nya."
"Kamu tidak mengerti kekuatiran saya untuk nya." ucap Linda sembari membuang wajah nya keluar jendela.
"Ulang tahun nya memberi tahu saya bahwa dia semakin tua juga bertambah dewasa dan itu membuat saya begitu takut akan masa depan nya nanti." dengan wajah khawatir sambil berlinang air mata membasahi pipi cantik nya.
"Dia tidak seharusnya tinggal di tempat seperti ini, Laila.Anak yang malang harus menanggung semua kesalahan yang aku perbuat hingga membuat nya menanggung beban yang begitu berat.Bisakah kau berjanji pada ku kalau mereka tidak akan membuat nya bekerja disini sebagai wanita penghibur? Aku ... aku tidak ingin dia ikut mengalami nasib seperti aku..." Linda memohon pada Rossa agar kelak membantu Laila pergi dari tempat ini.
"Baiklah aku berjanji akan menjaga kamu juga Laila dengan baik untuk mu." Rossa tidak punya pilihan selain menuruti permintaan Linda untuk bisa membuat nya tidak khawatir lagi.
"Saya akan membuat anda berdua keluar dari sini. Jangan pernah membuat putri ku menangis lagi."
Mereka pun saling berpelukan dan saling menguatkan sambil menangis bersamaan. Rossa sangat menyayangi laila dan linda.dia sudah menganggap mereka bagian dari hidup nya yang akan selalu membantu dan menolong nya.
__ADS_1
Rossa juga merasakan duka yang dialami linda. Karna dia juga merasakan hal sama dengan nya tidak bisa bersatu dengan orang yang sangat dia cintai. Karna mereka tidak direstui oleh keluarga suami nya hingga mereka memutuskan untuk berpisah tanpa harus hidup bersama seperti suami istri tinggal dalam satu atap.
Dikamar terlihat dhani yang sedang bermain dengan laila. Lina yang sudah menatapi mereka berdiri di depan pintu bergegas masuk kedalam menghampiri mereka berdua, lina menarik tangan dhani dengan kasar untuk menyuruh nya membeli cat rambut untuk menutupi uban nya.
Lina yang tidak suka akan laila dan dhani untuk belajar seperti anak anak lain nya. Segera mengambil semua buku dan membakar habis ditempat sampah.
"Lina apa yang sudah kamu lakukan, kenapa kamu membakar semua buku ku,,,???
"Makanya jangan suka membantah perintah ku. Aku menyuruh mu untuk membeli cat rambut, tapi kamu malah menolak untuk membeli nya."
Tangisan sedih Dhani pun pecah seketika,,,,
dia sangat suka untuk belajar dan membaca agar ia jadi anak yang bisa diandalkan nanti nya. Meskipun sulit untuk mendapat kan pelajaran, namun ia harus berjuang untuk menimba ilmu nya.
Laila yang tidak terima akan perlakuan Lina akan membalaskan sakit hati sahabat nya. Karna sudah membakar habis buku dhani semalam. Dia masuk ke kamar lina sambil memikirkan apa yang harus ia lakukan pada lina untuk membalas perbuatan nya. Kemudian dia melihat gaun mahal lina yang sudah tergantung rapi. Laila mengambil gunting dan memotong gaun lina dengan acak acakan.
__ADS_1
Lina keluar dari kamar mandi memakai handuk di kepalanya. Ia melihat laila yang sedang memotong gaun nya dan berteriak pada laila.
"Apa yang kamu lakukan dengan gaun mahal ku,,,????
" Astaga kamu memotong dan merusak nya. Ini gaun mahal tau gak."
"Ini hukuman untuk mu karna sudah berani membakar buku dari sahabat ku." kata laila
"Sekarang kamu mengajari ku bagaimana bersikap adil." balas lina dengan menarik tangan laila
"Angkat tangan mu." kata lina sambil mengambil tongkat.
Saat lina mengangkat tongkat nya untuk menghukum laila. Dhani sudah berdiri didepan laila menaruh tangan nya di atas tangan laila.
"Oooo... Penjaga tubuh mu sudah datang untuk melindungi mu." ucap lina sambil memukul tangan dhani dengan keras.
__ADS_1
Setelah menerima hukuman dari lina. Dhani menarik tangan laila dan pergi dari hadapan nya.