
setela pemakaman Kasanra Cecil mengurung diri di kamar Mamanya, Cecil menangis memeluk fotoh Mama bersama Ayahnya.
kenapa kalian tinggalin Cecil sendiri ,Cecil ingin ikut kalian saja disini Cecil tidak punya siapa- siapa lagi bahkan suami Cecil sendiri tidak perduli sama Cecil " tangis Cecil terdengar hingga keluar kamar .
Naira hawatir mendengar tangis Cecil dari dalam ,
Mama, Papa " teriak Naira panik. kamu kenapa terik kaya gitu? " tanya Samita saat sampai di lantai dua .
Cecil Ma ,Pa dia menangis dan berteriak dari dalam aku takut dia nekat " ucap Naira ,membuat semuanya takut jikac Cecil beneran nekat .
Sayang buka pintunya ,ini Mama " teriak Samiat mengetuk pintu. tidak ada jawaban hanya suara tangis yang mereka dengar .
Praaaak..
semuanya panik saat mendengar suara benda jatu , sayang buka pintunya , Cecil buka kamu jangan bodo, " teriak Naira dan Samita bersamaan.
kalian awas dulu biar Papa sama Denys dobrak pintunya, Handoko dan Denys mendobrak pintu kamar Kasanra hingga berhasil terbuka.
Cecil ,Naira berlari memeluk Cecil yang duduk di lantai dengan banyak pecahan gelas di sampingnya.
Samita memeluk suaminya tidak tega melihat kondisi menantunya , Mas, Mama tidak tega melihat anak kita seperti ini ," Samita menangis di dalam pelukan Handoko .
Cil kamu jangan nekat kaya gini ,kami sayang sama kamu ,kami perduli sama kamu jadi jangan bodo kaya gini lagi " Naira mengambil serpihan kaca dari tangan Cecil.
Nai , aku tidak punya siapa- siapa lagi ,bahkan Kak Azam tidak perduli sama aku lagi dia lebih perduli sama wanita itu ," Cecil menangis di pelukan Naira mengungkapkan semuanya.
apa maksud kamu ,wanita siapa Cil?" tanya Samita bejongkok di samping Cecil dan Naira.
Naira diam saja begitu juga dengan Cecil .
Samita kembali berdiri menghadap suaminya ,
Mas ada masala apa sebenarnya dengan ank-anak kita ,kenapa kita tidak tahu, Mama merasa bukan orang tua yang baik " Samita menyalakan dirinya karena tidak peka dengan kehidupan anaknya.
__ADS_1
ini bukan sala Mama ,mumkin ini hanya sala paham saja kita tidak bole berpasangka buruk dulu ,kita tunggu Azam ,baru kita tanyakan apa maksud ucapan Cecil. "Handoko menenangkan istrinya meski saat ini dia begitu kecewa dengan Azam ,
Denys ,coba kamu hubungi Azam lagi, baik Om Denys keluar dulu ,Denys turun kebawa untuk menghubungi Azam untung HP Azam suda aktif lagi .
Denys [kamu dimana]
Azam [ di luar kota ,emang ada apa kenapa sura
kamu seperti itu]
Denys [ kamu pulang sekarang juga]
Azam [ ini suda malam , siapa yang telfon ]
terdengar suara seseorang ,membuat Denys marah .
Denys[ kamu enak - enak sama wanita lain
sementara istri kamu menangis di sini]
San ,kita pulang malam ini ,nanti kita kesini lagi untuk menemui suami kamu ." Azam jadi hawatir pada istrinya ,apalagi Denys sampai mara kaya gitu pasti ada sesuatu yang terjadi.
tapi Zam ini suda malam , kalau kita pulang sekarang sampai di sana suda jam berapa ,lihat nih sekarang suda hampir jam sepuluh malam jadi kita sampai di rumah kamu sekitar jam tiga pagi ,
mending kita bermalam di sini dulu seperti rencana awal. lagipula sebentar lagi suamiku datang kesini jadi aku bisa menyelesaikan masalah aku sama dia.
tolong ya ,istri kamu pasti ngerti ko , saat kita pulang biar aku yang jelasin sama Dia." bujuk Susan memohon.
tapi sepertinya Cecil lagi dalam masala ,temannya menghubungiku katanya Cecil menangis dirumah
segitu perdulinya kamu sama dia , aku tahu aku bukan siapa - siapa lagi bagi kamu ,aku tidak penting lagi di hidup kamu, kenapa kamu ngomong gitu ,sandainya aku tidak perduli sama kamu mana munkin kita berda di sini sekarang,
Zam kalau aku boleh jujur aku masih sangat sayang sama kamu, aku menyesal menerima perjodohan orang tuaku dulu.
