
sesuai dengan rencananya Azam di dampingi Bagas datang kekantaor polisi untuk membuat laporan mengenai Susan, setelah laporan nya di buat Azam dan Bagas akan singgah ke restoran Istrinya yang sekarang di kelola olehnya semenjak Kasanra meninggal.
siang Bos ,silahkan masuk " sapa pegawai sedikit menundukkan kepalanya,menyambut Azam dan Bagas.
suru Salsa membawa makanan ke ruangan Istri saya .baik Bos, pelayan segerah menemui Salsa yang sekarang menjabat sebagai kepala pelayan .
Sa, Pak Bos ,minta diantaranya makan siang keruangannya . Bos Azam datang ? dengan siapa ? dengan asistennya.
oh, baiklah tolong siapakan makanannya biar saya yang antar sendiri keruangannya sekalian mau menanyakan kabar Nona Cecil.
setelah siapa ,makan siang untuk Bosnya segera diantar oleh Salsa sendiri.
tok tok tok , Salasa mengetuk pintu dulu sebelum membuka pintu dan mendorong troli yang berisih berbagai macam makanan.
permisi Pak , ini makan siangnya" ucap Salsa ,ramah. makasih Sa, saat memindahkan makanan kemeja Salasa melirik ke arah Bagas yang sedang duduk di depannya tampah satu kata pun.
kenapa lihat aku ? tanya Bagas ,judes.
siapa lihatin kamu ! pede amat " jawab Salasa tak kalah .
dasar manusia ES ,
Pak silahkan ,semuanya suda siapa , permisi " Salasa pamit keluar . tunggu dulu , kamu suda makan ?" tanya Azam .
belum sih Pak ,ini baru mau lanjut makan di dapur. kamu duduk kita makan sama - sama " ajak Azam .
tidak usah Pak , biar saya makan di dapur saja ,
ini perintah , dengan terpaksa Salasa tinggal untuk ikut makan bersama Bosnya.
giman keadaan Restoran ? Alhamdulillah Pak makin rame yang datang apalagi semenjak restoran ini selesai di renofasih .
bagus kalau gitu, Maaf Pak ,giman keadaan Nona Cecil , suda lama dia tidak kesini? Cecil baik - baik saja hanya saja dia lagi sibuk dengan kuliahnya jadi tidak ada waktu kesini ,
Nona ,sangat beruntung memiliki suami sebaik Pak Bos ,orangnya ramah dan tidak sombong " puji Susan .
jadi menurut kamu aku tidak ramah " tiba - tiba Bagas tersinggung. emang " jawab Salsa singkat,kemudian melanjutkan makannya.
dasar Cewe aneh .
siapa yang aneh , kamu tuh sudah dinginnya melebihi kulkas lima pintu ,galak dan mukanya datar tidak ada senyum- senyumnya .
enak saja ,kamu tuh yang cerewetnya udah kaya petasan saja. stop ,makan lagi , heran tiap kali ketemu selalu saja ribut .
__ADS_1
dia tu Bos ," ucap Bagas melirik tajam kearah Salasa , namun Salasa malah melotot padanya.
Pak, saya permisi dulu makasih makan siangnya .
kenapasih tiap kali kesini selalu ribut dengan Salsa padahal anaknya Cantik dan juga baik?
kesel aja , dia selalu bikin gara- gara sama aku .
kapan ??
dulu saat pertama saya makan di tempat ini dia tumpahin minuman ke baju aku ,mana waktu itu aku lagi mau miring di sini dengan Klyen.
munkin dia tidak sengaja ! bela Azam . bukan hanya itu saat pulang aku tidak sengaja bertemu dia di jalan ,karena saat itu hujan jadi akubawah mobilnya sedikit cepat sat melewati genangan ait tampah sengaja air mengenai bajunya .
kamu tau dia melempar mobil aku pake botol dan berteriak mengatai aku .waktu aku mau kasih uang buat dia ganti baju mala uangnya dia lempar ke aku ,makanya aku kesal tiap ketemu dia .
apa kamu minta maaf ? tidak ,kan aku suda mau tanggung jawab dengan memberi dia uang " jawab Bags .
emang pantas Salasa marah sama kamu , bukannya minta maaf kamu mala merendahkan nya dengan memberikan uang itu .Bagas memikirkan ucapan Azam yang ada benarnya juga.
sudahlah ,intinya dia juga salah " Bagas tetap dengan egonya. kita langsung balik ke kantor atau mau langsung pulang ?
