
di sinilah Azam skarang,di dalam ruangn kantornya, semalaman melakukan pencaran istrinya tapi tidak menemukan keberadaannya.
duduk kamu " suara berat Handoko ,suara terdengar menakutkan , Azam melangkah dengan lunglai ,tidak ada aura kehidupan di dalamnya.
puas kamu ! membuat menantu Papa pergi hanya gara- gara wanita ini " Handoko melemparkan dua fotoh ke wajah anaknya.
semuanya salah paham Pa, kami tidak ada hubungan apa - apa lagi dan fotoh itu kami hanya makan siang bersama saat Susan masih bekerja di kantor Pa, " Azam menjelaskan mengenai fotoh yang sekarang ada di tangannya dan entah darimana Papanya mendapatkan semuanya.
emang Papa dapat darimana semua ini? Azam memberatkan diri untuk bertanya.
dari suruhan Papa ,dan kamu tahukan tidak akan sulit bagi Papa menemukan semua ini jadi Pap minta sama kamu jelaskan semuanya " Handoko berbicara dengan tenang tapi tegas .
dan satulagi , Papa minta kamu jelaskan kemana uang Kantor kamu habiskan? Azam seketika panik bukan main ,belum kelar masalah nya dengan Cecil sekarang di tambah masalah baru lagi kini Azam mengutuk kebodohannya sendiri , sikap pengecut nya suda membuat hidupnya berantakan.
Bagas hanya diam menyaksikan kedua Bosnya dari sofah yang ada di dalam ruangan Azam.
Azam melihat ke arahnya ?
maaf Bos ! hanya kata itu yang keluar dari mulut Bagas ,lalu kembali kemode diam .
Jangan salahkan Bagas ,dia hanya mengerjakan tugasnya !sekarang kamu jelaskan jangan ada yang kamu tutup lagi " perintah Handoko tegas.
inj bermula dari jumat kemarin Pa !!
¿¿¿
Kandungan Cecil sida memasuki usia dua bulan ,sikap Azam yang semakin manis dan perhatian membuat hari harinya di liputi kebahagiaan.
Kak , bangun suda waktunya sholat subuh," Cecil menggoyang lengan suaminya, " miminyanya menjadi imam untuknya .
Azam perlahan membuka matanya dan tersenyum manis ke arah Cecil saat melihat wajah istrinya yang semakin cantik tiap harinya.
setelah selesai sholat Cecil menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk mereka ,
Sayang, kita bayar pembantu saja ya buat masak di sini , Kaka takut kamu kecapean." sambil memeluk Cecil dari belakang
tidak perlu Kak ambil pembantu buat urus dapur, sekarang cukup untuk membersihkan rumah dulu ,lagi pula kita kan suda sepakat akan tinggal di rumah peninggalan orang tua Cecil .
terserah kamu sayang ,Kaka nurut saja apa kata tuan putri" Azam memeluknya erat sambil mecum pipi istrinya .
Kaka duduk saja di sana , sebentar lagi nasinya matang " cecil menunjuk ke arah mejah makan" ucapnya karena tidak bisah bergerak bebas jika Azam masih menempel padanya.
"Azam menuruti perintah Cecil dengan senyum menghiasi wajah tampan nya.
Cecil dan Azam makan dengan tenang hanya ada suara sendok dan garpu yang terdengar ,Azam menikmati masakan istrinya yang semakin pandai mengolah bumbu dapur.
giman kuliah kamu apa suda rangkum semua," tanya Azam setelah selesai dengan sarapannya.
Semuanya suda beres ,tinggal tunggu pengumuman lulus sekitar sebulan lagi .
Cecil minta doanya saja semoga Cecil bisa lulus dengan nilai yang baik,
Amin, tampa di minta pun Kaka pasti doakan yang terbaik buat kamu dan Naira,
tapi Kaka harap setelah lulus kamu pokus sama kandungan kamu dulu jangan kepikiran buat bekerja dulu , ok .
beres Kak ,soal pekerjaan nanti Cecil pikirkan setelah anak kita cukup besar dan aman buat di tinggal.
kamu memang istri yang terbaik , Kaka makin sayang sama kamu, Azam memeluk Cecil memberinya ciuman di kedua pipinya.
permisi Nyonya , Tuan " sapa wanita parubaya yang baru datang yang bekerja membersihkan rumah mereka dan datang saat pagi hari setelah pekerjaannya beres dia akan kembali kerumahnya yang tidak jauh dari rumah Azam dan Cecil.