__ADS_1
Susan menangis ,menutup mukanya dengan. kedua telapak tangannya, Azam mendekat lalu memeluk Susan mengusap kepalanya.
mafin aku San , ini juga sala aku coba aku bisa memegang janji aku untuk tetep setia dan menunggu kamu semuanya tidak akan jadi serumit ini" ucap Azam menenangkan susan.
Susan mendongkak melihat wajah Azam lalu memeluk Azam erat , aku yakin di hati kamu masih sayang sama aku , kamua masih Azam yang sama yang selalu perduli sama aku.
Azam diam, dia dilema . sekarang semuanya suda berbeda , aku suda punya Cecil " jawab Azam melepaskan pelukannya .
aku tahu kamua tidak mencintainya kan ? cinta kamua hanya untuk aku ,mending kamu lepaskan dia kita kembali seperti dulu lagi ,kita mulai dari awal lagi. "susan kembali memeluk Azam .
aku tidak bisa , aku suda berjanji sama Mama Cecil , dan orang tuaku juga sangat menyayangi Cecil aku tidak mau mereka kecewa sama aku.
sampai kapan kamu terus mikirin perasaan mereka sementara kamu tersiksa dengan pernikahan ini" Susan kini makin nekat bahkan berani mencium Azam bahkan tangan Susan tidak tinggal diam .
Azam yang mulanya hanya diam kini membalas ciuman panas Susan , keduanya berciuman menyalurkan kerinduan yang lama terpendam .
Sementara di rumah Cecil ,Naira dan Denys masih setia menemani Cecil ,untun kedua orang tua Naira suda pulang untuk istirahat mereka butuh menenangkan dirinya juga terutama Samita .
Mas Azam kemana ya kenapa belum pulang juga bukannya dia akan segera pulang tapi sampai jam segini belum sampai juga ," Sebagai seorang Ibu Samita mengahawatirkan keselamatan Azam .
Mama tidur aja dulu ini suda hampir pukul dua pagi ,Papa juga suda ngantuk banget " Handoko mencoba membujuk istrinya.
Denys ,sebaiknya kamu tidur sana besok kamu harus ke kampuskan pagi - pagi" ucap Naira yang melihat Denys menguap sejak tadi.
hhmmm aku tidur di sofa ini aja ya ,malas kalau harus turun ke kamar tamu." Denys merebahkan badannya karena matanya tidak bisa lagi di ajak begadang .
Tak sampai lima menit suda terdengar dengkuran halus dari mulut Denys ,menandakan dia suda menjelajahi dunia mimpi.
Kita juga sebaiknya tidur ,kamu butu istirahat dan besok kamu tidak perlu masuk kampus dulu biarkan hati kamu tenang dulu " Naira bembaringkan tubuhnya di susul Cecil yang berbaring di samping Naira.
Cecil berbalik membelakangi Naira yang suda memejamkan matanya . Kaka kenapa tega sama Cecil di saat seperti ini Kaka mala jalan sama gadis lain . " Cecil menutup mulutnya dengan tangan yakut Naira mendengar tangisannya.
setiap menutup matanya Cecil teringat dengan foto Azam makan bersama seorang wanita dan dengan mesranya Azam menyuapi gadis itu, tapi dalam fotoh wajahnya sengaja di tutup dengan stiker berbentuk hati, yang di kirim seseorang dari nomaor tidak di kenal.
__ADS_1
Cecil tidak bisa tidur , Mamanya baru saja di kuburjan sekarang suaminya bahkan tidak hadir di pemakamannya ," itula hal yang paling membuat Cecil kecewa dengan Azam.
Kenapa Kaka setega ini sama aku ?,apa sala aku kenapa Kak Azam beruba lagi ,lalu apa arti perhatiannya,semua ucapan Kaka akan menjaga pernikahan kita kalau semunya hanya omong kosong saja.