Takmampu Bertahan

Takmampu Bertahan
Draft


__ADS_3

pagi harinya ketika Azam bangun dia melihat jam betapa terkejutnya dia saat melihat waktu menunjukkan jam 05:00 pagi dan itu artinya dia tidak pulang semalam.


Azam buru - buru pulang kerumahnya tidak lagi memperdulikan Susan yang masih terlelap.


sepanjang jalan Azam teringat dengan Cecil ,


kenapa aku bisa ketiduran ? Cecil pasti suda bangun aku harus bilang apa sama dia " Azam memukul setir mobilnya bingung harus jawab apa sama Cecil jika bertanya nanti.


dan benar saja saat sampai diruma Azam suda mendapati Cecil yang sedang menyiapkan sarapan. Azam menghembuskan nafasnya mendekat ke arah istrinya.


Masak apa sayang" tanya Azam terlihat gugup.


Cecil tersenyum manis ,lagi masak makanan paforit Kaka ," jawab Cecil mematikan kompornya ,kaka mandi dulu baru sarapan, kita makan sama- sama " ucap Cecil dengan senyum di paksaan.


kalau gitu kamu tunggu ya tidak akan lama ko " ucap Azam berjalan cepat keatas untuk mandi .


selang beberapa menit Azam turun ke ruang makan duduk dengan tenang di samping Cecil.


Kaka dari mana saat Cecil bangun kaka suda tidak ada dan mobil Kaka juga tidak ada? tanya Cecil dengan harapan Azam akan jujur padanya.


maaf sayang semalam ada urusan mendadak jadi Kaka pergi ,Kaka ingin membangunkan kamu tapi kamu tidurnya sangat nyenyak jadi Kaka tidak tega ganggu kamu tidur" Azam merai tangan Cecil lalu mencium punggung tangannya .


emang ada urusan penting apa tengah malam gitu? ini soal kerjaan dan sangat penting makanya Kaka pergi menemui Bagas dirumahnya " jawab Azam gugup.


maafin aku Cil aku terpaksa berbohong aku tidak mau sampai kamu mara lagi." Azam membatin.


memangnya tidak bisa di bicarakan lewat telepon ? bukan tidak bisa tapi HP Bagas tidak aktif " jawab Azam ,


gitu ya" jawab Cecil sambil menahan air matanya, Cecil kekamar dulu ya Cecil mau ganti baju " Ucap Cecil menahan tangis agar air matanya tidak tumpah di depan Azam,dengan cepat Cecil melangkakan kakinya menaiki tangga.


Begitu sampai di dalam kamar Cecil menangis sambil bejalan ke dalam kamar mandi lalu memutar kerang air agar suara tangisnya tidak didengar oleh Azam saat masuk ke kamar.


 Cecil kamu masih mandi? panggil Azam ,tidak melihat keberadaan Cecil, saat mendengar suara air dari kamar mandi ,Azam memili menunggu Cecil sambil mengecek berkarya yang akan dia bahas di pertemuan nya nanti.

__ADS_1


Cil ,kenapa lama banget mandinya nanti kamu telat ke kampusnya aku juga ada rapat pagi ini" ucap Azam di depan pintu kamar mandi .


Cecil keluar melewati Azam ,dia mengambil pakainnya lalu memakainya tampa ada suara,


kemudian Cecil mengoleskan bedak ,memakai liptin terakhir rambutnya di kuncir .


Kenapa kamu dandan secantik ini ? emang di kampus lagi ada kegiatan? " tanya Azam melihat penampilan Cecil dari atas sampai bawa .


Tidak ada " jawab Cecil jutek, Azam menyadari sikap istrinya ,Azam mendekat lalu memeluk Cecil dari belakang mengendus lehernya ,kamu kenapa sayang ?


kamu masih mara soal yang kemarin ? Tanya Azam berpikir Cecil mara karena masala di restoran .


Kak lepas aku mau pergi Naira suda menunggu " ucap Cecil melepaskan tangan Azam yang melingkar di perutnya dengan sedikit kasar.


Kaka tidak usa antar Cecil ! Cecil mau pakai mobil sendiri" ucap Cecil mengambil tasnya .


saat hendak membuka pintu Cecil berbalik ke ara Azam ,


 Kak lain kali kalau mau pergi menemui dia lebi baik Kaka jujur saja daripada harus berbohong seperti ini" ucap Cecil ,lalu berbalik kembali membuka pintu dan berlari menuruni tangga.


