
kamu ikut aku sekarang " ucap Azam menyambar
jasnya yang tergantung di sandaran kursih kebenarannya.
kemana Bos?
kamu ikut saja tidak usah banyak tanya , Bagas berjalan beriringan masuk kedalam lift menuju lantai satu.
hari ini kita tidak ada jadwal di luar kantor Bos , kenapa kita menuju tempat parkir? Bagas masih bertanya kemana sebenarnya Bosnya ingin membawahnya.
kita mau ke kampus Cecil ,
apa , kekampus Nona Cecil ? jawab Bagas sedikit terkejut kenapa Bosnya tiba- tiba mau ke kampus istrinya .
kamu kenapa sih jadi panik gitu ? kamu suda janji mau bantu aku minta maaf sama Cecil ,
tapi Bos ,
tidak ada tapi- tapian " ucap Azam tegas.
dengan terpaksasa Bagas ikut saja kemana Bosnya pergi ,mau protes juga percuma .
setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit Azam dan Bagas sampai disana , dengan penampilan dan wajah tampan keduanya membuat seisi kampus heboh ,meski bukan pertama kalinya Azam berada di sana ,namun tiap dia datang selalu saja jadi pusat perhatian
itu bukannya suaminya Cecil , wah makin ganteng saja " ucap Siswi A,
benar itu suami Cecil , tapi di sampingnya siapa ya ? orangnya ganteng poll" jawab siswi B.
Azam dan Bagas terus berjalan dengan percaya dirinya ,sesekali keduanya tersenyum mendengar pujian dari para gadis- gadis yang melihatnya.
siang kak?" sapa seseorang , siang jawab Bagas ramah ,sementar Bagas dari tadi merasa jantungnya berdetak tak karuan.
kaka mau lihat Cecil ya ? iya saya mau ketemu Cecil ,emang kenapa?
tidak Kak Cecil tidak ada di kelas , dia masih di ruang UKS.
tampa bertanya ataupun menjawab Azam memutar langkahnya menuju ruang UKS ,
Zam tungguin dong? teriak Bagas yang tidak tahu kenapa Azam merubah arah nya, bukannya ruangan Cecil suda dekat " ucapnya .
saat berlari mengejar Azam tiba- tiba badannya menabrak Azam yang berhenti mendadak di depannya.
kamu kenapa lari kaya gini sih berhentinya juga tiba- tiba ,lagipula ini kan menuju ruang UKS ? tanya Bagas tidak mendengar saat seseorang memberitahu Azam tentang keberadaan Cecil, karena tenggelam dalam lamun nya.
Zam , Bagas menepuk pundak Azam yang terdiam di depannya.
βtidak apa- apa , kita balik saja lagi " ucap Azam tiba- tiba.
kenapa balik bukannya kamu mau ketemu Cecil ? tidak jadi ,sepertinya dia tidak butuh aku lagi " jawab Azam lesuh.
lagian kita kesini mau ketemu Cecil , kamu kenapa mala lari menuju UKS ?
dia UKS.
apa ? lalu kenapa mala berhenti ayo cepat kita lihat dia, tidak perlu, lihat tuh " tunjuk Azam pada sosok orang yang baru keluar dari UKS.
Bagas melihat ke arah siapa yang Azam maksud.
jadi kerana anak itu kamu mau pulang ? cemen .
Azam tidak perduli ,dia memutar badannya ingin pulang saja .
tunggu ? teriak Andi yang melihat Azam berbalik arah.
apa? tanya Azam ,
kamu mau kemana? " tanya Andi heran melihat Azam dan temannya tidak sampai di ruangan Cecil berada ,Andi yakin Azam kesini mau melihat istrinya.
kalian mau kemana ,kenapa putar balik ?" Andi mengulang pertanyaannya, kalian kesinikan pasti mau ketemu Cecil kan.
iya kita mau ketemu Cecil" Bagas yang menjawab pertanyaan Andi karena Azam diam saja bahkan menatap Andi tajam .
lalu kenapa tidak langsung masuk ?
bukan urusan kamu" Azam menjawab dengan ketus.
ngapain kamu dari UKS ? bukanya istri aku di sana? aku baru saja mengantarkan makan siang buat Cecil dan makan bersama di dalam,"jawab Andi yang tahu kalau saat ini orang di depannya lagi cemburu sama dia.
__ADS_1
ada hak apa kamu , Cecil itu istri aku berhenti mendekati dia ," ucap Azam geram tangannya suda gatal ingin menghajar Andi.
Bos ,tenang dulu jangan gegaba? Bagas memperingatkan Azam sebelum membuat keributan.
dan kamu ,berhenti mengganggu Cecil dia suda punya suami jangan mau jadi pebinor.
