
Mami barbie datang menemui klien itu. Dia mengatakan " Inspektur maaf kami tidak menjualnya." lalu polisi itu datang dan mengatakan " Lina yang menyuruh kami datang kesini dan akan menjualnya kepada kami."
Lina datang dan mengatakan " Apakah kamu bertanya padaku? kami tidak akan menjual gadis gadis ini."
Kemudian dia mendekati ibunya untuk berusaha membela diri, " Kalau kita menjual mereka maka kita akan dapat keuntungan yang sangat bayak' Bu."
Mami Barbie menolak dengan sangat keras dengan penuh kemarahan " Apa kau akan mengajariku bagai man aku melakukan pekerjaan ku." teriak mami Barbie tepat ditelinga Lina " Dan aku tidak akan membiarkan semua rencana jahat mu ini, jadi pak polisi tolong segera pergi dari sini dan kembalikan uang mereka. jangan pernah melanggar aturan yang sudah aku buat selam bertahun tahun.
Sementara itu Lina sudah memandang sengit kearah Rossa karna semua rencananya gagal total.
" Apa kau sengaja merusak rencanaku, dan membuat ibuku menghukum ku?" lalu ia pergi sambil mendorong Rossa.
__ADS_1
Laila dan Dhani sedang belajar kemudian, Laila menyelinap keluar dan jatuh dari pintu tepat dihadapan klien. Klien pun melihatnya dan tersenyum licik ke arah Lina dengan memberikan kode bahwa klien itu menyukai Laila.
"Anak anak ayo kita pergi dari sini." mereka pun pergi dan Rossa menyuruh mereka untuk melanjutkan pelajaran nya tapi Lina datang dan berkata " Berhenti." Laila bersembunyi dibelakang Dhani.
Rossa berkata " Dia datang tanpa sengaja tolong jangan marahi dia." lalu Lina mendekat dan mengatakan " Aku yang akan memutuskan apa yang terjadi padanya." lalu dia membawa Laila pergi ke gudang dan menguncinya di sana.
Laila memohon untuk melepaskan nya dan meminta maaf sambil menangis ketakutan " Lina tolong lepaskan aku, aku janji tidak akan nakal lagi dan tidak akan melakukan nya lagi, tolong lepaskan aku." dia menjerit jerit ketakutan sambil menangis memohon ampunan dari Lina.
Kemudian dia memanggil asisten nya dan mengatakan " Lihat apa yang bis aku lakukan kepada anak nakal ini." mereka pergi meninggalkan Laila seorang diri didalam gudang dan menguncinya dari luar.
Sementara Laila yang sudah ketakutan didalam gudang hanya bisa menangis dan berharap Dhani akan datang untuk menolongnya.
__ADS_1
" Mami aku mohon tolong lepaskan Laila, dia masih kecil dan belum bisa untuk bertahan karna dia sangat takut gelap." Rossa memohon dengan iba pada Mami Barbie agar ia melepaskan Laila.
" Dia harus tau masa depan nya seperti apa, berhenti menangis wanita seharusnya tidak menangis di sini. Pergi dan lakukan pekerjaan mu." Mami Barbie masih santai di kursi goyang nya dan tidak mau membantu Rossa.
Sementara Dhani yang berusaha melepaskan ikatan tangan dan kaki Laila. Dia berkata " Dhani kamu memang sahabat yang sangat berani." dan mereka berusaha untuk lepas dari cengkraman Lina karna dia sangat kejam yang selalu menyiksa mereka kapan pun ada kesempatan dia akan terus melakukan nya.
Lina datang sambil berkata " Laila kamu memang benar. Hmm, Dhani kita akan makan enak boleh kah kamu belikan manisan didepan ada penjual bakso." Lina memberikan uang nya dan menyuruh nya pergi meninggalkan Laila.
:" Pergi beritahu ibu mu kita akan makan bakso dan bilang Lina yang akan mentraktir kalian." Dhani pun pergi setelah menerima uang dari Lina dan dia tidak tau apa maksud dari semua itu.
" Apa kamu mau riasan Laila, aku akan merias wajah mu kamu mau kan memakai riasan." tanya Lina merayu agar anak kecil ini juga mau menuruti keinginan nya.
__ADS_1