
Azam membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi ,dia bahkan hampir menabrak pengendara lainnya , Susan sampai ketakutan melihat cara Azam membawa mobil.
Azam suda mengetahui kematian Kasanra dari Bagas pagi ini, kepergiannya kali ini benar - benar membawa dampak buruk di hidupnya , kehilangan mertuanya dan harus menghadapi kemarahan keluarganya terutama istrinya.
hanya dengan menempuh perjalanan sekitar empat jam Azam sampai kekediaman Cecil setela sebelumnya menurunkan Susan di apartemen ya.
Azam berlari masuk namun Cecil tidak asa di sana.
Den Azam " ucap Mbo Ninsi saat melihat Azam keluar dari kamar Cecil , Cecil di mana?
Nona lagi kerumah MAmanya Aden ,
Azam berlari menuruni tangga menuju rumahnya . Azam berjalan ke arah belakang setela bertanya pada Mbo Yem dimana keberadaan Cecil,
dari jauh Dia bisa melihat kalau saat ini istrinya lagi bersama Mama dan Adiknya bersantai di tepi kolam renang ,Azam mendekat dengan menundukkan kepalanya ,
ada rasa bersalah pada ALMARHUM Kasanra ,sebagai menantu tidak bisa mengantarkannya ke peristirahatan terakhirnya.
Cil " ucap Azam semakin dekat , Cecil terdiam saat mendengar suara Azam bahkan untuk menengok kesamping lehernya seakan kaku.
Cil " ucapnya lagi melangka mendekat ,
dan Plak
satu tamparan mendarat di pipinya , ya tangan Samita mendarat dengan mulus di pipi kiri nya, Azam cuman bisa pasrah .
kamua dari mana saja? Mama tidak perna mengajari kamu menjadi anak durhaka seperti ini,
kamu tahu gimana malunya Mama sama istri kamu, giman sakitnya Mama melihat air mata istri kamu sementara suaminya pergi enta kemana" maki Samita dengan air matanya yang jatuh .
Maafin Azam Ma , Azam tidak tahu kalau Mama Sanra meninggal " ucap Azam memandang ke arah Cecil yang enggan melihatnya ,
itu sala Kaka sendiri Naira suda menghubungi Kaka hingga puluhan Kali tapi Kaka tidak menjawabnya bahkan pesan Naira pun kaka abaikan " sambung Naira mendekat mendorong tubuh Azam .
Azam tidak menerima kabar dari siapapun ," ucap Azam , merasa tidak menerima panggilan atau melihat pesan apapun seperti ucapan Naira.
Ma ,Nai suda kalian jangan ribut lagi aku tidak mau kalian bertengkar hanya karena Cecil, " ucap Cecil membuka suara.
Cecil pulang dulu Ma ," ucapnya sambil berlari keluar rumah diiringi air mata.
sekarang kamua lihat ,kurang baik apalagi Istri kamu ,Mama angkat tangan sekarang .
Azam berlari menyusul Cecil keruamhanya, Cil buka pintunya ,aku minta maaf sama kamu aku tahu aku sala ,aku suda terlalu banyak sala sama kamu dan Mama ,
aku mohon buka pintunya kita bicarakan ini baik - baik " Azam mengetuk pintu kamar Cecil tapi tidak ada jawaban apapun dari dalam.
di dalam kamar Cecil menutup telinganya dengan kedua tangannya , bayangan saat Mamanya di masukan keliang Lahat terbayang di ingatannya.
di saat itu Cecil berharap ada sosok suaminya yang ikut menguburkan jasad orang tuanya tapi kenyataannya suaminya mala bersama gadis lain,
kalau pintunya tidak kamu buka jangan salahkan aku kalau pintunya aku dobrak " teriak Azam dari luar , Cecil berdiri membuka pintu
ada apa lagi ,sekarang Kaka pergi dari sini aku mau sendiri dulu" ucap Cecil dengan suara yang hampir habis,
maaf sayang, " Azam ingin memeluk Cecil tapi Cecil menahannya, Ka , aku cape dengan pernikahan ini ,Cecil menyerah dengan cintaku, aku mau mundur dari pernikan kita.
maksud kamu apa ? apa kamu mau pergi dari aku ,tapi kenapa Cil ? hanya karena aku tidak hadir di pemakaman Mama kamu tega bicara seperti ini sama aku" Azam mengguncang bahu Cecil.
