Tentangku...

Tentangku...
Episode 12


__ADS_3

Hari-hari yang melelahkan telah berlalu . Ujianku pun sudah selesai . Aku dan Hans akhirnya bisa bernafas lega dan kita berdua menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan keliling kota . Keluargaku dan Hans pun sepertinya sudah mulai membahas acara pertunanganku dan Hans . Aku dan Hans sudah sepakat untuk bertunangan terlebih dahulu . Kelak jika aku sudah benar-benar lulus sekolah baru akan akan memoertimbangkan ajakan Hans untuk menikah . Beberapa bulan sudah berlalu dan hari wisudaku pun tiba . Aku didandani oleh mama Hans sebegitu cantiknya sampai semua keluarga Hans pun tercengang melihatku . Ya , aku tidak menyangka bahwa mama Hans memiliki kemampuan merias dengan secantik dan senatural ini . Aku sangat bahagia ketika bisa merasakan kasih sayang dari keluarga Hans meskipun aku dan Hans belum resmi menikah .


Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 . Hans mengantarkan aku dan mama ke gedung dimana aku wisuda . Tetapi sayangnya Hans tidak bisa masuk karena dia ada meeting mendadak di perusahaan . Aku juga sudah memakluminya karena wajar saja dia adalah direktur sekaligus pemilik perusahaan itu . Dia berjanji setelah urusan selesai akan datang ke wisudaku .


" Maaf ya sayang aku nggak bisa ikut lihat kamu wisuda , karena ada meeting mendadak di perusahaan . Tapi aku janji setelah urusanku selesai pasti aku dateng ke wisuda kamu untuk melihat bidadariku yang paling cantik . " ucapan Hans membuatku sedikit malu dan juga bahagia .


" Iya . Janji ya? aku pengen kamu lihat aku wisuda Hans . "


" Janji sayang . Setelah urusanku selesai aku langsung ke wisuda kamu . Sekarang masuk gih sama mama . Udah mau mulai tuh wisudanya . " . Hans pun membantuku keluar dari mobil . Dia mencium keningku dan kemudian dia masuk kembali ke dalam mobil .


" Dadah bidadariku . Aku berangkat dulu ya ? " . Pamit Hans .

__ADS_1


" Iya Hans . Hati-hati ya .. " . Kita pun saling melambaikan tangan kemudian aku dan mama masuk ke dalam gedung .


Hari sudah siang dan jam sudah menunjukkan pukul 11.00 tetapi Hans belum juga sampai di gedung tempatku wisuda . Aku mencoba menghubungi Hans tetapi dia tidak membalas ataupun mengangkat teleponku . Wisudaku pun sudah selesai , aku dan mama akhirnya keluar dari gedung . Aku sedikit kecewa karena Hans mengingkari janjinya . Tetapi aku selalu berfikir positif mungkin Hans sangat sibuk sampai tidak sempat datang ke wisudaku .


Saat aku dan mama keluar dari gedung , aku melihat Hans berbicara dengan seorang wanita yang aku juga tidak mengenalnya . Aku bertanya-tanya siapakah dia? kenapa dia dan Hans sudah sedekat itu . Saat aku mau menghampiri Hans aku mendengar gadis itu berteriak kepada Hans dan berkata " aku masih mencintaimu Hans ! tidak bisakah kita kembali seperti dulu? " . Aku kaget mendengar perkataan gadis itu .


" Hans .. " . Aku memanggil Hans dengan lirih saat itu .


" Hai .. " . Jawab Hans singkat . Hans pun menghampiriku dan menggandeng tanganku .


" Dia calon istriku . Aku dan dia sebentar lagi menikah . Jadi aku mohon jangan ganggu kebahagiaanku lagi . Semua tentang kita sudah hilang 10tahun yang lalu . Kamu bagiku sudah masa lalu . Dan aku sudah menemukan kebahagiaan dan masa depanku . Jadi tolong menjauhlah dariku Tiara . " . Ternyata gadis itu bernama Tiara . Tetapi aku masih belum tahu apa hubungan Hans dengan dia .

__ADS_1


" Dia siapa Hans ? " .


" Dia cuma teman masa lalu aku sayang . Aku sama dia nggak ada hubungan apa-apa . " . Hans berusaha meyakinkanku agar aku tidak terganggu dengan kata-kata Tiara .


" Teman masa lalu? Hans! Aku adalah cinta pertamamu! Bukan teman masa lalumu! Aku masih mencintaimu Hans . Aku mau kita balik kayak dulu ! " . Dengan lantang gadis itu menyebut kalau dirinya dan Hans dulu pernah memiliki Hans . Aku sangat kaget bercampur sedih mendengar kata-kata gadis itu . Aku merasa seperti ditusuk benda tajam tepat didadaku . Akhirnya aku memutuskan untuk langsung masuk ke dalam mobil Hans . Aku tidak mau mendengarkan pembicaraan mereka yang membuatku lebih sakit lagi .


Tidak lama setelah itu Hans pun masuk ke dalam mobil . Hans langsung menyalakan mobil dan pergi dari sana . Tetapi saat Hans menyalakan mobil , gadis itu berteriak dia sampingku . Dia berkata kalau dia adalah cinta pertamanya dan Hans tidak akan semudah itu melupakannya . Dia yakin Hans akan kembali padanya suatu saat kelak . Aku semakin sedih mendengar perkataannya . Aku seperti takut akan kehilangan Hans . Aku sedikit berfikir apa yang dia katakan bisa jadi ada benarnya . Karena cinta pertama tidak akan semudah itu dilupakan . Aku sendiri juga pernah merasakan perasaan seperti itu . Aku takut Hans akan berfikiran sama dengan gadis itu . Apakah aku akan kehilangan cintaku untuk yang kedua kali? . Sakit sekali kepalaku memikirkan hal tadi .


Selama di perjalanan aku hanya diam dan tidak menjawab satu pertanyaanpun dari Hans . Hans mencoba menggenggam tanganku tetapi aku menolak dan menyembunyikan tanganku .


Sampai dia rumah aku langsung melepas high heels ku dan berlari ke dalam kamar . Aku mengunci pintu kamarku dan menangis sekencang-kencangnya . Hans langsung menyusulku ke kamar tetapi karena pintu kamar aku kunci dia tidak bisa masuk ke dalam .

__ADS_1


" Sayang . Aku bisa jelasin semuanya . Aku dan Tiara sudah tidak ada hubungan apa-apa . Yang aku cintai sekarang adalah kamu . Selamanya adalah kamu . Tolong kasih aku kesempatan buat jelasin ini semua sayang . Aku mohon . Buka pintunya sayang . " .


Aku tidak mendengarkan apa kata-kata Hans dan tetap menurung diri dikamar . Sepertinya seluruh keluarga Hans khawatir dengan keadaanku . Tidak lama setelah itu mama Hans mengetuk pintu kamarku . Aku tetap tidak membukanya . Mamaku juga mencoba untuk menenangkanku dan memintaku untuk membuka pintunya . Lama kelamaan aku juga kasihan melihat mamaku dan mama Hans khawatir karena tingkah lakuku . Akhirnya aku membuka pintu dan menyuruh mamaku dan mama Hans masuk . Aku memeluk mereka berdua dan menangis sejadi-jadinya . Aku menangis bukan karena kata-kata Tiara tetapi aku menangis karena aku takut Hans akan meninggalkanku dan kembali kepada cinta pertamanya . Aku takut dia akan mencampakanku .


__ADS_2