
Azam menghubungi nomer Cecil tapi tidak di angkat , itu anak kemana kenapa HP nya tidak di angkat suda di telepon bekali- kali juga " ucap Azam merasa kesal.
ada apa Bos? Tanya Bagas sambil menyetir ,Cecil tidak menjawab pangilanku , munkin suda tidur lagipula kenapa Bos hubungin Cecil biasanya oga ? aku cuman mau kasi tau dia kalau aku bawa teman keruma.
ini baru jam tuju lewat pasti dia lagi nonton dasar anak itu kalau sudah urusan nonton apalagi kartun pasti lupa segalanya "Azam terus mengomel sepanjang jalan ,
Bagas yang mendengar Azam mendumel jadi senyum - senyum sendiri" π ππππ π¨πππ ππππππππ πππ ππ ππππ πππ ππππ πͺππππ ππππ ππππππππππππ π ππ πππ πππππππππ π πππ’π ππππππ πππ π΅ππ πͺππππ.
Kenapa kamu senyum gitu? Bos ,ternyata perhatian ya sama istri , Maksud kamu ? Itu bos sampai hapal semua kebiasaan Nona Cecil , ituuuuu kan karena aku sudah mengenal dia dari kecil jadi pasti aku tau "jawab Azam gugup.
Yakin " ucap Bagas tidak yakin dengan jawaban Azam. Sudahlah kamu tidak usa berpikir terlalu jau kita sebentar lagi sampai suda pesan minuman sama makanan kan buat pesta dirumah? tanya Azam mengalikan pembicaraan karena baru menyadari ucapannya.
Maaf Bos lupa , sudalah kita minta Stive aja deh sekalian undang dia gabung sama kita
Bagas kemudian menghubungi Stive dan mengundangnya untuk pesta dan pastinya Stive tidak akan menolak.
sementara Cecil lagi tidur cantik di bawah selimut bermotif tom & jery karena terlalu cape
sepulang kulia Cecil membersihkan rumah terlebi dahulu karena di ruma ini tidak ada pembantu jadi mau tidak mau Cecil yang mengerjakan semuanya,
kecuali kedua kamar dilantai dua karena Cecil tidak di beri Izin untuk itu, dua kali seminggu akan ada seseorang yang datang membersihkan kamar Azam.
setela menempu perjalanan sekitar satu jam Azam sampai di rumahnya , ini rumah kamu ?tempatnya bagus sejuk "Ucap teman Azam yang datang bersama mereka ,cuman beda mobil.
makanya aku beta tinggal disini, warga di sini juga pada baik semua.
ayo kita masuk " ajak Azam .
tok.. tok ..tok ,Cil buka pintunya " teriak Azam ,
Siapa sih? " ucap Cecil membuka matanya tapi kaya suara kaka Azam tapi kenapa pake ketok pintu segala bukannya dia punya kuncinya,sudala aku buka aja daripada dia marah lagi" Cecil bangin dan melangka untuk membuka pintu .
CK ...,
__ADS_1
hai Cil , "sapa Bagas tersenyu ,hai juga kak tumbeng datang malam- malam gini ucapnya sambil menguap , Azam tepaku sejenak melihat penampilan Cecil dengan celana di atas lutut untung saja bajunya ada lengannya,
Azam melotot pada Cecil ,memberi kode dengan matanya tapi Cecil tidak mengerti maksud Azam , dia mala menggaruk kepalanya rambutnya yang acak- acakan justru membuatnya terlihat imut,
Hai , sapa sesorang yang , hay " balas Cecil tersnyum ,silahkan masuk "ucap Cecil sopan.
Azam dan Bagas dapat melihat kemana arah pandangan temannya Azam menggertakkan giginya dengan keceroboan istrinya , perkenalkan nama saya Renra " sabil menjulurkan tangan untuk berkenalan dengan Cecil ,
nama nya Cecil " jawab Azam menarik tangan Cecil masuk ke kamarnya. Bagas menggelengkan kepala melihat Azam yang mulai posesif. cepat ganti baju kamu lain kali kalau buka pintu sekalian aja tidak usah pake celana " ucap Azam sinis"
Cecil melihat kebawah, dia memejamkan matanya menyadari kebodahan nya , maaf kak aku buru- buru lagian mana aku tau kalau kaka bawa teman kesini .
makanya kalau di tepon itu di angkat . " ucap Azam mengomel kalau suda ganti baju buruan buat minum buat kami bawa ke taman belakang.
Baik, Kak
Azam kembali menemui temannya yang sudah berada diruang tamu bersama Bagas. Maaf ya soal tadi ayo kita ketaman , disana tempatnya lebih enak buat ngobrol. " ajak Azam .
aku mau kenalan tapai kamu keburu bawa dia masuk sekarang dia di mana? Tanya nya lagi, lagi bikin minum. Dia siapanya kamu ? Renra ternyata masih penasaran dengan Cecil,
bukan siapa - siapa" jawab Azam jutek, bagus deh kalau begitu, berarti aku bisa dong deketin dia lihat saja dia baru bangun tidur aja cantiknya minta ampun apalagi kalau sudah dandan pasti cantiknya minta dinikahin " ucap Renra mengagumi Cecil.
muka Azam tampak sudah memera mendengar teman sekaligus rekan kerjanya ini memuji Cecil di depannya.
tidak boleh " jawab bagas cepat karena melihat raut waja Azam yang mulai berubah "dia tidak ingin Azam terkena masala.