__ADS_1
Pagi Bi , kami berangkat dulu ya ,Bibi jangan lupa makan dulu baru bekerja ,titip rumah ya Bi karena kami tidak pulang malam ini " ucap Cecil sopan seperti biasanya
baik Non, Bibi izin ke kebelakang dulu .
iya Bi , jangan lupa kunci pintunya ," ucap Azam sebelum keluar dari rumah .
tiba di kantor Azam suda disambut dengan laporan kegiatan yang cukup padat hari ini ,
Bos ,siang ini ada pertemuan dengan pemimpin PT MITRA JAYA, " Bagas membacakan sederet agenda yang harus di hadiri Bosnya .
kamu atur saja waktu dan tempatnya , asal semuanya harus selesai sebelum jam empat ,karena aku mau nganter Cecil ke dokter kandungan" jawab Azam tetap fokus dengan layar segi empat di depannya.
baik Bos , aku permisi dulu " pamit Bagas untuk melanjutkan pekerjaannya yang menumpuk sebelas dua belas dengan Azam.
waktu makan siang tiaba Azam dan Bagas menuju tempat pertemuan dengan pemimpin PT MITRA JAYA untuk membahas proyek kerja sama kedua perusahaan besar itu yang tentunya memberi keuntungan yang besar bagi kedua belah pihak.
siang Pak Azam ," sapa pemilik PT MITRA JAYA ,
siang ,maaf sedikit telat " Azam dan Bagas menarik kursih untuk mereka duduk.
Pak Renra datang sendiri ? tidak saya datang bersama sekretaris saya ,dia lagi ke ketoilet .
mereka berbincang dengan santai sambil menunggu pesanan mereka datang.
siang Pak Azam " sapa seseorang dari arah belakang Azam dan langsung duduk di kursih yang berhadapan dengan Azam .
jadi dia yang kamu maksud ? tanya Azam sedikit ragu , iya karena kinerjanya bagus dan aku juga lagi butuh sekretaris sementara makanya aku angkat Susan sebagai sekretaris akudulu ,sebab sekertarisku lagi cuti hamil.
pertemuan siang ini sukses tampa ada hambatan sedikitpun. Azam dan Bagas izin undur karena masih ada pertemuan yang harus mereka hadiri .
Pak Azam ,boleh bicara sebentar , ada yang ingin saya sampaikan ke Bapa .
lain kali aja San , aku masih sibuk " tolak Azam halus.
maaf pak aku hanya mau bicara berdua ,kita kesana saja " tunjuk Susan ke meja kosong yang ada di dekat jendela.
Pak Renra ,maaf saya ke sana dulu" pamit Susan dengan sopan pada Bosnya. silahkan.
kamu mau bicara apa ? tanya Azam dingin . duduk dulu Zam ,rilex " Susan mala tersenyum mendengar ucapan Azam .
langsung saja pada intinya ,aku masih sibuk" Azam kembali menekankan kata sibuk karena perasaannya kurang enak dengan apa yang akan di sampaikan Susan padanya kali ini.
ponsel Azam berbunyi ada pesan yang masuk ?
kamu lihat dulu apa yang aku kirim ke kamu" ucap Susan mengedipkan matanya.
apa maksud semua ini ? Azam tampak geram dengan Susan dirinya tidak habis fikir Susan merekam kegiatan yang cukup panas saat mereka ke kota XX beberapa bulan lalu.
gimana ? cukup puas kan kamu mengenang kebersamaan kita waktu di hotel " Susan bahkan tertawa kecil di depan Azam.
hapus video itu, " pinta Azam dengan nada tidak bersahabat . tidak akan perna ,gimana ya reaksi istri kamu jika melihat adegan ini ? apa aku kirim sekarang kenomornya Cecil ,aku jadi pengen lihat gimana reaksinya.
sebenarnya apa mau kamu ,ini hanya sebuah kesalahan dan kita juga tidak melakukan hubungan badan saat itu jadi aku minta ,kamu hapus videonya.
apa kamu pikir orang - orang akan percaya kalau kita tidak berbuat malam itu sedangkan jelas- jelas tubuh kamu suda polos begini" Ucap Susan sambil memandang rekamannya.
katakan apa mau kamu ,kamu mau uang ? berapa aku akan bayar berapapun yang kamu mau asal kamu menghapusnya.
untuk saat ini aku tidak akan minta apapun sama kamu selain tarik aku kembali ke kantor kamu " pinta Susan lalu berdiri hendak melangkah menjauh dari hadapan Azam
tidak akan perna "jawabnya langsung .terserah kamu ,tapi jangan salahkan saya jika istrikamu yang bodoh itu melihat adegan ini .