Andi tersenyum mendengar ucapan teman Azam ,emang siapa yang mau merebut Cecil dari dia , lagi pula aku tidak berduaan dengan Cecil ,di dalam ada Denys dan Naira juga.
makanya jangan emosi yang di kedepankan ? " jawab Andi sedikit menyinggung Azam , Andi masih mengingat jelas bagaimana sikap Azam dulu sama Cecil.
Bro ada apa ini ? teriak Wawan dan Alex ,dari arah belakang Azam . tidak ada ko mereka cuman nyari Cecil.
oh kita kira kalian bakalan ribut lagi? kali ini aman ko selama dia tidak membuat masalah sama aku " Andi menjawab kedua temannya sambil melirik ke Arah Azam .
ayo kita lihat Nona Cecil " Bagas mendorong badan Azam sebelum terpancing emosih.
tunggu " Andi mala menghentikan langkah Azam dan Bagas. apa lagi ?" tanya Azam .
aku tidak akan mendekati Cecil lagi dan mengiklaskan dia bersama kamu , Azam tersenyum mendengar ucapan Andi .
tapi kalau sampai dia terluka sedikit saja atu aku tahu kamu berbuat kasar lagi sama dia jangan harap aku akan mundur ,
meski sekarang dia suda jadi istri kamu tapi kalau dia tidak bahagia hidup sama kamu maka jangan salahkan aku kalau aku akan merebutnya dari kamu." Andi memperingatkan Azam ,lalu pergi bersama temannya .
Azam menatap punggung Andi yang suda bejalan semakin menjauh. ada rasa hawatir timbul di hatinya saat ini, dia takut Cecil tidak mau mendengar penjelasannya dan pergi meninggalkannya.
tenang saja Bos aku yakin Nona Cecil akan baik lagi sama Bos asalkan Bos berhenti bersikap egois dan jangan lagi dekat dengan Susan. karena ancaman anak tadi kebenarannya bukan main- main.
sementara di dalam ruangan UKS Naira ,Denys dan Cecil suda ingin kembali ke kelasnya lagi karan Cecil suda lebih baik sekarang kepalanya yang pusing suda hilang.
Cecil berdiri dari tempatnya duduk setela Naira membuang semua wadah bekas mereka makan ketong sampah .
ayo kita kekelas " ucap Cecil .
kalian mau kemana? tanya Azam saat membuka pintu.
semuanya kaget dengan kedatangan Azam . Kak Azam " ucap Cecil dan Naira bersamaan.
kenapa pada kaget kaya gitu ?" ucapnya sambil berjalan kearah Cecil yang diam menunduk.
kita mau balik ke kelas " Jawab Denys .
Naira mengerti maksud Denys jadi keduanya keluar dan memberi ruang buat Azam dan Cecil menyelesaikan masalahnya.
Naira keluar dengan bergandengan tangan dengan Denys ,
Kak Bagas , ada di sini juga " sapa Naira saat melihat Bagas duduk di kursih panjang depan ruang UKS.
Bagas sontak berdiri saat Naira menegurnya.
Kaka kenapa kaget gitu melihat Naira ? maaf aku hanya terlalu fokus sama HP " jawab Bagas gerogi ,meski tidak berbohong.
Denys melihat tingka dan tatapan Bagas sama Naira ,lantas langsung merangkul pundak Naira di depan Bagas.
Denys tahu arti tatapan sahabat Azam sama kekasihnya selama ini tiap kali mereka bertemu meski Naira tidak perna menyadarinya .
Kaka ,kenapa tidak masuk ? aku hanya menemani
Azam kesini sekalian mencari perempuan di kampus ini siapa tahu ada yang cocok ,kan bisa melepaskan masa jomblo Kaka ,
" ucap Bagas berusaha mencari cara mencairkan suasana hatinya saat ini.
emang tipe Kaka yang seperti apa? Kaka kan ganteng ,sukses ,baik lagi pasti banyak cewe - cewe yang mau sama kaka ,
tapi kamu tidak perna melihat Kaka" ucap Bagas keceplosan.
maksud Kaka kamu kenalin kaka sama sala satu teman kamu yang baiknya seperti kamu dan Cecil , " ucapnya ngeles.
beres ,nanti Naira sama Cecil yang ceri jodoh buat Kaka.
kamu apa kabar ? " tanya Bagas sama Denys yang tidak melepas tangannya dari pundak Naira.
Baik Kak, Kaka sendiri gi mana? ya seperti biasa sibuk sama kerjaan " jawab Bagas sedikit canggung .
" ya elah aku suda dari tadi di sini sama Naira ,mala ditanya kabarnya baru sekarang, " ucap Denys dalam hati.
Kak ,kita ke kelas ya soalnya pelajaran kedua suda mau mulai" pamit Naira , baiklah kalian belajar yang rajin , ok Kak . Sementara Denys hanya memberi senyum termanisnya meski sedikit tidak suka .