Kenapa tidak bisa? kamu juga suka sama dia ? tanya Renra. Bukan itu tapi...., ucapannya terhenti saat melihat Cecil datang membawa minum. Renra dengan cepat mendekat ke arah Cecil sini aku yang bawa makasih cantik , Iya makasih kak Sambil tersenyum .
Melihat itu Azam tidak tahan lagi dia ingin mendekat tapi Bagas dengan cepat menahan tangannya , jangan Bos .
terdengar sura seseorang berteriak Itu pasti Stive, Cil tolang buka pintunya kayaknya Stive suda datang" ucap Bagas ,agar Cecil tidak lagi di sana yang akan memperkeru suasana. Baik Kak,
silahkan masuk Kak , tolongin dong Cil ini berat tahu " pinta Stive yang di tangan nya suda ada tiga tas pelastik .sini aku bantu bawa "ucap Cecil mengambila tas plastik yang berisi berbagai macam makanan ringan. Kenapa banyak banget makanan nya? dan itu juga di tangan kaka masi banyak .
__ADS_1
ini semua pesanan suami kamu aku cuman jadi kurirnya "jawabnya sambil tertawa. Kalau gitu kaka minta bayaran lebi buat ini semua, bole juga ide kamu tapi kamu yang bialang ya ,soalnya kalau aku takut di gantung dia kan rada setres gitu.
Kak Stive bisa aja aku bilangin ya sama Kak Azam ,Cecil mempercepat langkahnya , Cil jangan dong" ucap Stive bembesarkan suaranya.
Kalian berdua kenapa ketawa gitu dan kamu ngapain kejar Cecil? Tanya Azam , Cecil berhenti melangka, tidak ada ko bro , ist...Maksud aku Cecil ini cuman usil aja , ya suda simpan sini makanannya kamu kembali aja kekamar kamu dan jangan keluar kamar lagi . " ucap Azam memperingatkan ,iya Kak . Kak stive aku kekamar ya . Iya cantik ,
Adik kamu ternyata bukan cuman cantik ya tapi juga lucu bole dong aku deketin dia , " tanya Renra sepertinya sepertinya sangat tertarik dengan Cecil , tidak bisa dia suda punya pacar sebentar lagi menika" jawab Azam ketus.
Bagas dan Stive cuman tersenyum aja. Mereka tau kalau sahabatnya lagi cemburu.
berhenti bahas Cecil ,mending kita berpesta , " ucap Bagas mengankat satu kaleng minuman untuk bersulang.
mereka berpesta hingga tiga jam lamanya. Kawan aku pulang dulu ya uda malam kepalaku juga suda mulai pusing " ucap Renra ,yang jalannya sudah mulai oleng, iya kita juga pamit dulu .ok deh lain kali kita pesta lagi " jawab Azam . Akhirnya teman- teman Azam pualang ke rumah masing- masing , dan untuk Renra tentunya kembali ke hotel tempat dia menginap.
Azam ,berjalan ke arah kamar Cecil Mengetuk pintu kamarnya Cil buka pintunya ,Azam terus memanggil nama Cecil. Cecil mengucek matanya , lagi mimpi enak jugu mala di ganggu " ucap Cecil mendumel.
CK..! Pintu terbuka , Kaka kenapa ? Tanya Cecil memegang badan Azam yang hampir terjatu saat Cecil membuka pintunya. Apa KAka mau aku antar ke atas ?
Azam menggelengkan kepala ,lalu KAka mau ap....., bibir cecil sudah ditutup oleh bibir Azam Cecil yang kaget mendorong dada Azam , Kaka ini kenapa ? Kaka sebaiknya keluar , Cecil memutar badannya membelakangi Azam tapi Azam memeluknya dari belakang, Cil maafin aku selama ini suda banyak sala sama kamu. " ucap Asam , tetap memeluk Cecil,
Cecil hanya diam saja dia tidak tau harus bilang apa, Cil aku tahu kamu pasti mara sama aku , tapi aku janji akan mencoba bersikap lebih baik lagi sama kamu.
Kaka sebaiknya pergi tidur ,kaka lagi mabuk . Jadi ucapan Kaka ngelantur " jawab Cecil .
kamu tidak mau mafin aku, bukan soal itu Kak aku hanya masih terlalu bingung dengan ucapan Kaka, kaka balik saja kekamar Kak Azam, Cecil mau tidur lagi" ucap Cecil melepaskan kedua tangan Azam yang melingkar di perutnya.
Cil apa bole malam ini aku tidur di sini ? Cecil memutar kembali badannya menhadap Azam ,
apa bole? Azam kembli bertanya. Aku tidak akan macam- macam ko janji.
Cecil tidak tau harus menjawab apa, tapi kaka..., belum sempat melanjutkan ucapannya Azam sudah melangka kearah kasur Cecil membuang badannya begitu saja, Cecil melongo melihat suamianya yang suda tertidur secepat itu.
Kak ,bangun jangan pura-pura tidur ,kaka pinda kekamar kaka sendiri" Cecil mengguncang badan Azam tapi Azam tidak begeming. Ya sudalah ." ucap Cecil pasrah. Akhirnya mereka tidur di kasur yang sama .
__ADS_1