
Hari ini adalah hari Sabtu , seperti biasanya aku berangkat dengan menaiki angkutan umum . Pelajaran juga berjalan seperti biasa , dan akhirnya jam pulang pun tiba . Saat aku keluar dari sekolah aku melihat kerumunan anak-anak sekolahku dan seperti sedang menonton pertunjukan . Aku penasaran apa sih yang di lihat anak-anak sampai bikin jalanan macet . Betapa kagetnya saat aku melihat Hans si lelaki yang semalam mengantarku pulang sekarang ada didepan sekolahku . Aku heran kenapa dia tahu dimana sekolahku . Tapi anehnya lagi dia tidak menjemputku menggunakan mobil melainkan motor . Aku kaget bercampur senang ternyata dia tahu apa yang aku takutkan . Aku takut mereka berfikir bahwa aku berkencan dengan orang kaya dan akhirnya menimbulkan gosip yang aku tidak mau dengar . Aku langsung mengampiri dia dan seketika itu teman-temanku pun kaget karena yang dia jemput adalah aku . Oh ya , ada salah satu siswa yang bisa dikatakan dia sangat membenciku , bahkan kita seperti musuh jika bertemu . Dan saat itu dia juga ada disana . Aku melihat muka cemberutnya saat dia tahu yang dijemput Hans adalah aku . Senangnya aku karena aku juga bisa membuat dia cemberut hanya dengan adanya Hans disini .
" Hai .. " sapaku .
" Hai juga . Ayo pulang . Aku mau ajak kamu ke suatu tempat . " ucapnya . Dia terlihat lebih semangat saat itu .
" Ayo . Aku samperin temen-temenku dulu ya habis itu kita pulang . "
" Oke .. "
Setelah aku bertemu dengan mereka dan sedikit berbincang akhirnya aku menhampiri Hans .
" Sini aku pakein helm nya . Biar aman .. " . Betapa perhatiannya dia , dan itu membuatku semakin merasa nyaman saat bersamanya . Akhirnya dia memakaikan helm dan menyalakan motornya .
__ADS_1
Saat ditengah perjalanan dia bertanya padaku .
" Kamu besok minggu sibuk nggak? aku mau ngajak kamu jalan sekalian kita melanjutkan hubungan kita yang berhenti ditengah jalan dulu . " .
" kayaknya sih enggak . Emang mau ngajak aku kemana? " tanyaku penasaran . Tapi dia cuma senyum-senyum dan bilang kalo dia mau ngajak aku ke suatu tempat yang bakalan bikin aku seneng .
Aku berecana menyuruh dia masuk saat nanti di rumah . Tapi saat aku sampai didepan rumah ternyata mamaku sedang menyiram bunga di halaman rumahku . Dia kaget ternyata aku diantar orang lain . Mamaku kemudian melihatku sambil senyum-senyum sendiri . Ya karena selama ini aku selalu menceritakan kisahku meski itu juga berhubungan dengan Pras . Mamaku selalu mendukung apapun yang aku mau karena menurutnya kebahagiaanku adalah yang paling penting untuknya .
" Oh iya iya . Ayo masuk dulu biar tante buatin minum sekalian kita bisa ngobrol-ngobrol . " . Akhirnya Hans pun masuk ke dalam rumah bersama mamaku . Aku heran kenapa mama langsung kegirangan saat tahu aku bersama Hans .
" kamu duduk dulu biar aku buatin minum . " . Tidak lama mamaku juga ke dapur dan dia memberiku pertanyaan yang membuatku heran .
" Sejak kapan kamu berkencan dengannya ? kenapa nggak pernah cerita sama mama ? " . Pertanyaan mamaku bikin aku pengen emosi rasanya .
__ADS_1
" ceritanya panjang ma . Nanti aja kalo dia udah pulang aku bakalan ceritain semuanya ke mama . Tapi nanti mama jangan ketawa ya? jangan mikir yang enggak-enggak .. " jawabku .
Aku pun mengantar minuman Hans ke ruang tamu .
Semakin lama aku lihat Hans semakin tampan bak pangeran . Mungkin karena aku sudah lama tidak bertemu dengannya . Perubahannya pun berbanding terbalik dengan dia yang dulu . Ya mungkin karena sekarang dia sukses dan menjadi CEO di sebuah perusahaan yang dia bangun sendiri . Jadi memperhatikan penampilan juga penting .
" Nih , cepat di minum nanti keburu dingin teh nya .. "
" Makasih ya.. Maaf jadi ngerepotin kamu sama mama kamu .. "
" Nggak papa lah , kan kamu tamu kita Hans .. Santai aja .."
Entah kenapa tapi rasanya aku nyaman deket Hans apalagi dia adalah lelaki yang pertama kali datang ke rumahku . Jadi aku sedikit kaget dan tidak menyangka kalau akhirnya dia lah yang aku bawa pulang .
__ADS_1