Takdir Yang Tak Terelakkan

Takdir Yang Tak Terelakkan
Akhir, dan Awal


__ADS_3

Saat ini Leiys Sang Dewa Perang, bersama dengan dewa lainya, tengah berdiskusi, dan membuat rencana untuk melenyapkan Dewa iblis.


"Yang mulia, apa yang harus kita lakukan?, kita tidak bisa terus berdiam diri, dan membuang-buang waktu, kalau terus seperti ini, maka jumlah mahluk tak berdosa yang kehilangan nyawanya akan semakin bertambah, "


Ucap salah satu Dewa tertinggi.


"Saya mengerti kekhawatiran saudara semuanya, akan tetapi, berikan saya kesempatan sekali lagi untuk bicara pada Elias, "


Jawab Leiys, raut wajahnya masih terlihat datar, namun berbeda dengan tatapanmatanya,  yang nampak sedih saat menyebutkan nama Elias.


"Yang mulia, untuk kali ini kesalahan yang dilakukannya, dengan cara melenyapkan hampir sebagian manusia, dan mahluk lainnya, bahkan ia juga menyebarkan udara kotor di langit, hingga siang, dan malam hari tak ada bedanya, benar-benar tidak bisa diampuni lagi, "


Sela Dewa Angin, penuh amarah, ia tidak bisa lagi membiarkan Dewa Perang terus melunak pada Dewa Iblis.


"Saya tahu Reil, namun kesempatan kali ini juga merupakan kesempatan terakhir, yang akan saya berikan pada Elias, jika kali ini ia benar-benar tidak ingin mendengarkan saya, maka kita akan melakukan formasi sihir pemusnah, "


Jelas Leiys, memberikan solusi pada para Dewa agar tetap tenang, dan membiarkannya, memberikan kesempatan terakhir untuk Dewa Iblis agar kembali ke jalan yang benar.


Formasi sihir pemusnah, adalah sebuah gabungan kekuatan, yang akan dilakukan oleh empat penguasa Elemen, yaitu Dewa Angin Reil, Dewi Air Rimure, Dewa Api Hernes, dan Dewa Tanah Niel, untuk memusnahkan Dewa Iblis, yang berasal dari kegelapan.


"Baiklah yang mulia, akan tetapi anda harus menepati ucapan anda, apabila Dewa Iblis tetap bertahan pada pendiriannya, maka kita harus memusnahkan nya, "


Jawab Reil, sang Dewa Angin, diikuti oleh Dewa lainnya, yang juga setuju dengan solusi yang diberikan oleh Leiys.


"Terimakasih, telah mempercayakan hal ini pada saya, "


Ucap Leiys, kemudian ia pun langsung menghilang, dan pergi menemui Dewa Iblis, yang saat ini tengah mengacau di perbatasan langit, antara klan Iblis, dan klan Dewa.


Setelah kepergian Dewa Perang Leiys, Para Dewa lainnya pun langsung bersiap, dan pergi ke posisi mereka masing-masing, untuk membentuk formasi sihir, dan menunggu kode dari Dewa Perang agar segera melakukan tugas mereka.


Sementara itu Leiys yang merupakan Dewa Perang, tak butuh lama baginya untuk menemukan posisi Dewa Iblis.


"Elias!,"


Teriaknya dari kejauhan, hingga terdengar dengan jelas di telinga Dewa Iblis.


Melihat kehadiran Leiys, ia pun turun dari kereta kudanya yang mengambang di atas langit itu, lalu  melesat menuju ke arah Leiys berada.

__ADS_1


"Sudah lama sekali aku tidak mendengarkan nama menyedihkan itu, "


Ucap Dewa Iblis, yang kini tengah berhadapan dengan Leiys.


"Elias, ini adalah kesempatan terakhir untukmu, kembalilah, maka kau akan diampuni, dan aku akan memastikan agar kau tidak menerima hukuman berat, "


Jelas Leiys, yang justru membuat Dewa Iblis tertawa dengan kencang.


"Kembali?, kegelapan, kesedihan, keputusasaan, dan kesakitan inilah satu-satunya tempat untukku, jadi jangan menghalangiku Leiys, aku akan membawa semua yang ada di alam semesta ini kembali ke ketiadaan! , "


Ucapnya dengan suara lantang.


"Elias!, kau benar-benar sudah melewati batas!,"


Teriak Leiys, yang kemudian mengacungkan pedangnya ke leher Dewa Iblis.


"Berhentilah memanggilku dengan nama menjijikkan itu!, Leiys, ketahuilah batas bagi kalian, yang kau maksud, berbeda dengan batas yang aku miliki, mahluk lemah yang memiliki keterbatasan seperti kalian merasa takut, saat melihat mahluk lain yang berbeda, itulah yang membuat kalian merasa harus melenyapkan, keberadaan mahluk yang berbeda dari kalian, rasa iri, yang kalian miliki terhadap kekuatan tanpa batas milikku, membuat kalian menjadikannya sebagai alasan pembenaran atas tindakan munafik kalian,"


"Betapa banyak teriakan kesakitan, dan keputusasaan mahluk di alam semesta ini, yang selalu terdengar oleh telingaku, setiap hari, setiap jam, setiap menit, dan setiap detik, mahluk-mahluk di alam semesta ini selalu meminta kedamaian, inilah alasan aku melakukan semua ini, demi mencapai kedamaian yang sebenarnya, aku akan membawa mereka kembali ke ketiadaan bersama denganku!,"


Dewa Iblis mengucapkan setiap kalimatnya, dengan perasaan yang sangat senang.


