Tentangku...

Tentangku...
Episode 20


__ADS_3

Aku dan Hans pun bersiap untuk pergi jalan-jalan . Aku mau mengajak Hans ke taman bermain karena aku sudah lama tidak pernah kesana . Hans pun menurut saja padaku . Dia berkata asalkan aku senang kemanapun Hans akan menurutinya . Setelah 1 jam perjalanan akhirnya aku dan Hans sampai di taman bermain .


" Sayang beli minum dulu yuk , nanti biar kalau haus gak perlu cari minum lagi . Kamu tunggu disini sebentar ya aku beliin minum . " .


Hans menyuruhku untuk menunggu dia karena dia mau membeli minuman dulu .


" Iya Hans . Cepetan ya? aku gak mau nunggu lama-lama panas soalnya . "


" Iya sayang . "


Tetapi belum beberapa menit Hans pergi tiba-tiba aku bertemu dengan Rose , teman Hans yang aku lihat di kantor Hans kemarin . Awalnya aku pura-pura tidak melihat tetapi sepertinya dia sedang berjalan ke arahku . Dan benar , dia mendekatiku dan menyapaku .


" Hai . Kamu tunangan Hans yang kemarin ya? ngapain disini? lagi nungguin siapa? selingkuhan ya? " . Mendengar ucapan dia yang tidak enak itu ingin sekali aku menamparnya . Seperti aku ini bukan wanita baik-baik dimatanya .


" Lagi nungguin Hans . " . Jawabku cuek .


" Hans ? Hans mana mungkin mau dateng ke tempat kayak gini ? dia paling benci taman bermain jadi gak mungkin Hans mau dateng kesini ! Kamu jangan ngarang deh , pasti kamu lagi nungguin selingkuhan kamu kan? " .


Aku semakin jengkel mendengar kata-kata Rose itu , tetapi aku juga penasaran kenapa dia sampai takut ke taman bermain? lalu kenapa waktu aku ajak kesini dia seperti tidak terlihat takut . Aku malah dibuat bingung dengan kata-katanya .

__ADS_1


" Benci ? emang apa salah taman bermain ini sampai Hans benci ? Lagian waktu aku ajak kesini dia fine-fine aja kok . Gak ada penolakan sama sekali . "


" Lo gak tahu? Hans pernah diculik disini waktu kecil . Dan dia dikurung di tempat yang terpencil selama 1 bulan . Itu sebabnya dia gak bakalan mau dateng kesini lagi . Dia paling benci taman bermain ! "


Aku kaget dengan penjelasan Rose . Hans pernah mengalami hal semengerikan itu tetapi dia tetap mau menuruti permintaanku hanya agar aku senang . Aku menjadi merasa bersalah karena sudah memaksa Hans datang kesini .


" Hei , ngapain bengong? jujur aja kamu lagi nungguin selingkuhan kamu ya? Bakalan aku aduin ke Hans biar kamu diputusin sama Hans . Dan supaya Hans bisa jatuh dipelukanku lagi ! "


" Iya , aku adalah selingkuh sekaligus calon suami Anya . Kamu mau apa? "


Tiba-tiba dari belakang terdengar suara Hans . Melihat Hans aku menjadi semakin merasa bersalah . Tidak seharusnya aku memaksa Hans untuk datang kesini .


" Iya gapapa sayang . Lagian ini taman bermain bukan tempat yang berbahaya . Kamu jangan mikir macem-macem . "


Meski Hans menatapku dengan tersenyum tetapi aku tahu , pasti didalam Hans dia sangat sedih bahkan dia pasti menyesal karena sudah datang kesini lagi .


" Rose , kamu jangan lupa . Anya ini adalah calon istri aku . Kamu jangan pernah mengganggu Anya ataupun berkata yang tidak-tidak kepadanya . Karena pertemanan kita aku tidak akan membuat perhitungan padamu tetapi jika hal seperti ini terjadi lagi aku tidak akan segan-segan membuatmu dan keluargamu meninggalkan kota ini ! " .


Hans sangat berani berkata kepada Rose seperti itu demi membelaku .

__ADS_1


" Aku hanya mengingatkan dia Hans . Aku cuma gak mau kamu inget-inget kejadian yang menyakitkan itu . "


" Itu sudah masa lalu Rose . Kelak aku juga akan menikah dan memepunyai anak . Pasti anak-anakku akan mengajakku ke taman bermain untuk membahagiakan mereka . Jadi aku sudah mengubur kejadian buruk itu . Cukup aku saja yang mengalaminya . Jangan sampai istri dan anak-anakku terkena imbasnya . Jadi tolong Rose , jangan pernah ganggu ataupun berkata yang buruk kepada Anya . "


Hans menggandeng tanganku dan pergi meninggalkan Rose . Aku melihat muka Rose yang seperti marah , aku sampai tidak berani menatapnya .


" Hans , maaf . Aku tidak tahu kalau kamu punya pengalaman seperti itu . Seharusnya aku tidak memaksamu untuk datang kesini . Maaf sayang .. "


" Hey sayang . Kelak kita juga akan kesini dengan anak-anak kita . Aku tidak mau membawa masa laluku yang buruk ke dalam kehidupan kita . Cukup aku saja yang mengalaminya , kamu dan anak-anak kita jangan . "


" Iya sayang . "


Aku dan Hans pun bermain di berbagai wahana . Aku mengajak Hans untuk menaiki kincir angin . Setelah masuk dan kincir anginpun diputar , Hans tiba-tiba berkata padaku ,


" Sayang , katanya kalau kita membuat permohonan tepat saat kincir angin ini berhenti di titik atas maka permintaan kita akan dikabulkan . Yuk kita buat permohonan sayang , mudah-mudahan apa yang kita harapkan aku menjadi kenyataan . "


" Semoga aku dan kamu selalu bersama , menikah dan mempunyai keluarga yang sempurna dan bahagia dan juga menua bersama sampai kita tutup usia . "


Aku menghampir Hans dan mencium Hans . Hans juga memelukku dan menciumku balik . Semoga kita selalu bersama dan menua bersama . Aku mencintaimu Hans .

__ADS_1


__ADS_2