
Linda bersujud di kaki mami Barbie namun tidak dihiraukan nya sama sekali "Mami tolong aku juga putri ku jangan sakiti dia, dia masih kecil aku mohon." bukan nya mendengar kan atau iba mami malah menarik rambut nya dan mengusirnya secara paksa. "Pergi jangan harap aku kan menuruti semua permintaan mu." lalu menutup pintu kamar nya.
"Ibu hanya aku yang bisa melakukan nya, aku akan memberikan pelajaran yang tidak bisa dia lupakan seumur hidup nya." mereka tertawa bersama mami Barbie pergi berlalu keluar "Kamu jangan khawatir ibu akan mengurus semua nya." katanya lalu pergi meninggalkan Lina yang terlihat kegirangan karena ibu nya berpihak padanya.
Linda pergi berlari ke kamar nya dia mencari uang juga tabungan nya "Bagaimana saya bisa pergi dari sini bersama Laila kalau uang kami hanya sedikit." dia bertanya dan menjawab nya sendiri.
Laila datang ke kamar "Ibu butuh uang? ibu boleh pakai uang ku pakai tabungan aku." kemudian dia memecahkan tabungan nya dan mengumpulkan semua uang nya dan memberikan nya sama ibu nya.
__ADS_1
Linda begitu terharu karena putri nya bisa menabung padahal dia jarang memberikan uang jajan untuk nya. "Laila kamu mau kan ikut sama ibu pergi ke suatu tempat." tanya nya sambil memangku nya dipangkuan nya.
"Pergi...? pergi kemana bu, aku nggak mau jauh jauh dari Dhani bu." jawab nya dengan begitu polos nya. "Kita akan bermain petak umpet sayang. Tapi ini permainan rahasia sayang, jangan beritahu Dhani juga bibi Rossa atau siapa pun yang kamu temui, ini rahasia kita yaa sayang." Linda mencoba membujuk Laila agar mau ikut bersama nya dan segera pergi meninggalkan tempat maksiat ini.
"Kita bermain petak umpet nya sama Dhani bu pasti sangat seru permainan nya bu." katanya lagi. "Tidak sayang mereka nggak boleh tahu karena mereka juga ada di tim yang lain." lalu dia mengumpulkan semua barang barang nya dan bersiap untuk segera pergi.
"Bu aku nggak mau pisah dari Dhani aku mau kami jadi satu tim. Karena hidupku ada bersama Dhani." rengek nya lagi sama ibu nya agar mereka bisa satu tim.
__ADS_1
"Mudah mudahan kita tidak tertangkap sama Lina nanti." tambah nya agar Laila merasa sedikit menurut kalau sudah berhubungan dengan Lina.
Kemudian Laila mengangguk setuju dan mengikuti semua yang dikatakan oleh ibunya. "Ayo sayang kita pergi sebelum kita tertangkap." mereka pergi berjalan lewat pintu belakang dengan perlahan lahan agar tidak ada yang tahu tentang mereka yang akan kabur diam diam.
"Bu aku ingin menemui Dhani dulu sebelum pergi?" protes nya lagi sambil merengek. "Baiklah sayang tapi jangan bilang bilang kalau kita akan bersembunyi biar kita yang dapat hadiah nya yaah." Linda berjongkok agar bisa sejajar dengan Laila yang masih berdiri didepan nya.
Laila pergi menemui Dhani dan kembali menulis surat untuk dia kirimkan untuk TUHAN "Apa yang terjadi kenapa kamu ingin menulis surat lagi." tanya nya yang melihat sahabat nya sibuk menulis permintaan nya melalui surat nya.
__ADS_1
"Sini biar aku yang mengirimkan nya sama TUHAN tunggulah disini sebentar aku akan segera kembali." Dhani langsung pergi mengambil surat Laila dari tangan nya.
Sementara dikamar Linda berusaha mencari uang dikamar Rossa dan mengambil semua uang tabungan Rossa dan segera pergi mengumpulkan semua barang barang nya.