
Hari ini ternyata acara jalan-jalan lami ditunda karen Sonya nanti ada acara keluarga. Saat aku menelpon Dani, ternyata ada saudaranya dari Jerman datang jadi nggak bisa keluar.
Aku memutuskan untuk istirahat aja dikostan, saat sedang asik membaca novel kesukaanku, Rafa datang.
"Hey, gimana? jadi ngumpul kalian?", tanya Rafa.
"Nggak, sih Sonya ada acara keluarga trus Dani kedatangan saudaranya dari Jerman", jawabku masih dengan gaya membaca.
"Jadi bisa dong jalan bareng kita, kan kemarin kalau nggak jadi jalan bereng mereka nanti kamu jalan bareng aku", Rafa menagih janji.
"Iya deh, trus kita mau kemana?", tanyaku.
"kamu siap-siap aja dulu. Aku tunggu disini yah. Yang cepat", pintah Rafa.
__ADS_1
"Iya, bentar yah...", aku segera mengambil baju ganti kemudian masuk ke kamar mandi.
(*setelah selesai barsiap-siap)
"Wah makin cantik yah*", puji Rafa saat aku siap.
"Nggak usah gombal, ini mau jalan atau gimana? nanti keburu malas keluar nih", ancamku karen geli, bari kali ini Rafa bisa gombal.
"Iya maaf, ayo jalan. Silahkan tuan putri", Rafa segera membukakan pintu mobilnya saat aku selesai mengunci pintu kamarku.
Setelah beberapa saat perjalanan kami tempuh, kami sudah tiba disuatu tempat yang indah. Aku kagum dengan keindahan yang terpampang didepan mataku.
"Bagaimana? indahkan? kamu suka?", tanya Rafa yang melihatku kagum dengan keindahan yang ada didepan mataku.
__ADS_1
"Iya, ini indah dan sejuk sekali. Baru kali ini aku datang kesini. Aku juga baru tahu kalau ada tempat seindah ini disini", aku begitu menikmati udara sejuk ditempat yang baru pertama kali aku kunjungi ini.
"Kalau kamu suka tempat ini, aku akan sering ajak kamu kesini", Rafa menawarkan aku untuk sering berkunjung ditempat ini.
Aku tidak memperdulikan kata-kata Rafa, aku sangan terkejut dengan keindahan tempat ini. Aku berjalan ditengah hamparan bunga yanh begitu indah penuh warna. Tempat ini begitu nyaman, tentram dan begitu tenang. Ditempat ini, aku bisa melepaskan lelahku selama ini. Untuk sekedar refreshing.
"Ini lokasinya dimana? Aku bisa ajak yang lain untuk melihat keindahan tempat ini", aku duduk ditepi danau kecil yang begitu indah dipandangan mata.
"Tempat ini hanya kamu yang bisa lihat. Kamu juga kalau ke sini harus bareng aku, karena yang lain belum tentu bisa datang dan melihat tempat ini", jelas Rafa yang membuat aku sedikit bingung.
"Maksud kamu? apa aku ada didunia kamu?", tanya ku antusias dan ada rasa sedikit takut. Takut bagaimana kalau nanti aku tidak bisa kembali lagi.
"Tenang saja, kamu pasti bisa keluar dari tempat ini. Tapi ingan jangan beri tahu tempat ini pada yang lainnya yah", Rafa menenangkanku.
__ADS_1
"Baiklah....", aku masih sedikit shock dengan kejadian ini. Tapi aku juga sennag bisa ke tempat ini, terasa begitu nyama dan damai.