
Hari ini adalah hari minggu . Keluarga Hans berencana mengajakku dan mama berlibur ke pantai untuk refreshing . Aku dan Hans pergi naik mobil Hans sedangkan keluarga Hans dan mamaku naik mobil khusus untuk keluarga . Di perjalanan aku selalu melihat wajah Hans yang sangat tampan Aku sangat bersyukur sudah dipertemukan dengan lelaki yang begitu menyayangiku , dia bahkan keluarganya rela berkorban demi menjagaku dan mamaku . Semoga kita akan tetap seperti ini sampai kita menikah dan menua bersama .
Setibanya di pantai ternyata keluarga Hans memilik villa disekitar pantai , dan kami semua pergi ke villa untuk meletakkan barang-barang . Setelah itu Hans mengajakku berjalan disekitar pantai untuk menyenangkan fikiran . Dia menggenggam erat tanganku sambil berkata kalau dia sayang menyayangiku . Aku dibuat malu mendengar kata-kata yang diucapkan Hans .
" Terimakasih Hans untuk semuanya .. Terimakasih untuk keluargamu yang mau berkorban untuk melindungiku dan mama .. Aku berharap kita akan tetap bersatu seperti ini .. " . Tidak henti-hentinya aku mengucapkan terimakasih kepada Hans tentang apa yang keluarga Hans sudah berikan kepadaku . Mereka memberiku kenyamanan , kebahagiaan , dan rasa kekeluargaan yang sangat dalam , terutama rasa hormat Hans kepada mama .. Aku bersyukur aku bisa menemukan keluarga kedua yang benar-benar utuh seperti ini . Terimakasih Hans ..
Keluarga Hans berniat menginap di villa milik mereka karena tempatnya cukup menjanjikan untuk menikmati keindahan pantai . Kita benar-benar seperti keluarga yang utuh . Mama juga lebih akrab dengan keluarga Hans . Aku bahagia melihat senyuman mama yang seperti ini mengingat setelah papa meninggal mama lebih menyibukkan diri untuk mengurusku hingga dia sendiri lupa kalau dia juga waktu untuk menghibur diri . Aku merasa nyaman melihat senyuman manis mama kembali lagi .
Hari sudah mulai malam , keluarga Hans berencana untuk membuat hidangan panggang BBQ untuk menghangatkan suasana . Tetapi saat aku mau menghampiri keluarga Hans ternyata Hans memanggilku , dia bilang dia pengen bicara berdua denganku . Aku pun menhampiri Hans . Hans menggenggam tanganku dan mengajakku ke suatu tempat . Setelah sampai ditempat yang dituju Hans aku sangat kaget melihat keindahan bintang-bintang yang bersinar terang dilangit . Saat aku sedang asyik memandang langit tiba-tiba Hans memegang tanganku dan memasangkan sebuah cincin di jari manisku .
__ADS_1
" Ini adalah janji yang aku buat untukmu . Aku berjanji akan selalu menjagamu , melindungimu , menyayangimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu . Tunggu sampai saatnya tiba giliran aku yang akan menagih janji yang kamu buat dulu kepadaku . " . Aku tidak menyangka Hans akan seromantis ini kepadaku . Tetapi aku sangat bahagia karena sekarang kita benar-benar menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih . Hans pernah bilang setelah lulus sekolah dia akan melamarku dan menunggu sampai aku siap untuk menikah dengannya . Tidak sia-sia aku berjanji pada Hans dulu , ternyata Hans masih mengingat janji itu sebagai semangat dia untuk bangkit dan bisa sukses seperti sekarang . Aku juga ingin rasanya cepat-cepat menepati janji yang aku buat dulu kepada Hans . Aku pun memeluk Hans dan Hans pun memelukku dengan penuh kasih sayang .
Hari sudah larut malam , aku dan Hans juga sudah kembali ke villa untuk istirahat . Sebelum aku masuk kamar Hans menghampiriku dan mencium keningku sembari berkata ,
" Selamat malam sayang . Mimpi indah ya .. "
Kita pun masuk ke kamar masing-masing untuk tidur .
Keesokan harinya kita kembali ke rumah Hans mengingat 4 hari lagi adalah ujian kelulusanku . Aku harus kembali belajar agar saat ujian aku tidak gugup dan bisa menjawab soal-soal ujian nanti . Tetapi saat kita sampai didepan rumah Hans aku melihat Calista berdiri didepan rumah Hans . Aku dan Hans ceoat-cepat turun dan menghampiri Calista .
__ADS_1
" Ngapain kamu kesini? aku sudah bilang aku tidak akan pernah menikah denganmu . Aku hanya akan menikah dengan Anya . Sekarang kamu pergi dari rumahku sebelum aku panggil security kesini ! " Tegas Hans yang menyuruh Calista untuk pergi dari rumahnya .
" Hans ! Kamu yakin kamu pilih dia? bukan aku? Ingat Hans , aku adalah wanita kaya bukan seperti dia tidak punya apa-apa tapi masih berlagak seolah-olah dia tidak lebih buruk dari aku . Kamu harus tahu Hans kalau rasa cinta aku lebih dalam dari anak miskin ini ! Kamu jangan egois Hans ! fikirkan perasaanku ! " . Mendengar kata-kata Calista aku benar-benar ingin menamparnya . Tapi aku kaget karena saat itu mama yang mendengar Calista menghinaku langsung mendatangi Calista dan menampar wajahnya .
" Kamu jangan kurang ajar ya . Menghina anakku seperti itu . Apa keluarga kayamu tidak pernah mengajarimu sopan santun ? Apa karena kamu terlalu dimanja hingga membuatmu berperilaku memalukan seperti ini ? Aku ingatkan sekali lagi ! jangan pernah menghina putriku atau aku tidak hanya menampar wajahmu tapi aku akan menyobek mulutmu ! " . Aku tidak tahu bahwa mama aku sangat semarah ini kepada Calista . Tetapi apa yang Calista ucapkan memang menyakiti hatiku bahkan menginjak harga diriku dan mamaku . Tidak lama setelah Calista menerima tamparan itu dia langsung pergi dari rumah Hans .
" Ma makasih ya udah belain Anya . Aku sayang mama .. " .
" Iya sayang . Kamu harus janji sama mama . Kelak jika ada yang bicara kurang ajar seperti itu jangan hanya diam . Beri dia tamparan sekali agar dia tahu tidak semua orang bisa dia hina seperti itu ! " . Kali ini mama sangat marah kepada Calista karena ucapannya .
__ADS_1