__ADS_1
Bagas kembali duduk , menyadarkan badannya di sandaran kursih. kapan aku bisa melupakanmu.
di dalam ruangan Azam masih mencoba membujuk Cecil dan menjelaskan semuanya , alasan dirinya membantu Susan .
Cil , percaya sama Kaka ,Susan hanya masalalu Kaka tidak mencintai dia lagi ,mafin Kaka yang tidak izin kamu dulu sebelum pergi ,
Kaka mohon bicara jangan diam kaya gini , kamua boleh memeki Kaka kalau mau pukul juga boleh asal kamu jangan diam kaya gini terus hati Kaka benar- benar sakit melihat kamu tidak mau bicara sama Kaka.
Cecil masih bertahan dia tidak bersuara sedikitpun ,dia hanya memalingkan pandangannya ke arah lain ,
Cecil kaget tiba- tiba Azam bersimpu di kaki Cecil .
Cecil refleks memundurkan langkahnya.
Kaka ngapain kaya gini ? cepat bangun ,cecil tidak suka melihatnya" itulah ucapan yang pertama Cecil ucapkan semenjak mereka berda di sana berdua.
namun Azam masih dalam posisinya, kamu mafin Kaka dulu baru Kaka berdiri.
Kaka curang " jawab Cecil manyung,
Azam tersenyum melihat Cecil menyung kaya gitu ,
aku tahu hati kamu lembut selembit kapas tidak munkin kamu tega melihat aku memohon seperti ini" ucap Azam membatin.
baiklah tapi berdiri sekarang juga nanti ada orang yang masuk kesini dan melihat Kaka kaya gini di depan Cecil,
dengan Cepat Azam berdiri ,tidak ada yang bakalan masuk kesini karena Bagas ada di depan menjaga ruangan ini " ucapnya sambil tersenyum.
kamu suda mau maafin Kaka kan ?
baiklah kali ini aku mafin Kaka ,tapi Kaka jujurkan sama Cecil kalian tidak ada hubungan lagi dan Kaka tidak akan pergi dengan Susan lagi kan?
iya Kaka janji sama kamu ,kalau perlu Kaka akan memberhatikan dia dari pekerjaannya.
Cecil mengangguk setuju dengan ucapan Azam ,bukannya dia tidak kasihan mendengar cerita hidup Susan tapi dia juga tidak mau mengambil resiko juga dengan kedekatan suaminya bersama mantan terindahnya.
sebaiknya kita pulang saja ,biar kamu bisa istirahat di rumah , Cecil mengangguk .
Azam ingin menggenggam tangan Cecil tapi Cecil menolaknya ,
kenapa ? " tanya Azam.
aku memeng suda mafin Kaka tapi belum melupakannya " jawab Cecil berjalan mendahului Azam yang tampak lesuh.
Kak Bagas " sapa Cecil dengan senyum termanisnya. Nona Cecil ,bagaimana ke adaan Nona ?" tanya Bagas membalas senyum Cecil.
Kaka ,jangan panggil Nona Cecil tidak nyaman mendengarnya, " protes Cecil dengan suara terdengar manja.
Azam langsung meraih pinggang Cecil ,
Cecil sontak kaget ingin melepaskan tangan Azam dari pinggang rapingnya.
kenapa kamu bicara manis kaya gitu dengan Bagas? " tanya Azam merasa cemburu dengan sahabatnya sendiri.
emang kenapa ,Kak Bagaskan suda seperti Kaka Cecil sendiri " jawab Cecil .
jadi Bos cemburu ni sama aku" godaan Bagas .
siapa yang cemburu ,aku biasa saja " Azam tidak mau mengakuinya.
Kak Bagas tidak perlu takut dia cemburu sama Cecil , kalau Susan sih bisa jadi ," Cecil menyendiri Azam .
Bagas tertawa kecil mendengar perkataan Cecil.
oh gitu ya ,kalau gitu kamu jalan sama Kaka saja ,sini tanga. kamu biar Kaka yang gandeng tangan kamu.
Ceceil mengulurkan tangannya ke arah Bagas dengan cepat Azam meraih tangan Cecil menggenggamnya erat .
bejalan di depan Bagas yang masih tertawa, sambil mengikuti Bos dan istrinya , aku suda seperti pengawal saja " gumam Bagas .
Kaka jalannya pelan sedikit nanti Cecil jatuh ,
Azam lantas berjalan pelan sambil terus menggenggam tangan Cecil.
gandeng terus , jangan sampai lepas Bos ,soalnya Banyak yang antri menunggu jandanya Cecil." Bagas mala menggoda Azam.
semua yang melihat sikap fosesif Azam pada Cecil tersenyum dan merasa iri dengan Cecil .
__ADS_1
dari jauh Andi tersenyum melihat kelihat Cecil dan suaminya bergandengan tangan.