TAKDIR HIDUP Laila

TAKDIR HIDUP Laila
Bab 3


__ADS_3

Setelah linda melahirkan bayi nya dengan selamat. Bidan yang menangani nya langsung memberikan selamat pada linda.


"Bu, selamat iyaa bayi mu perempuan sangat cantik." ucap bidan dengan senyum hangat di wajah nya


" Apa .. apa kenapa aku melahirkan bayi perempuan." linda menangis lagi...


"Aku tidak mau melihat nya bu bidan."


Dalam hati linda sangat kecewa kenapa ia selalu mengharap kan bayi perempuan. Sedangkan nasib nya kini sudah berubah takdir nya dengan perbuatan suami nya.


"kenapa aku melahirkan mu nak, aku tidak ingin menyakiti mu. Maaf kan ibu yang sudah sangat mengharapkan mu selama ini."


Seandainya saja ayah mu menginginkan mu pasti kita akan bahagia menjadi keluarga yang utuh. Sekarang penderitaan akan selalu menghampiri kehidupan mu nanti.


Setelah diperbolehkan masuk kedalam oleh bidan. Rossa dan dhani melangkah masuk menemui bayi linda.


"Kamu akan memberikan nama siapa nak."


"Aku akan memberi nya nama Laila bu."


***********


Setelah memberikan nama pada bayi linda semua sangat terharu dengan kebahagiaan dhani yang begitu menyentuh hati. Hanya linda lah yang merasa sedih karna ia melahirkan bayi perempuan bukan laki laki. Ketakutan nya memang sangat beralasan karna keadaan yang telah membuat nya harus berada ditempat yang tidak seharusnya ia berada.


"Bu biarkan dhani yang merawat laila iyaa."

__ADS_1


"Boleh kan bu??"


"Tentu saja nak." rossa sambil mengelus elus punggung dhani.


***********


Lima tahun kemudian laila sudah bertumbuh menjadi anak yang sangat cantik, lucu,dan juga sedikit cerewet. Ia sangat disayangi orang yang ada ditempat itu kecuali lina. Dia sangat membenci laila dengan linda. dhani berumur 10 tahun lebih. Dia lah yang sudah menjaga merawat dan membesarkan laila dengan sepenuh hati jiwa dan raga nya. Mereka selalu bersama sama setiap saat.


Pagi dhani dan laila sedang melihat wanita belajar menari dan berdandan cantik.


"Laila kamu juga akan sama sangat cantik saat berdandan seperti mereka."


"Apa mereka mau mendandani aku nanti."


"Mami barbie juga sangat cantik dengan gaya nya pas untuk wanita yang sudah dewasa."


"A~paa...."


Wajah laila menatap dhani sambil tersenyum manis, membuat mereka saling menatap dan tertawa bersama sama.


Lina yang tengah asyik berdandan dan menata rambut nya. Terlihat ada uban di rambut nya. Dia begitu kesal melihat uban di rambut nya itu.


"A~~, kenapa rambut ku beruban?"


Dia berteriak untuk memanggil orang untuk mencabut rambut putih nya. Karna dia tidak suka kalau ada yang melihat nya nanti jadi mengatakan kalau dia sudah terlihat tua nanti.

__ADS_1


**********


Dhani dan laila sedang makan bersama diluar. Tiba tiba pandangan laila menatap kearah penjual pita dan permen diluar ramah makan itu. Dia berlari mengejar pita dan permen yang dibawa seorang pria paruh baya itu yang sebenarnya adalah komplotan penculik anak. Mereka berpura pura menjual mainan anak anak untuk menarik perhatian sehingga dengan gampang mereka akan membawa pergi anak tersebut tanpa bersusah payah.


Laila terus berlari mengejar pria penjual pita dan permen tadi. Karna pria itu sudah menyadari kalau laila sudah terpancing untuk masuk perangkap nya sudah menelpon komplotan nya untuk segera bersiap siap.


Mereka tidak tau kalau laila adalah anak yang cerdik dan pintar. Ia tidak gampang untuk dibohongi begitu saja.


"Pak berhenti saya mau pita dan permen nya."


Pria itu pun berbalik badan menghadap kearah laila yang berada dibelakang nya.


"Hei nak.mau pita yang mana atau permen yang rasa apa."


"Aku mau yang rasa coklat dan pita yang warna merah cepat berikan."


Dengan cepat pria itu memberikan pita dan juga permen nya pada laila. Sementara komplotan pria itu sudah mendekati laila untuk menangkap nya.


"Nak kamu mau ikut om tidak nanti semua pita dan permen itu akan jadi milik mu."


"Aku tadi bersama sahabat ku dhani. Dimana dia iya, kenapa tidak bersamaku??" tanya nya dengan polos.


"Tadi sahabat mu berpesan untuk ikut sama om nanti dia menunggu mu di sana, nak."


"Ayo ikut iyaa sama om."

__ADS_1


Laila langsung berlari sambil memanggil sahabat nya dhani. Begitupun dengan dhani berlari mencari sahabat kecil nya laila. Akhirnya mereka pun bertemu dan saling berpelukan dengan begitu hangat.


*******


__ADS_2