__ADS_1
Kaka tanya mengapa aku mau pergi dari Kaka ? sekarang aku tanya ,apa selama ini aku ada ? tidak perna Kaka hanya mikirin diri sendiri.
aku tahu kaka pergi dengan Susan kekasih Kaka itu,orang yang selama ini Kaka cintai , sampi Kaka tega mengabaikan kematian Mama.
aku juga tahu malam itu Kaka tidak menemui Kak Bagas kan , maksud kamu apa Cil ? tidak usa bohong Cecil dengar saat Kaka bicara dengan Susan lewat telepon, Azam bungkam dia tidak menyangka Cecil mendengar pembicaraannya.
aku bisa jelasin semuanya, jelasin apa lagi ? Kaka mau jelasin kakalau Kaka hanya pura- pura mencintai Cecil demi balas demlndam ke Cecil ,
apa belum puas Kaka menampar aku hanya karena aku merusak bingkai fotoh nya , apa Kaka belum puas dengan menarik rambut Cecil, sampai - sampai Kaka tega mempermainkan perasaan Cecil " Cecil mengeluarkan semua yang mengganjal di hatinya.
itu tidak benar ,aku mencintai kamu Cil, aku tulus sama kamu sekarang aku sadar kamu sangat berarti bagi Kaka" Azam memeluk Cecil ,
cukup Kak , cukup , Kaka keluar dari sini " Cecil mendorong kuat Azam keluar dari kamarnya lalu menutup pintunya dengan keras,
Cecil merosot bersandar di pintu memeluk kedua lututnya menangis sejadi - jadinya,
Azam mendengar tangisan istrinya yang sangat memalukan, hatinya juga sakit mendengarnya.
maaf, aku minta maaf sama kamu , biarin aku masuk " ucap Azam menangis ,
Mbo Ninsi dan Naira yang melihatnya dari lantai bawah juga ikut menangis.
Mbo kenapa jadi seperti ini ? Naira memeluk Mbo Ninsi, yang sabar Non kita tidak bisa berbuat apa- apa ,ini urusan rumah tangga kita tidak bole ikut campur" ucap Mbo Ninsi.
Mbo " teriak Azam , Mbo Ninsi dan Naira panik saat mendengar Azam berteriak ,
ada apa Kak? " tanya Naira, Mbo mana kunci cadangan kamar Cecil " tanya Azam meminta kunci dia takut terjadi sesuatu pada Cecil karena tidak mendengar suara tangis Cecil lagi .
tunggu Den ,Mbo Ninsi masik ke kamar Kasanra untuk mengambil kunci cadangannya.
Cecil ,buka mata kamu jangan buat aku takut" Naira menepuk pipi Cecil yang suda di berbaring di atas kasur.
Mbo panggil Mama " ucap Naira hawatir.
Mafin aku ,jangan tinggalin aku, aku sayang sama kamu ,Susan hanya masalalu kamu masa depan aku Cil." Azam menangis memeluk tubuh Cecil.
ini semua gara- gara Kaka dengan wanita murahan itu" teriak Naira menarik tangan Azam dari tubuh Cecil.
Azam menepis tangan Naira kembali memeluknya. Kaka pergi saja dari sini temui wanita murahan itu" Naira semakin meninggikan suaranya.
wanita siapa yang kamu maksud?" tanya Samita yang suda datang, Naira terdiam seketika.
ayo jawab siapa yang kamu maksud ?
tanya aja sama anak Mama yang satu ini .
" jawab Naira ketus.