Di kamar Azam duduk lemas di tepi kasur ,dia masih tidak mengerti maksud ucapan istrinya, tapi dia melihat dengan jelas kesedihan di wajah Cecil saat mengucapkan kata- katanya.


apa dia tahu kalau semalam aku bukan menemui Bagas ? Azam mengelengkan kepalanya beberapa kali ,tapi Cecil tidur saat aku pergi dan waktu pulang dia juga terlihat biasa saja" kepala Azam terasa pusing memikirkan semuanya.


Pagi Pak " sapa sekuriti" Pagi Bos ," Azam tidak menjawab ucapan Bagas , Melihat Azam diam saja Bagas dapat menebak pasti ada sesuatu yang mengganggu pikirannya.


di dalam lift Bagas menanyakan masala apa lagi yang di hadapi Azam kali ini,tetapi Azam tidak memberi jawaban apapun.


Bos , " panggil Bagas sambil membuka pintu ruangan Azam,keduanya masuk Azam mendaratkan pantatnya di atas sofah .


Bos kenapa lagi kali ini ? Cecil marah sama aku " jawab Azam memejamkan matanya ,


kalian ribut lagi ?" tanya Bagas duduk di samping Azam . iya " jawabnya.

__ADS_1


bukannya hubungan kalian suda semakin membaik tapi kenapa bisa ribut lagi? kali ini karena masala apa ?


dia melihat aku berpelukan sama Susan saat kami selesai makan siang , " jawabnya.


apa ,kali ini aku tidak tahu harus ngomong apa lagi sama kamu " ucap Bagas merasa kecewa dengan sahabatnya .


ini cuman sala paham ,Susan memeluk aku hanya sebagai ungkapan terimakasih saja ,tidak ada maksud lain .


dengan cara berpelukan di depan banyak orang kaya gitu apa lagi di depan istri kamu sendiri ,apa itu pantas kalian lakukan " ucap Bagas dengan penuh penekanan.


aku tidak tahu kalau Cecil dan Naira balan ada di sana ,lagi pula ini tidak ada unsur kesengsaraan semuanya terjadi begitu saja " Azam masih merasa tidak sala sepenuhnya.


jadi maksud kamu kalau Cecil tidak muncul disana kalian anggap itu perbuatan benar ,kamu sala !


aku tahu makanya aku suda minta maaf sama dia dan jelasin semuanya , semalam Cecil suda baik -baik saja , tapi pagi ini dia kembali marah sama aku bahkan dia tidak mau aku antar ke kampusnya ,dia terlihat dingin sama aku .


kalau aku di posisi Cecil si pasti akan berbuat yang sama " jawab Bagas . kamu tenang dulu ,tarik nafas ,rilex karena sebentar lagi miring di laksanakan " ucap Bagas yang tidak mau ikut campur terlalu dalam dengan urusan Bosnya .


pagi Bos ,pagi Gas " sapa Susan saat bertemu keduanya di depan ruang miring, pagi San ,gimana keadaan kamu ,suda lebih tenang?" tanya Azam .


suda lebih tenang ,makasih ya kamu suda mau jagain aku semalam " ucap Susan ,untung di ruangan itu cuman ada mereka bertiga.


maksud kalian apa ? semalam kalian tidur di tempat yang sama? " tanya Bagas tidak habis pikir dengan kedua orang di depannya ini.


Azam mengangguk ,tapi kami tidak melakukan apa - apa kamu jangan sala sangka dulu, semalam itu Susan butuh pertolongan jadi aku ketwmpat dia buat ngecek tapi aku mala ketiduran ,cuman itu tidak lebi.


kamu pikir ngga gimana perasaan Cecil jika dia tahu semua ini ,atau jangan - jangan dia mara karena ini," ucap Bagas.


aku juga tidak tahu ,semalam waktu aku ketempat Susan Cecil suda tidur dan pagi ini dia tidak membahas soal ini , " jawab Azam.


dan kamu percaya kalau dia tidak mengetahuinya


kamu jangan terlalu naif jadi orang, dan kamu San seharusnya kamu sadar tindakan kamu itu sala ,

__ADS_1


jangan menyalakan Susan aku yang sala karena aku pergi tampa memberitahu Cecil .iya kenapa seolah aku yang sala lagi pula kamu itu cuman asisten di sini tidak punya hak ikut campur dalam urusan Bosmu" sambung Susan .


suda kita berhenti di sini jangan bahas itu lagi ,kalian pergi ketempat duduk masing- masing yang lain suda pada datang " ucap Azam saat melihat rekannya yang lain mendekat.


__ADS_2