__ADS_1
aku butuh kepastian secepatnya ,sebelum Bosku kembali ke Jakarta,
Azam nampak frustrasi ,apa yang harus dia lakukan tidak munkin di mempekerjakan Susan kembali lagi.
Susan berdiri tapi sebelum melanjutkan langkahnya Dia menatap Azam ,temui aku sore ini dan jangan ada penolakan atau hari ini juga istrimu melihat semuanya.
pukul empat sore Azam , menemui Susan di sebuah restoran , Susan suda menunggunya di sana dengan berat hati Azam menuju lokasi itu.
di sini ! Susan melambaikan tangan saat melihat Azam masuk kedalam restoran ,Susan tampak bahagia berbeda dengan Azam yang tampak tidak suka melihatnya.
tidak usah pasang wajah bahagia begitu" ucap Susan ,jelas mengejek.
langsung aja katakan apa mau kamu? gara- gara kamu aku tidak jadi mengantar Cecil ke dokter kandungan " ucapnya setelah duduk.
pesan minum dulu sayang baru kita lanjutkan " Susan bahkan tampak santai.
berhenti basa - basi.
ok ok, aku mau kamu memberikan aku mobil impian aku dan juga rumah mewah lengkap dengan isinya " Susan meminta tampa beban sedikitpun.
kamu gila ya ? aku tidak mau " tolak Azam .
bukannya marah Susan mala tertawa .
terserah apa pendapat kamu tentang aku ,aku tidak perduli yang aku tahu semua yang aku minta harus kamu lakukan atau kamu mau melihat istri cantik kamu itu menangis darah .
aku tidak takut dengan ancaman kamu ! aku akan jelaskan semuanya dan aku yakin dia akan mengerti .
kamu yakin ? tapi gimana kalau aku mengirim video yang lebih Hot padanya , apa kamu yakin dia akan memaafkan kamu ,lihat saja aku suda mengirimkan ke kamu.
Azam langsung membuka video yang berudari singkat itu.
ini hanya editan ! kita tidak perna melakukannya" tegas Azam.
emang itu editan tapi kamu pikir Cecil bodoh itu percaya " Susan tersenyum sambil meminum minumannya dengan santai.
ok ,aku akan mengabulkan permintaan kamu tapi setelah itu aku minta berhenti mengganggu aku dan Cecil "ucapnya setelah memikirkannya .
¿¿¿
Azam menceritakan semuanya sama Papa dan Bagas sahabatnya ,
kenapa kamu tidak jujur sama aku sih Zam " Bagas berbicara santai kali ini tidak sebagai bawahan .
aku pikir semuanya akan aman setelah aku mengikuti permintaannya ,aku tidak tahu kenapa Susan mengirim semuanya pada Susan padahal dia suda berjanji sebelumnya.
dan kamu percaya ? " sambung Bagas .
Handoko kini mengerti keadaan putranya tentu bukan hal muda mengambil keputusan saat itu.
urusan Susan biar Papa yang urus dan Papa pastikan wanita itu akan menerima balasannya ,Papa juga janji akan mengambil semuanya lagi " Handoki yakin bahkan sangat yakin .
makasih, Pa " ucap Azam ,
tapi Papa minta jangan sampai ada yang tahu rencana Papa dulu, baik Mama atau siapapun karena Papa yakin dia bekerja buakan seorang diri"
Azam dan Bagas hanya mengangguk patuh pada ucapan Handoko " mereka tahu seperti apa Handoko jika suda menyangkut keluarganya.
kalian cari saja Cecil sampai ketemu ,Papa takut ada yang tidak beres dengan menghilangkan Cecil ," Handoko memperingatkan Azam kemungkinan yang terjadi.
maksud Papa ,apa ? jangan buat aku takut Pa" Azam tidak tenang sekarang ,keselamatan calon anak dan istrinya jadi pikiran menakutkan untuknya.
__ADS_1
tenang kawan,kita cari sama - sama ,kita minta stive ikut membantu "Azam tentu setuju dengan ide temannya.
Setelah Azam dan Bagas keluar Handoko langsung menghubungi anak buanya untuk menyelidiki Susan.