Kamu antar aku pulang keruamah ,aku mau lihat kondisi Cecil karena dia masih tidur saat aku berangkat kekantor.
karena malas meladeni sifat fosesif Bosnya ,Bagas memilih melangkah cepat keluar ruangn.
laporan mingguannya kamu kirim saja ke EMAIL aku " ucap Azam , pada menjernya.
Baik Bos , Saya pamit pulang dulu .
Bagas ,tidak menyadari kalau Azam suda bejalan jauh. Pak ,Bos anda suda keluar " salasatu pelayan menepuk pundak Bagas yang sedang memperhatikan sesuatu dari jauh.
haaa. kenapa di tinggal? aku juga ,kenapa mala lihatin dia , tapi kalau di lagi serius kaya tadi cantik juga" bodah ,mana ada dia cantik yang ada dia itu menyebalkan , buru- buru Bagas menepis pikiran nya saat memuji Salsa .
kenapa lama ? sory Bos " Bagas hanya membalasnya dengan senyuman.
ayo ,buruan naik " ucap Azam.
setelah menempuh perjalanan hampir 40 menit Azam dan Bagas sampai di kediamannya .
Baru mau masuk kedalam rumah Mobil Stive terlihat memasuki pekarangan.
itu kan Stive ? ngapain anak itu kesini tampa kasih kabar ? tanya Azam . aku yang kirim pesan biar dia nyusul kita kesini sekalian mau ketemu sama Nona Cecil.
__ADS_1
hai bro " sapa Stive .ayo masuk " ajal Azam.
mbo ,Cecil ada dimana ? Nona lagi kamar Den .
kalian duduk dulu ,aku ganti baju dulu sekalian kasih tau Cecil kalau kalian ada di sini.
Mau minum apa Den? tanya Mbo yem.
apa aja deh Mbo ,yang penting seger ." ucap Stive .
Azam membuka pintu kamarnya pelan , dia di mana ? " Azam tidak melihat keberadaan Cecil .
apa dia ada di kamar mandi " Azam mendekat kearah kamar mandi dan ternyata benar Cecil ada di dalam karena pintunya terkunci.
Azam duduk di tepi kasur menunggu Cecil keluar dulu ,karena diaingin segerah mandi .
CLEK , pintu kamar mandi terbuka , Azam yang melihat Cecil hanya menggunakan handuk tiba- tiba menjadi haus ,
Cecil juga kaget karena pikirnya Azam belum pulang ,tapi mau gimana lagi dia terlanjur keluar kamar mandi ,masa harus balik lagi .
sayang, kamu masih marah sama aku " tanya Azam.tapi tidak ada jawaban Cecil hanya mengambil pakaian lalu kembali masuk untuk memakai baju.
Sayang ,Bagas dan Stive ada di bawah ,mereka mau ketemu sama kamu. Cecil masih diam tidak menjawab tapi kali ini dia tersenyum saat mendengar nama sahabat suaminya berada di rumah ini.
gini kalau istri marah seperti bicara sama patung tidak ada jawaban ,mana bahagia lagi saat mengetahui si dua kampret itu di sini ." Azam melangka ke kamar mandi dengan muka lesuh .
juni, bantuin dong gimana caranya biar Cecil mau mafin kita " kamu kangen kan dengan Cecil sama seperti aku yang kangen dengan dia " Azam suda seperti orang stres mengajak ngobrol jenisnya yang kini berdiri tegak karena tadi melihat Cecil hanya memakai handuk.
hai Kak, " sapa Cecil ,cerah.
Bagas dan Stive sontak berdiri menyambut Cecil ,
duduk sini " Stive ,mempersilahkan Cecil untuk duduk ,
siang Tante " sapa Bagas saat melihat Samita , tumbeng datang jam segini Azam di mana ? lagu ganti baju Tan, ayo duduk .
maaf Tante tidak tau kalau kalian datang ,sudah pada makan belum ? aku sih sudah Tan, " jawab Bagas .
Ma, Naira di mana ? Tanya Azam, ikut bergabung. sepertinya belum pulang ,dia lagi jalan sama Denys ,Denys tadi kesini ? iya ,buat jenguk Cecil sekalian jemput Naira.
Azam ,melirik Cecil yang sedang asik tertawa dengan Stive , kita ketaman belakang aja deh sepertinya di sana lebih seru buat ngobrol.
Cil, kamu balik ke kamar aja untuk istirahat ,ntar sore dokter akan datang kesini buat ngecek kandungan sama kesehatan kamu " Azam enatap Cecil penuh cinta .
__ADS_1