Zam ,siapa wanita itu? Azam berdiri menghadap Mamanya. dia mantan Azam Ma ,tapi kami tidak berhubungan lagi sekarang kami hanya berteman saja tidak lebih" jawab Azam .
bohong Ma ,mana ada mantan pergi berdua bahkan tidur di tempat yang sama" sambung Naira emosi.
benar itu Zam? tidak Ma Cecil sama Naira hanya sala Paham. Samita mendorong badan Azam menjau dari Cecil .
pinda kamu aku mau melihat anakku" Kasanra mendekat mengusap kepala Cecil dengan lembut ,
cepat hubungi dokter" ucap Samita lirik,
__ADS_1
bangun sayang maafin anak Mama ,kamu bangun jangan buat Mama hawatir ." ucapnya penuh kelembutan .
setela hampir limabelas menit dokter sampai di kediaman Cecil. siang dok , silahkan masuk " Mbo Ninsi mempersiapkan dokter masuk dengan sopan .
Permisi semua " ucap dokter masuk ke kamar Cecil di antar Mbo Ninsi.
dok silahkan periksa menantuku " Samita berdiri dari sisi Cecil memberi ruang untuk dokter biar bisa memeriksa Cecil.
istri saya kenapa Om?" tanya Azam , dia hanya kecapean ,dan selamat untuk kamu Zam ,bentar lagi kamu akan jadi Ayah ." ucap dokter setela memeriksa Cecil.
maksud Om istri aku hamil? " tanya Azam tersenyum bahagia. iya Cecil hamil , tapi ingat janga kesehatannya apa lagi dia baru saja kehilangan Orang tuanya ,ini bisa berakibat fatal bagi kandungannya jika terlalu banyak pikiran.
baikan dok , Azam mengusap pipi Cecil yang belum sadar.sayang kita akan jadi orang tua kamu bangun ya " ucapnya.
selamat ya kamu akan jadi Nene" ucap dokter mengulurkan tangannya ,sampaikan selamat dariku buat sahabatku Handoko . iya makasih kabar baiknya " ucap Samita bahagia mendengar kehamilan menantunya.
saking bahagianya Naira langsung menghubungi Papa dan Denys untuk memberi tahu kabar bahagia .
Mama" teriak Handoko yang suda datang ,
Cecil di mana? Handoko menanyakan keberadaan menantunya.
aku di sini Pa" jawab Cecil tersenyum ke arah ayah mertuanya.Anakku makasih ya sebentar lagi aku jadi kakek " ucap Handoko memeluk Cecil ,
Cecil menangis mendapat kasih sayang dari kedua mertuanya ,mereka menyayanginya seperti anak sendiri.
makasih Pa suda jadi pengganti Ayah untuk Cecil . kamu itu anak Papa sama seperti Naira dari kecil Papa melihat pertumbuhan kalian berdua jadi wajar dong kalau Papa ini suda seperti Papa kandung kamu sendiri " ucapa Handoko memeluk kedua putrinya.
Samita ikut terharu melihatnya.
Papa , " ucap Azam ,yang baru keluar dari kamar mandi.
Handoko berdiri ,bagus kamu ada di sini sekarang Papa memang suda menunggu kamu dar semalam.
Pa ,maafin Azam , kamu ikut Papa keluar sekarang" ucapnya penuh penekanan.
Azam bisa melihat kemarahan Papanya.
yang lain hanya bisa diam tidak berani membuka suara .
Azam mengikuti Papanya yang suda bejalan lebih dulu, begitu sampai diluar,Handoko menghajar Azam sampai sudut bibir Azam mengeluarkan dara.
suda Pa ," Samita menyusul anak dan suaminya .
biar Ma ,Papa mau hanya anak brengsek ini , Cukup Pa kasihan Cecil ,dia menangis mendengar Papa marah- marah.
mendengar itu Handoko berhenti memukul Azam dan kembali masuk ke kamar Cecil .
maafin Papa ya ," ucapnya dudu di dekat Cecil dan Naira.
Papa jangan marah lagi ,Cecil tidak mau Papa ribut dengan Kak Azam hanya karena Cecil ,
anak Papa, dengar tidak ada seorang Ayah pun yang tega melihat anak gadisnya tersakiti begitu juga dengan Papa.
Papa " Ceci memeluk Handoko ,Mama sini Cecil juga mau memeluk Mama. kasanra mendekat memeluk Cecil dan suaminya.
makasih suda jadi pengganti kedua orang tua Cecil ,makasih , makasih Ma, Pa." ucap Cecil sangat bahagia" ucapnya manja.
__ADS_1