
selang beberapa menit setelah mereka sampai terlihat seorang laki- laki gagah dengan setelan jas berwarna hitam berjalan kearah mereka dengan sedikit senyum menghiasi wajahnya ,
Mama ucap Azam memeluk sang mama kemudian beralih memeluk adik kesayangan nya, Kak Azam Naira kangen banget sama kaka " ucap Naira memeluk sang kaka , Kaka juga kangen sama adik Kaka yang nakal ini " ucap nya melepas pelukan nya dari sang Adik,
Hai Ka ,selamat datang kembali ke tanah air" ucap Denys menyulurkan tangan ,makasih ya udah ikut jemput aku " ucap Azam merangkul Naira " berjalan menuju mobil, mana kuncinya biar kaka yang bawa mobilnya,
Tunggu dulu Ka " ucap Naira tiba- tiba, ada apa lagi ? Cecil mana ko tidak kelihatan " ucap Naira celingak - celinguk mencari keberdaan Cecil,
Oh iya Mama sampai lupa bukan nya tadi izin ke kamar kecil ,iya Ma tapi kenapa lama ya atau terjadi sesuatu "Naira jadi hawatir dengan Cecil.
Jadi Cecil juga ikut ? Aku kira cuman kamu sama Tante habis nya aku tidak lihat dia waktu aku datang? tanya Denny bingung,
__ADS_1
Iya tapi pas sampai dia langsung ke kamar kecil katanya kebelet gitu.
ya suda kita tungguin saja disini" saut Azam cuek ,tu anak bikin repot aja" ucap Azam lirih ,
aku mau susulin dia ke toilet takutnya ada apa-apa? " ucap Naira bejalan ke arah toilet bandara, Naira yang sudah lebih tenang melangka keluar bertepatan dengan Naira yang datang mencarinya,
Cil , kenapa lama banget kita hampir saja lupa kalau ada kamu yang ikut" Naira menepuk lengan Cecil karena sudah membuatnya hawatir , ya maaf tadi perut aku sakit " ucap Cecil bohong,
Kita pulang yu yang laian udah pada nunggu kamu di mobil, Naira menggandeng tangan Cecil , Cecil kembali merasakan hawa panas di mukanya , tapi mencoba bersikap tenang .
Cecil kamu dari mana saja ?kenapa lama sayang? Samita mengusap kepala Cecil penuh perhatian, namun Cecil hanya diam mematung melihat sosok laki- laki yang empat tahun ini dia rindukan,ingin rasanya menyapa tapi dia tau betul sikap Azam padanya,
__ADS_1
Cil. di tanyain Mama ko mala diam kaya gitu, " tanya Naira menyenggol lengan Cecil. Eeee sory Nai iya Tante ada apa ? Cecil mala balik tanya. Tante cuman tanya kenapa kamu lama banget apa kamu sakit?
Maaf Tante perut aku sedikit sakit jadi lama ," jawab Cecil merasa tidak enak, dan malu ,apa masi sakit ? Tidak lagi ko Tante sekali lagi maafin Cecil ya buat kalian menunggu, tidak apa- apa sekarang kita pulang saja biar kamu bisa istirahat" ucap Samita .
Naira dan Cecil duduk di kursih belakang dan Azan yang kini mengemudikan mobilnya menggantikan Naira. Kak Azam apa kabar " tanya Cecil gugup tapi tetap memaksakan dirinya untuk menyapa," baik " jawab Azan singkat .
Mendengar jawaban Azam yang terdengar cuek hati Cecil sedikit kecewa , dia tetap mencoba bersikap biasa mencoba bertanya lagi tapi belum spat bertanya Azam sudah lebih dulu menegur nya,
Aku sedang mengemudi jadi kamu tidak usah bertanya dulu, ucap Azam tegas, Cecil memundurkan lagi posisinya dan memili bersanda gurau dengan Naira demi menutupi rasa kecewanya.
begitu mobilnya sampai di kediaman keluarga Handoko,Cecil izin pulang tidak ikut masuk,
__ADS_1
Tante, Cecil langsung pulang ya perut Cecil sakit lagi" ucap Cecil tentu berbohong ,dia
hanya menghindari Azam dulu sekaligus ingin menetralisir perasaanya yang sedang tidak baiak- baik saja.