
Malam ini setelah kami semua lelah jalan bersama, kami memutuskan untuk pulang dan nanti akan ketemu bareng lagi besok hari. Aku segera diantar Dani pulang ke kostan. Sehabis mengantarku pulang, Dani langsung pulang kerumahnya karena seharian ini capek nyetir. Aku pun sudah sendiri didalam kamar kostanku. Aku segera membersihkan diri dan segera mengganti baju tidurku. Aku sudah siap untuk masuk ke dalam dunia mimpiku. Sebelum mataku terpenjam sepenuhnya, tiba-tiba Rafa sudah duduk tepat dikursi belajarku.
"Ya ampunnnn.....", aku terkejut dan langsung diposisi duduk diatas kasur. "Kenapa kamu datang tiba-tiba begitu?", tanyaku pada Rafa.
"Kenapa? aku tiap malam memang duduk disini kok", jawab Rafa enteng tanpa rasa bersalah.
"Kamu kemana aja selama ini? kenapa nggak datang selama aku dirumah? padahal aku ingin mengenalkan kamu pada temanku disana", aku segera menyerbu berbagai pertanyaan.
"Kamu udah nggak sabaran yah ketemu sama aku? hahaha....", sekali lagi Rafa hanya menjawab santai.
"Sudahlah, aku capek pengen tidur", aku segera memakai selimutku dan ingin segera tidur.
"Aku masih ingin cerita-cerita sama kamu", ajak Rafa yang nggak mau aku tinggal tidur lebih dulu.
Tapi aku sudah terlanjur masuk ke alam mimpi.
__ADS_1
"Yah ampun malah ditinggal tidur", gumam Rafa, kemudian pergi menghilang.
🍃🍃🍃
Pagi hari, aku dibangunkan dengan bunyi alarm diponselku. Aku segera bangun untuk mandi dan segera membuat sarapan. Sebenarnya aku bisa saja pergi keluar untuk membeli sarapan, tapi mumpung masih libur aku memilih untuk menghemat, jadi lebih baik masak sendiri. Setelah selesai masak, aku langsung duduk didepan laptop untuk menonton film sambil makan. Baru beberaa kali suap, aku dikagetkan oleh Rafa.
"Heiii...mana makanan buat aku?", Rafa yang tiba-tiba saja ada disampingku.
"Enak aja kamu, datang-datang ngagetin trus minta makanan. Kalau mau tuh bikin sendiri", jawabku sedikit ketus.
"Terserah, aku mau makan dulu...", aku pun melanjutkan kegiatan makanku.
"Tuh kan malah sibuk sendiri....", Rafa yang jengkel pun langsung berdiri dan memilih untuk duduk diatas kursi.
Aku hanya sibuk dengan makananku dan terlalu asik menonton, hingga tidak menghiraukan Rafa. Aku pun disadarkan dengan bunyi notif diponselku. Ternyata itu dari Dani.
__ADS_1
💌 "selamat pagiiii bawel....planing hari ini mau kemana?", pesan Dani.
💌 "Nggak tau juga mau kemana, palingan diam didalam kamar, trus sore nanti baru keluar. Itu juga pasti bareng kamu dan yang lain", balasku.
💌 "Oke...sebentar lagi aku otw ke sana yah...bye", jawab Dani.
Setelah aku membalas pesan Dani, aku tersadar saat Rafa langsung bicara.
"aku selalu diabaikan....aku ini penting nggak sih....", celoteh Rafa, karena selalu aku abaikan.
"Oke, sekarang aku akan mendengarkanmu bercerita. Sebenarnya aku masih sebel sama kamu, sering datang tiba-tiba dan pergi begitu saja....", balasku.
"Sudahlah, nanti aja aku ceritanya...kamu siap-siap aja kan sebentar lagi pacar kamu akan datang....aku pamit yah, nanti aku datang sebentar saat memang hanya ada kamu dan kamu nggak sibuk", lanjut Rafa dan langsung pergi menghilang.
"*Aku bingung, sebenarnya Rafa hanya khayalanku atau....?!"
__ADS_1
bersambung*....