Ajakanya pada Leiys, sembari menyingkirkan pedang Leiys dari lehernya.


"Elias!, bahkan sampai akhir pun kau tetap keras kepala, "


Ucap Leiys, menatap kecewa pada Dewa Iblis.


"Cukup bicaranya, kali ini mari kita akhiri dengan benar!, "


Ia menaikan intonasi nada bicaranya, kemudian tiba-tiba menyerang Leiys dengan sihirnya.


Sebuah kristal sihir yang tajam berwarna merah, mulai melesat ke arah Leiys, mengincar beberapa titik vitalnya.


Sedangkan Leiys malah tidak menghindari serangan itu sedikitpun, membuat Dewa Iblis menatap heran, dan mulai merasa khawatir dengan rencana Leiys.


Darah pekat mulai bercucuran dari tubuhnya yang terkena oleh kristal tajam itu, bahkan ia sampai memuntahkan darah beberapa kali.

__ADS_1


Setelah itu Leiys pun segera memberikan kode, lewat telepati kepada para Dewa lainnya, agar segera memulai ritual formasinya.


Sementara itu, Dewa Iblis masih menyerang Leiys dengan serangan bertubi-tubi.


Lalu tak lama kemudian sebuah cahaya terang muncul dari atas, dan membelah langit, cahaya berwarna kuning keemasan itu, jatuh ke arah Dewa Iblis.


Cahaya keemasan itu memberikan tekanan yang luar biasa pada tubuh Dewa Iblis, hingga membuatnya harus mengerahkan seluruh kekuatannya, agar tidak jatuh ke bawah.


"Leiys, kebiasaanmu masih tidak berubah ya?, kebiasaan buruk, yang menanggung rasa sakit sendiri, agar tidak merasa bersalah, "


Ucapnya, kemudian tersenyum miris.


"Tapi, terimakasih telah membebaskanku, aku senang kau masih mengingat nama asliku,"


Kalimat terakhir yang bisa Dewa Iblis ucapkan, sebelum akhirnya ia terjatuh ke dalam sebuah jurang kegelapan, atau lebih dikenal dengan jurang iblis.


Sedangkan dari atas langit sana, Leiys masih terdiam, dan tepaku di tempat, menatap ke arah bawah, dengan tatapan penuh kesedihan.


Ingatan tentang Elias seketika menguak di pikirannya, dimana saat pertama kali ia bertemu dengan Elias, beberapa ratus tahun yang lalu.


Leiys bertemu Elias pertama kali, saat dirinya berhasil mendapatkan kedudukan sebagai Dewa Tertinggi, dan naik ke alam langit.


Saat itu Dewa Elias adalah orang yang paling perhatian padanya, lalu mulai saat itulah hubungan persahabatan mereka semakin dekat.


Namun sebuah peristiwa tiba-tiba terjadi, Elias ditangkap, dan di segel oleh para Dewa tertinggi, karena kekuatannya yang besar terkuak.


Awalnya Elias adalah Dewa terhormat karena bisa mengendalikan kekuatan kegelapan, yang tidak bisa dikendalikan oleh Dewa manapun, akan tetapi setelah para Dewa mengetahui, bahwa Elias bisa menyerap kekuatan kegelapan yang tanpa batas, membuat mereka merasa ketakutan, dan akhirnya memilih sepakat, untuk menyegel Elias di sebuah ruangan yang selalu dipenuhi dengan cahaya selama 24 jam, agar bisa mengekang kekuatan Elias.


Leiys yang merasa hal itu tidak adil, sudah berulang kali mencoba untuk membujuk para Dewa agar melepaskan Elias, namun tidak pernah ada yang mau mendengarkannya.


Elias yang mampu mendengarkan suara hati mahluk hidup, saat sedang menderita, merasa sangat tertekan setiap detiknya, akibat mendengar suara-suara itu setiap saat, namun hal ini juga cukup menguntungkan untuknya, karena penderitaan mahluk hidup yang ia dengar, akan membuat kekuatannya bertambah.


Setelah mengumpulkan sedikit demi sedikit kekuatannya, selama ratusan tahun di dalam ruangan itu, Elias akhirnya bisa kabur dari ruangan penyegel itu.


Saat berhasil keluar, Elias membunuh semua Dewa tertinggi di alam langit, kecuali Leiys, setelah itu Elias mulai mengumpulkan kekuatannya, dan juga pasukannya untuk menghancurkan dunia.


Leiys yang selamat pun, kembali membangun alam langit, dan merekrut banyak Dewa tertinggi baru dari berbagai klan.

__ADS_1


Itulah awal dari semua peperangan yang terjadi selama ratusan tahun itu.


__ADS_2