Tentang Aku Dan "Dia"

Tentang Aku Dan "Dia"
Cerita Dani dan Sonya


__ADS_3

Selama 3 hari Dani tidak masuk. Akhirnya hari ini Dani sudah masuk dan bisa berkumpul lagi. Yah mungkin kalau nggak lengkap berlima rasanya memang ada yang kurang.


"Dani memangnya kamu kenapa sampai 3 hari nggak masuk?!", tanyaku pada Dani saat jam istirahat.


"Iya Dan, kalau kita nggak berlima rasanya gimana gitu, kayak ada yang kurang! Kan kalau kamu nggak ada, pasti nggak ada yang bisa buat kita jengkel he....", kata Ria sambil tertawa, karena memang hanya Dani yang seringkali buat kami berempat jengkel dengan sikap masa bodohnya itu.


"Nggak ada apa-apa, nyantai saja gengs. Oh iya nanti pulang sekolah jalan yuk. Hangout bareng gitu, kan udah lama kalian nggak jalan sama aku cowok yang paling kece he....", jawab Dani yang tertawa dengan katanya sendiri. Maklum saja karena hanya dia yang cowok makanya PDnya minta ampun.

__ADS_1


"Iya, bosen nih 3 hari nggak keluar. Apa lagi tetangga baruku di kost sering buat jengkel hm...", sambungku.


"Iya, sekalian gue mau cerita yang kemaren tertunda karena Dani nggak masuk", jawab Sonya.


"Oke.....", jawab Zizi dan Ria kompak.


Sepulang sekolah kami pun janjian berkumpul ditempat parkir dan memutuskan untuk nongkrong ditempat biasa kami habiskan waktu bersama. Tidak berapa lama kami pun tiba ditempat tujuan dan langsung memilih tempat yang biasa kami tempati. Mungkin bagi karyawan disini, kami berlima pelanggan setia. Kami pun memulai obrolan kami, mulai dari yang mengharukan sampai kabar bahagia. Kami pun mulai serius ketika Sonya berbicara tentang apa yang ingin dia ceritakan sebelumnya.

__ADS_1


"Jadi ada yang ingin gue ceritakan ke kalian semua! yah mungkin terutama kamu Lika. Dani juga pasti lebih tahu tentang ini", Sonya memulai ceritanya.


"Jadi pas pulang dari jalan itu, aku kan tinggal sendirian karena masih ada yang ingin aku cari. Trus gue masuk ke toko baju yang disamping resto brand itu! Awalnya sih cuma buat cuci mata saja tapi.... disana nggak sengaja gue melihat Yona sama Riki sedang makan bareng dan hanya berdua. Inginnya sih gue abadikan yah, gue mau ambil gambar biar ada bukti mau kasih ke kamu Lik yah tapi handphone gue lowbat. Yah karena gue penasaran gue tunggu sampe mereka habis makan dan parahnya gue lihat mereka pegangan tangan macam kayak sepasang kekasih gitu. Dan gue ikutin mereka sampai ditempat parkir dan yah aku langsung pulang aja, aku pikir sih nanti bisa ketemu lagi karna kan arah rumah Yona kan searah rumah gue. Tapi sayangnya mereka mungkin mampir dulu kemana yah gue nggak tahu. Mungkin diajak ke tempat nongkrong si Riki." cerita Sonya panjang.


"Baiklah, karena Sonya udah cerita aku mau ceritakan semua kenapa sampai aku nggak masuk 3 hari. Jadi mungkin habis diikuti si Sonya mereka memang ke tempat nongkrong, bisa dibilang Riki udah berani bawa si Yona ketempat kami biasa kumpul. Jimmy sih sempat nanya kenapa sama Yona nggak sama Lika. Aku sih diam yah nggak ngomong apa-apa. Trus karena aku udah nggak tahan, emosiku langsung naik jadi langsung ku hajaar si Riki tapi sialnya Riki langsung menghantam kepala ku sampai luka. Ini aja masih ada tandanya. Trus Ewin langsung misahin kita dan Riki langsung cabut aja gitu. Emang kamu nggak contackan sama Riki?" cerita Dani dan langsung bertanya pada ku.


Aku hanya diam mendengar cerita Sonya dan Dani. Aku sendiri bingung kenapa seperti ini.

__ADS_1


"Haruskah aku percaya pada Dani dan Sonya? atau aku harus.....ahh sudahlah akun pun bingung memikirkannya", aku membahtin.


__ADS_2